Begini Asal Usul Cacing Anisakis Yang Ditemukan Di Dalam Ikan Makarel
Judul "Begini Asal Usul Cacing Anisakis Yang Ditemukan Di Dalam Ikan Makarel-#b163yd(berita April 2018)", terus baca :

Laporan Wartawan news.xcoid.com, Dennis Destryawan

news.xcoid.com, JAKARTA Warga dibuat resah dengan adanya cacing anisakis pd_ produk ikan makarel kaleng. Ketua Asosiasi Pengalengan Ikan Iindonesia Ady Surya menerangkan, 27 merek dagang product ikan makarel yang ditarik dari peredaran, sudah melewati standarisasi ketat dan utuh.


"Kami telah melakukan semua SOP, se_cara ketat. Selama 30 tahun industri ini, baru kali ini terjadi, & kami menilai ini adalah accident," ujarnya di Pluit, Jkrta Utara, Sa-btu (31/3/2018). Pakar standarisasi mutu produk Perikanan Sunarya, menjelaskan cacing anisakis yang terdapat pd_ ikan makarel kaleng disebabkan _oleh faktor di sekeliling lingkungan hidup ikan.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , April 2018 )

Kecantikan hakiki bukan dari wajah, melainkan terpancar dari hati.


Baca: Ini Menu dan Restoran Favorit Jokowi Mulai dari Wali Kota Solo Hingga Presiden

"Jadi ini tidak semua (berdampak pd_ ikan makarel), hanya pada saat tertentu saja. Bisa saat ini memang terjadi, tetapi besok atau berikutnya tak lagi," ungkap Sunarya. Menurut Sunarya, cacing anisakis memang hidup di dalam tubuh mamalia laut, seper_ti paus.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , April 2018 )

Semakin baik kamu menata perilaku, semakin banyak kebaikan yang kamu kemas ke dalam hidup.


Cacing yang biasa ada di ikan yang berenang di lautan Eropa. Pada musim atau musim tertentu, ikan itu terinfeksi cacing. Hingga, saluran pencernaannya mengeluarkan telur cacing anisakis.

"Telur itu akan menjadi larva stage 1,2, & 3. Larva ini yang dimakan, tergolong dimakan ikan makarel," ungkap Sunarya.

Cacing itu masuk ke dalam daging ikan makarel.


Namun, kejadian seperti ini, ucap Sunarya, merupakan kejadian langka yang belum tentu terjadi dalam rentang wa_ktu setahun sekali. "Ikan kaleng yang mengandung cacing by accident. Accident alami. Memang industri harus meningkatkan quality control di bahan baku," ujarnya.

Cacing anisakis berwarna putih. Memiliki panjang 3 milimeter dan lebar 0,24 meter. Cacing ini, dianggap berbahaya kalau dikonsumsi sesaat hidup. Bisa membuat infeksi perut, dan alergi bagi penderita asma.

Namun, menurut Sunarya, cacing anisakis pada ikan makarel kaleng dipastikan mati, & tidak berbahaya kalau dikonsumsi. "Cacing akan mati pada suhu 65 derajat celcius. Menurut saya memang ngga berbahaya. Tak ada hubungannya dengan penyakit.

Bagi masyarakat agak geli, makan kok ada cacingnya," ujarnya.

Baca: Tumpahan Minyak dari Terbakarnya Kapal di Balikpapan Ancam Biota Laut

Pakar Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor Prof Purwiyatno Hariyadi menambahkan, tindak pencegahan harusnya dilakukan se_cara bijak dngn tidak menarik smua produk ikan makarel kaleng di pasaran. Menurut Wakil Ktua Codex Alimentarius Commission ini, penarikan ckup pada batch tertentu saja yang diduga teridentifikasi parasit cacing. "Setiap pengolahan ada batch (semacam nomor produksi) diketahui kapan tanggal & masanya saat ikan tsb diolah.


Dicari saja nomernya, la_lu itu yang ditarik dan ditelusuri, hingga tidak perlu semuanya seper_ti ini," ujarnya. Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Minggu /April /2018 )

Sumber: www*tribunnews*com/kesehatan/2018/04/01/begini+asal+usul+cacing+anisakis+yang+ditemukan+di+dalam+ikan+makarel
Share Berita