KPK Resmi Tahan Suami Inneke Dan Kalapas Sukamiskin
Berita hari Minggu 2018 mengenai ( KPK Resmi Tahan Suami Inneke Dan Kalapas Sukamiskin-#k7zlqi ),info selanjutnya :

Laporan Wartawan news.xcoid.com, Dennis Destryawan

news.xcoid.com, JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menahan Kepala Lembaga Pemasyarakatan atau Kalapas Sukamiskin Wahid Husein & suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah. Wahid dan Fahmi telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap penerimaan hadiah atau janji terkait jual beli izin dan fasilitas di lapas Sukamiskin.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Juli 2018 )

Jangan pernah berputus ada jika menghadapi kesulitan, karena setiap tetes air hujan yang jernih berasal daripada awan yang gelap.

"Ditahan selama 20 hari ke depan," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, melalui pesan singkat, Sa-btu (21/7/2018). Seusai menjalani pemeriksaan sekira pukul 22.00 WIB, Wahid & Fahmi tak memberikan komentar apa pun saat dikonfirmasi oleh awak media.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Juli 2018 )

Tiap-tiap tempat ada kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.


Keduanya yang telah mengenakan rompi jingga tahanan KPK itu, terus berjalan ke dalam mobil tahanan yang menunggunya di luar lobi gedung KPK. "WH ditahan di Rumah Tahanan Cabang KPK di Kavling K-4, padahal FD di Rumah Tahanan Polres Jkrta Pusat," ucap Febri. Sementara dua tersangka lainnya, yakni PNS Lapas Sukamiskin, Hendri Saputra serta narapidana tahanan kasus pidana umum yang juga orang kepercayaan Fahmi, Andri Rahmat, ditahan di dua tempat berbeda. "AR di Rumah Tahanan Polres Jakarta Timur, sedangkan HND di Rumah Tahanan di Cabang KPK Guntur," katanya.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka, yakni Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen narapidana kasus korupsi proyek Bakamla yang juga suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah PNS Lapas Sukamiskin, Hendri Saputra serta narapidana tahanan kasus pidana umum yang juga org kepercayaan Fahmi, Andri Rahmat.

Wahid diduga menerima suap berupa uang dan dua mobil dalam jabatannya sebagai Kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018.

Diduga berkaitan dngn pemberian fasilitas, izin luar biasa, yang seharusnya tidak diberikan ke-pada diberikan kepada napi tertentu. Fahmi Darmawansyah sendiri diduga memberikan suap ke-pada Wahid utk mendapatkan fasilitas khusus di dalam sel atau kamar tahanannya.

Fahmi juga diberikan kekhususan utk dapat mudah keluar-masuk Lapas Sukamiskin. Wakil Ketua KPK, Laode M.


Syarief menerangkan, penerimaan tersebut diduga diperantarai oleh orang terdekat Wahid dan Fahmi.

"Peneriman-penerimaan tsb diduga dibantu dan diperantarai oleh orang-orang dekat keduanya yaitu AR (Andri Rahmat) dan HND (Hendy Saputra)," tutur Laode. Sebagai pihak penerima suap, Wahid dan Hendry disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12B UU Nomor 31 Thn 1999 mengenai pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dngn UU Nomor 20 Thn 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan sebagai pihak pemberi suap, Fahmi & Andri disangkakan melanggar Pasal 5 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Thn 1999 mengenai pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dngn UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.


Demikiannlah berita hari Minggu mengenai ( KPK Resmi Tahan Suami Inneke Dan Kalapas Sukamiskin-#k7zlqi ), info pencarian terkait berita ini, kpk,resmi,tahan,suami,inneke,dan,kalapas,sukamiskin, tahanan, fasilitas, tersangka, ditahan, darmawansyah, narapidana, diberikan

Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2018/07/21/kpk+resmi+tahan+suami+inneke+dan+kalapas+sukamiskin
Share Berita