Kementerian ESDM Akan Lelang Ulang Blok Makasar Strait
Info-info hari Kamis , seputar "Kementerian ESDM Akan Lelang Ulang Blok Makasar Strait-#j0c5gx",

Ilustrasi tambang migas (iStockPhoto)news.xcoid.com, Jkrta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) berencana melelang ulang Blok minyak dan gas bumi (migas) Makasar Strait, setelah Chevron Pacific Indonesia, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) & Sinopec mundur. Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi mengatakan, Makasar Strait akan dilelang ulang setelah Chevron, PHE & Sinopec undur mengelola blok migas tersebut.

Blok Makasar Strait bakal dikeluarkan dari proyek pengembangan laut dalam (Indonesian Deep water Development/IDD).

"Jadi Makassar Strait diputuskan untuk diterminasi jadi dikeluarkan juga dari IDD seperti apa yang diumumkan _oleh operator IDD Chevron. Sesudah Makasar Strait akan dilelang," kata Amien, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) Djoko Siswanto mengatakan, lelang Blok Makasar Strait bakal dilelang dalam waktu dekat.


Ditargetkan dalam tiga bulan ke depan sudah didapat pemenang lelangnya. "Secepatnya akan dilelang, dalam 3 bulan ini sudah selesai," tutur dia. Djoko mengungkapkan, Makasar Strait dilepas dari Proyek IDD karena agar tidak mengganggu blok lain yang masuk dalam IDD. Lantaran krn jika tetap digabung nilai keuntungannya jauh lebih kecil.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juli 2018 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

"Kalau digabung keekonomian NPV (Net Present Value) dari yang dua (rapak ganal) ini jadi berkurang krn ini sangat marjinal (MS). Jika dilepas untungnya lebih gede," tutur dia.

1 dari 2 halamanSektor Hulu Migas Setor USD 8,5 Miliar ke Negara

Ilustrasi tambang migas (iStockPhoto)

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyebutkan penerimaan negara dari sektor hulu migas mencapai USD 8,5 miliar, selama semester pertama 2018.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengatakan, capaian penerimaan negara dari hasil produksi migas selama semester pertama 2018 tersebut baru 71 persen, dari target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar USD 11,9 miliar.


"Sampai Juni 2018 pendapatan negara dari hulu migas USD 8,5 miliar," kata Amien, di Kantor SKK Migas, Jakarta, Juumat 6 Juli 2018. Amien memperkirakan, penerimaan negara dari produksi migas sampai akhir thn mencapai USD 14,2 miliar atau 120 persen dari target APBN.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juli 2018 )

Kesempatan terbaik adalah melakukan hal yang baik untuk orang lain.

Hal tersebut karena harga minyak yang lebih tinggi dari yang diperkirakan dan ditetapkan dalam APBN. "Revenue signifikan diatas target, karena harga minyak lebih tinggi dari yang diperkirakan," tutur Amien.

Amien mengungkapkan, pendapatan sektor hulu migas selama semester pertama 2018 mencapai USD 17,191 miliar. Pendapatan tersebut dibagi untuk bagian kontraktor USD 3,4 miliar, biaya penggantian atas kegiatan produksi migas (cost recovery) USD 5,2 miliar & bagian negara USD 8,5 miliar. Pendapatan tsb berasal dari produksi minyak dan gas (migas) siiap jual lifting selama semester pertama 2018 mencapai 1,9 juta barel setara minyak per hari (Barel Oil Equivalen per Day/BEOPD). "Kalau dilihat, pencapaian penerimaan sektor hulu migas USD 17,1miliar, walaupun target APBN USD26,2 miliar," dia menandaskan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:


'
Industri kelapa sawit, merupakan komiditi yang menjanjikan di Indonesia.

Terus baca berita di hari Kamis ini banyak berita yang akan kami update lagi!! semoga menambah wawasan anda

Sumber: s://www*liputan6*com/bisnis/read/3585860/kementerian+esdm+bakal+lelang+ulang+blok+makasar+strait
Share Berita