Jangan Biasakan Balita Ter-lalu Lama Memandang Ponsel, Kisah Tragis Balita Ini Bisa Jadi Pelajaran
Hari Minggu ,2018 berita diinfokan mengenai "Jangan Biasakan Balita Ter-lalu Lama Memandang Ponsel, Kisah Tragis Balita Ini Bisa Jadi Pelajaran-#0a0dnm" : news.xcoid.com Bbrp waktu lalu, ramai berita tentang anak wanita mengalami mata juling akibat terlalu lama menatap layar ponsel. Kisah ini berasal dari akun Facebook Josua Kalalo, yang mengunggah photo anaknya dngn mata sebelah kanan ditutup kain kasa.

Pada unggahannya, Josua menulis cerita pendek sambil menghimbau ke-pada masyarakat agar tak membiarkan anaknya berlama-lama menonton video. "hati2 para orang tua yg punya baby umur dibawah 4 tahun, jangan biasakan anak anda lihat youtube.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Juli 2018 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

anak saya kena syndrome juling tetapi blm parah diterapi 3 jam tiap hari tutup mata satu.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Juli 2018 )

Kehidupan akan membawa seseorang pada jalan yang dipilihnya. Pilihan yang tepat takkan pernah mendatangkan penyesalan.

Save your baby from handphone."

Josua pula menjelaskan bahwa anak yang sering melihat layar ponsel memiliki dampak yang berbeda-beda.



Efek dari penggunaan handphone ini pula dialami oleh seorang anak. (Kolase/Nakita.id)"efek hp ke masing2 anak berbeda. _ada yg mata juling seperti anak saya tp juling yg blm parah.

_ada yg merusak mata. Smpai bisa mengakibatkan kebutaan kalau tidak segera diperiksa ke dokter mata. bagi yg anaknya pegang hp lebih dari 1 jam setiap harinya waspada aja. Kurangi kebiasaan ini sebelum terjadi hal fatal pada anak anda," tulisnya.

Postingan ini telah dibagikan sebanyak 139 ribu kali, & mendapatkan lebih dari 6.000 komentar.

Mengetahui hal ini, American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan anak di atas 2 thn menonton televisi, atau layar teknologi lain dengan batas maksimum ngga lebih dari 2 jam.

Sementara untuk anak yang di bawah 2 tahun, sama sekali tidak boleh terpapar perangkat. Sayangnya, program televisi & fitur ponsel akan selalu dibuat semenarik mungkin, hingga sulit utk Si Kecil melepaskan pandangan dari layar. Tak hanya risiko mata yang juling, gadget juga punya dampak merugikan laiin bagi Si Kecil.


Jurnal Paediatrica Indonesiana berjudul Duration of watching TV and child language development in young children, menyebutkan anak bisa mengalami keterlambatan bicara.

Disebutkan dalam jurnal, "Tidak hanya perkembangan bahasa yang terpengaruh, tapi perkembangan kognitif & prestasi akademik juga dapat terpengaruh saat anak bertambah usia."

BACA JUGA: Potret Menggelitik Syahril Ramadan dengan Pemain Sepak Bola Dunia, Wow Editannya Jago Banget

Dari sumber yang sama, ada beberapa hal yang memengaruhi Si Kecil lebih betah berlama-lama menonton televisi.

"Seperti lamanya jam tidur per hari, pengaruh lingkungan dari keluarga yang gemar menonton televisi, atau memiliki televisi di kamar tidur, & pengasuhan tanpa orangtua.
"

Oleh krn itu, peran ayah & bunda penting utk mengontrol Si Kecil agar tak terus-terusan menonton video dan menatap ponsel berlama-lama.

Mengingat dampaknya yang akan merugikan Si Kecil, seperti kisah dari warganet Josua Kalalo.



Sumber: www*tribunnews*com/kesehatan/2018/07/22/jangan+biasakan+balita+terlalu+lama+menatap+ponsel+kisah+tragis+balita+ini+bisa+jadi+pelajaran

Jadwal Pertandingan Bola hari ini

Share Berita