7 Mitos Yang Masih Dipercaya Sekitar Anak Tunggal
Judul "7 Mitos Yang Masih Dipercaya Sekitar Anak Tunggal-#abk5xy(berita Agustus 2018)", terus baca :

Haruskah Orangtua panik saat anak tiba-tiba memakai lensa mata orangtuanya? (Ilustrasi/iStockphoto)news.xcoid.com, Jakarta Mayoritas warga Indonesia memiliki dua smpai empat anak dalam setiap keluarga.

Ungkapan banyak anak, lebih dari satu rezeki sedikit banyak mempengaruhi jumlah tersebut. Berada di dalam kondisi budaya & lingkungan seper_ti ini menimbulkan perasaan yang aneh ketika mengetahui _ada keluarga yang hanya memiliki satu org anak atau anak tunggal. Kehadiran anak tunggal tersebut menimbulkan berbagai pemikiran, pandangan, smpai mitos yang berkembang di masyarakat. Berikut ini ialah mitos-mitos tersebut.

1. Manja

Anak tunggal memang identik dengan sifat manja. Kehadirannya sebagai anak satu-satunya di dalam keluarga dianggap mempunyai tingkat ketergantungan yang tinggi kepada kedua orang tuanya.

2. Egois

Terbiasa mendapat perlakuan lebih dari kedua orangtuanya, seorang anak tunggal dianggap ngga terbiasa berbagi dengan orang lain dan hanya peduli dngn dirinya sendiri.

3. Keinginannya selalu terpenuhi

Memiliki satu anak memang membantu mengarahkan kedua org tuanya untuk fokus terhadap anak tersebut.


Segala keinginan & kebutuhannya pasti berusaha dipenuhi.1 dari 2 halaman4. Kompetitif

Bagaimana orangtua mesti merespons sesaat anak berbuat salah?
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Agustus 2018 )

Jangan berjalan dimuka bumi dengan penuh kesombongan dan congkak karena sebentar lagi engkau akan masuk kedalam bumi juga.

(Ilustrasi/iStockphoto)Pola asuh orangtua yang sering menganggapnya berharga & satu-satunya, seringkali anak tunggal merasa nyaman tehadap pandangan tsb dan selalu berusaha untuk menjadi yang nomor satu pula di lingkungannya.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Agustus 2018 )

Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.


5. Kesepian

Tidak memiliki kakak yang sering jahil atau adik yang cengeng, membuat anak tunggal selalu dianggap kesepian sepanjang hidupnya. Belum lagi apabila kedua orangtuanya harus pergi bekerja. Menjadi anak tunggal merupakan sebuah anugrah yang berikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Mitos-mitos yang berkembang di atas tidak selamanya benar.


Sebab, smua sifat yang ada di dalam diri anak lebih ditentukan _oleh pola asuh yang dilakukan _oleh kedua orangtuanya beserta lingkungan, bkn semata-mata dilihat dari jumlah anaknya.

(Kiki Novilia)

Sekilas berita yang kami sharing, jika suka bantu sharing ya...

Sumber: s://www*liputan6*com/lifestyle/read/3608956/7+mitos+yang+masih+dipercaya+sekitar+anak+tunggal
Share Berita