Bagaimana Cara Menghitung Tanggal Kelahiran Bayi?
Hari Minggu , menginformasikan mengenai "Bagaimana Cara Menghitung Tanggal Kelahiran Bayi?-#4i7cdf" : news.xcoid.com, JKRTA Mengetahui perkiraan tanggal kelahiran bayi kita selain bertujuan supaya orang tua siiap secara psikis maupun materi, pula untuk meminimalisasi risiko terjadinya gawat janin akibat keracunan ketuban, yang biasa terjadi pd_ kelahiran lewat bulan. "Normalnya, kehamilan itu berlangsung antara 37 sampai 42 minggu.

Ini adalah angka ideal untuk memperkirakan kesejahteraan janin di dalam kandungan sang ibu," ungkap dr Budi Wiweko SpOG, spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Baca: Saksi Sempat Lihat Kawanan Monyet Kerumuni Jenazah Pendaki asal Slovakia di Gunung Merbabu

Pada masa kehamilan ideal tadi, diperkirakan suplai darah dari ibu ke janin relatif masih cukup baik, utk menjamin keberlangsungan hidup janin dalam kandungan. Jika telah lewat dari 40 minggu, risiko terjadinya penyempitan pembuluh darah ke janin, air ketuban kurang, serta suplai makanan & oksigen ke janin berkurang, juga semakin besar. Hal ini bakal membuat janin berisiko mengalami stres, BAB sebelum waktunya, air ketuban menjdi keruh, dan risiko janin menghirup air ketuban keruh yang bisa menyumbat paru-parunya.


Selain itu, aliran darah pula bisa menjadi tidak lancar krn fungsi plasenta yang semakin menurun sehingga janin berisiko mengalami hipoksia (kekurangan oksigen), sampai terjadi gawat janin.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , April 2018 )

Ke mana pikiran di arahkan, kesanalah kondisi hidup seseorang.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , April 2018 )

Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang!.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , April 2018 )

Aku tak berharap kesempurnaanmu.. Kerana aku ingin melengkapinya dengan kekuranganku...


Karena berkaitan lngsg dengan risiko kesehatan yang bisa menimpa janin, sebaiknya _para calon orangtua, khususnya ibu, perlu mengetahui perkiraan lahir sang buah hatinya. Untuk memperkirakan waktu kelahiran bayi ini bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut.

1. Menghitung Haid Terakhir

Caranya, pertama-tama yaitu dengan menambahkan 7 angka dari tanggal hari pertama haid terakhir. "Jika misalnya sang ibu mengalami haid terakhir bulan Juni tanggal 1 smpai tanggal 5. Artinya, tanggal 1 ditambah angka 7, menjdi tanggal 8," tutur Budi menjelaskan.


Lalu, dari bulan haid terakhir dikurangi 3 bulan. Jadi, kalau haid terakhirnya jatuh di bulan Juni, perkiraan bulan kelahiran ialah bulan Maret. Dan langkah terakhir, dari tahun terlambat haid, ditambah angka 1. Jadi, jika haid terakhir terjadi di bulan Juni tahun 2008. Perkiraan lahir adalah bulan Maret 2009. Namun, Budi mengatakan, penghitungan secara matematis ini hanya bisa dilakukan pada para cewek dengan siklus haid yang teratur, yaitu sekitar 28 smpai 30 hari. Hal ini mengingat pembuahan hanya terjadi pada masa subur, yang diperkirakan 14 hari sebelum menstruasi datang.

Dengan siklus haid 28 hari, tentunya bisa diketahui, ketika terlambat datang bulan, artinya sang ibu usai mengalami pembuahan selama 2 minggu. Sebaliknya, pd_ perempuan yang memiliki siklus haid tak teratur, lanjut Budi, tentu saja tidak bisa diprediksi dngn cara yang sama seperti ini.

2. Ultra Sonografi

Melakukan USG (ultra sonografi) pada trimester pertama kehamilan, memiliki tingkat akurasi ketepatan perkiraan lahir yang tinggi.

"Tingkat kesalahan USG yang dilakukan sejak dini bisa sangat kecil, sampai dibawah 10 persen. Jadi, begitu paham sang ibu positif hamil, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan, dan lakukan pemeriksaan dngn USG," ungkap Budi mengingatkan.


Dengan USG, dokter akan mengukur CRL (crown rump length) atau ukuran panjang dari kepala hingga pantat janin, panjang tulang paha, pula diameter kepala janin, untuk menentukan usia kehamilan. Dari hasil penghitungan usia kehamilan yang didapat, baru sesudah dibulatkan menjadi 37 minggu, atau perkiraan masa kehamilan ideal. Sehingga, didapat perkiraan kelahiran se_cara presisi. "Tak perlu khawatir bila terlambat melakukan USG.

Walaupun usia kehamilan usai masuk trimester kedua, USG tetap akurat melakukan penghitungan perkiraan kelahiran. Jikalau melesat, ya sekitar 20 persen saja," papar Budi.

3. Awal Pergerakan Janin

Sebagai calon ibu, pasti bakal sangat memerhatikan perkembangan janin di dalam kandungan sejak awal. Walaupun tak bisa memandang secara langsung, setiap orang tua pasti ingin selalu memperhatikan tahap demi tahap perkembangan calon buah hatinya.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , April 2018 )

cermin akan memantulkan apa yang ada di hadapannya, demikian juga hasil perbuatan kita, baik atau buruk itulah yang akan kita terima.

Hal inilah yang membuat calon org tua begitu waspada pd_ setiap tanda-tanda yang ditunjukkan sang janin dari dalam kandungan. Tanda-tanda dari dalam kandungan ini, menurut Budi, juga bisa dijadikan patokan usia kehamilan, sebagai tambahan penghitungan perkiraan kelahiran.

"Saat kehamilan berusia sekitar 16 minggu, disinilah biasanya pertama kali seorang ibu merasakan gerakan janin utk yang pertama kalinya," ungkapnya.

4. Posisi Puncak Rahim

Pemeriksaan klinis yang dilakukan oleh bidan atau dokter kandungan dngn menghitung puncak rahim pula bisa dijadikan tambahan referensi penghitungan perkiraan lahir.


Caranya, dengan melakukan pengamatan dan perabaan, untuk memperkirakan tinggi puncak rahim. Ketika rahimnya sebesar telor bebek, diperkirakan kehamilannya berusia 8 minggu. Ketika tinggi rahim berada di tengah-tengah, antara pusat dan tulang kemaluan, artinya kehamilan sudah mencapai 16 minggu. Jika puncak rahim usai setinggi pusar, maka diperkirakan kehamilan usai mencapai usia 24 bulan.

Jika puncak rahim usai mencapai posisi di tengah-tengah antr pusat & tulang dada paling bawah, oleh sebab itu diperkirakan usia kehamilan sudah mencapai 28 minggu. Jika puncak rahim usai mencapai tulang dada terakhir, artinya kehamilan sudah mencapai usia 36 minggu. Namun, perkiraan dengan melihat puncak rahim ini sifatnya sangat teknis dan subyektif. Metode ini tidak bisa diberlakukan utk menghitung wa_ktu lahir pada kehamilan kembar, atau janin yang terlalu besar.

Penulis: Laili Damayanti

Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Minggu /April /2018 )

Sumber: www*tribunnews*com/kesehatan/2018/04/07/bagaimana+cara+menghitung+tanggal+kelahiran+bayi
Share Berita