Pelatih 12 Anak Yang Terjebak Di Gua Hidup Sebatang Kara, Dapat Sambutan Hangat Sesaat Berhasil Keluar
Diinformasikan pada hari Rabu Juli , tentang "Pelatih 12 Anak Yang Terjebak Di Gua Hidup Sebatang Kara, Dapat Sambutan Hangat Sesaat Berhasil Keluar-#aqtkih", silahkan baca selengkapnya : news.xcoid.com Berhasilnya misi penyelamatan 12 anak Thailand & satu pelatih sepak bola mereka yang terjebak di Gua Tham Luang Nang Non, menyisakan bahagia pula bangga seluruh masyarakat dari penjuru negeri. Selain menaruh rasa bangga pada para pejuang baik penyelam, relawan dan banyak warga yang terlibat, dunia juga memberi penghargaan setinggi-tingginya pada seseorang yang paling dewasa dan juga paling terakhir diselamatkan .

Ia ialah Ekapol Chantawong. Ekapol merupakan asisten pelatih ke-12 anak yang ikut terjebak di dalam gua saat air hujan menutup akses gua hingga ia & ke-12 anak-anaknya tidak bisa keluar selama kurang lebih 17 hari. Masyarakat luas, khususnya Thailand memberi sambutan hangat pada Ekapol yang berhasil diselamatkan. Ekapol mungkin jadi satu-satunya korban yang tidak disambut hangat oleh keluarganya lantaran dia merupakan pria 25 thn yatim-piatu.

Meski tak disambut keluarga, Ekapol mendapatkan banyak apresiasi.


'

Ekapol membawa anak-anaknya untuk melakukan susur Gua. Tapi nahas, ia dan ke-12 anaknya justru terperangkap dan tak bisa keluar krn hujan deras yang membuat akses jalur keluar masuk tertutup. Ia jadi pelindung & rela memberikan seluruh bekal bawaannya agar ke-12 anaknya tetap bisa bertahan sampai ada bantuan. Bayangkan saja, Ekapol pasti menjadi orang yang sangat lemah & juga lapar, tapi ia bertanggung jawab untuk memberi semangat pula dorongan utk 12 anak.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2018 )

Apa yang telah kita tabur, entah yang disengaja atau tidak, diingat atau dilupakan, sekarang atau suatu saat nanti, pasti akan kita petik hasilnya. maka, ketika kita menanamkan kebaikian, apapun bentuknya, suatu saat pasti kebaikan itu akan kembali kepada kita kita juga.

Ia juga berjasa mengajari 12 anaknya bermeditasi supaya mereka mampu menghemat energi smpai berhasil keluar dari Gua.

Saat mengirimkan surat ke-pada orangtua ke-12 anak didiknya. Dia juga turut menuliskan surat sebagai permintaan maaf.



scmp, latimes ()

"Saya berjanji utk merawat anak-anak dengan baik. Terimakasih dan saya minta maaf," tulisnya di secarik kertas.


Salah satu ibu dari korban bernama Pornchai Khamluang justru tidak menganggap Ekapol bersalah.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2018 )

Perbuatan buruk ini hanya dilakukan oleh dirimu, bukan oleh orang tua-mu, teman-mu atau saudara-mu. oleh karena itu dirimu sendirilah yang akan menuai hasil yang menyakitkan.

"Jika ia (Ekapol) tidak pergi bersama mereka, apa yang akan terjadi pada anak saya?" Tuturnya mengapresiasi jasa baik dan pengorbanan asisten pelatih anaknya tersebut.

Ekapol tetap terlihat tersenyum dalam bbrp foto yang dikirim ke orangtua 12 anak didiknya. Seperti yang kita ketahui, ngga hanya sebagian org yang ahli dalam penyelaman, seluruh masyarakat Thailand juga berjasa krn bergabung menjadi relawan untuk menyuplai smua kebutuhan relawan dalam misi penyelamatan mulia ini. Tak heran jikalau aksi ini menjdi perhatian seluruh penjuru dunia.

Sumber: scmp, latimes.com

(Nakita.ID/Cynthia Paramitha Trisnanda)

Artikel ini telah tayang di Nakita.ID dengan judul "Hidup Sebatang Kara, Ini yang Didapat Pelatih 12 Anak yang Terjebak di Gua dari Dunia"



Sumber: www*tribunnews*com/internasional/2018/07/11/pelatih+12+anak+yang+terjebak+di+gua+hidup+sebatang+kara+dapat+sambutan+hangat+saat+berhasil+keluar
Share Berita