Pengelolaan DAS Terpadu Perlu Pertimbangkan Sosial Ekonomi, Kelembagaan Dan Hukum
Tahun 2018, informasi tentang "Pengelolaan DAS Terpadu Perlu Pertimbangkan Sosial Ekonomi, Kelembagaan Dan Hukum-#9lspjl (berita hari Jumat ,Agustus ) ", kami sampaikan informasi lengkapnya : news.xcoid.com, JKRTA Salah satu upaya mengembalikan fungsi strategis daerah aliran sungai (DAS) adalah melalui model pengelolaan terpadu multipihak yang melibatkan lembaga swadaya masyarakat (LSM), universitas, pihak swasta, pemerintah dan masyarakat lokal. Pengelolaan DAS terpadu mesti dilakukan secara menyeluruh mulai keterpaduan kebijakan, penentuan sasaran dan tujuan, rencana kegiatan, implementasi program yang telah direncanakan, serta monitoring & evaluasi hasil kegiatan se_cara terpadu.

Pengelolaan DAS terpadu, selain mempertimbangkan faktor biofisik dari hulu sampai hilir, pula perlu mempertimbangkan faktor sosial-ekonomi, kelembagaan, & hukum. Pengelolaan DAS terpadu diharapkan dapat melakukan kajian integratif dan menyeluruh terhadap permasalahan yang ada, upaya pemanfaatan & konservasi sumberdaya alam skala DAS se_cara efektif dan efisien. Model ini diterapkan melalui Rejoso Kita, yaitu gerakan yang mengajak seluruh pihak untuk terlibat dan senantiasa berupaya mencari solusi terbaik dalam melestarikan DAS Rejoso, di Jawa TImur. Dengan pendekatan skema ko-investasi jasa lingkungan, Gerakan RejosoKita telah berhasil melibatkan 13 kelompok tani, terdiri dari 174 petani dngn total lahan seluas 106,6 hektare di tujuh desa di Pasuruan, yang bersedia utk bekerja sama melakukan upaya Konservasi DAS Rejoso.

Dukungan yang didapat Gerakan RejosoKita memberikan harapan bahwa ketersedian air bersih bisa dijaga. Sejalan dengan upaya membangun infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pengelolaan DAS Terpadu perlu untuk dilakukan di seluruh DAS di Indonesia.

Danone-AQUA ialah salah satu sektor swasta yang menyatakan komitmennya dalam mendukung skema ko-investasi yang digalang oleh Gerakan Rejoso Kita.

Danone-AQUA meyakini bahwa pengelolaan lingkungan hidup dan sumber daya air adalah tanggung jawab bersama.

Director Sustainable Development Danone AQUA Karyanto Wibowo meyakini bahwa pengelolaan lingkungan hidup & sumber daya air ialah tanggung jawab bersama.


"Kita selalu berkomitmen mengelolaan SDA yang terpadu & berkelanjutan. Melalui Gerakan Rejoso Kita seluruh pihak dapat berpartisipasi demi keberlangsungan sumber daya air," kata Karyanto Wibowo di Jakarta, Juumat (10/8/2018).

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Agustus 2018 )

Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.

Dr. Gunawan Wibisono, Ahli Hidrologi Universitas Merdeka Malang mengatakan persoalan DAS erat kaitannya dengan pengelolaan sumber daya air demi ketersediaan sumber air bersih dimasa yang akan datang.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Agustus 2018 )

Sukses hanya bagi orang yang tetap semangat meski halangan dan rintangan di depan mata.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Agustus 2018 )

Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.

"Pengelolaan sumber daya air perlu dilakukan dengan melibatkan smua pihak. Krn itu, pemerintah selaku regulator mesti dapat menyediakan payung hukum yang menjamin pengelolaan sumber daya air secara terpadu hingga dapat memberikan ruang gerak bagi masyarakat, LSM, BUMD dan juga swasta dalam pengelolaan SDA," jelas Gunawan Wibisono.

RejosoKita ialah Kolaborasi strategis antara pemangku kepentingan untuk pengelolaan DAS Rejoso se_cara berkelanjutan yang dipelopori _oleh Yayasan Social Investment Iindonesia (SII), The World Agroforestry Centre (ICRAF), Collaborative Knowledge Network (CK-Net), The Nature Conservancy (TNC) & pemangku kepentingan terkait lainnya. Gerakan ini berupaya utk menerapkan pendekatan pengembangan yang cerdas untuk menciptakan pengelolaan sumber daya air terpadu. Dengan menggabungkan keahlian & pengalaman yang dimiliki setiap pemangku kepentingan. Kerjasama ini diharapkan dpat membantu merumuskan rencana, strategi, & rekomendasi untuk menerapkan pengelolaan sumber daya air dan pemanfaatan air yang berkelanjutan yang menguntungkan manusia, alam, dan kegiatan usaha.

Kolaborasi ini mendukung RejosoKita sebagai sebuah gerakan yang dikembangkan untuk meningkatkan kesadaran bakal pentingnya pengelolaan sumber daya air di Rejoso bagi masyarakat di Pasuruan, Gresik, & Surabaya


Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2018/08/10/pengelolaan+das+terpadu+perlu+pertimbangkan+sosial+ekonomi+kelembagaan+dan+hukum
Share Berita