KPU Minta Pemerintah Jamin Hak Pilih Pemilih Pemula
Hari Jumat bulan Sepember ,ini mengenai "KPU Minta Pemerintah Jamin Hak Pilih Pemilih Pemula-#yghxp0" silahkan lanjut baca beritanya :

Laporan Wartawan news.xcoid.com, Glery Lazuardi

news.xcoid.com, JAKARTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI meminta pemerintah memfasilitasi pembuatan KTP-el bagi pemilih pemula. Upaya ini dilakukan agar mereka dapat menggunakan hak pilih di Pemilu 2019.

Berdasarkan data yang disampaikan lembaga penyelenggara pemilu tersebut, pemilih pemula yang nanti berumur 17 thn pada 1 Januari 2019 smpai 17 April 2019 berjumlah 1,2 juta jiwa.

Baca: Bertolak ke Yogyakarta, Jokowi Akan Buka Sidang Umum ke-35 Internasional Council of Women

Komisioner KPU RI, Viryan Aziz, mengusulkan pemerintah supaya pemilih pemula mendapatkan perlakuan khusus.


Perlakukan khusus berupa mencetak KTP elektronik lebih awal bagi pemilih pemula. Sehingga, kata dia, pemilih pemula bisa masuk daftar pemilih. "Dimungkinkan saja _ada perlakuan khusus bagi pemilih pemula utk menjaga hak konstitusional," kata Viryan,
Kamis (13/9/2018).
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Sepember 2018 )

Dengan keyakinan kita dapat memindahkan gunung, akan tapi tanpa persiapan kita dapat tersandung oleh kerikil.


Sebagai alternatif, dia menjelaskan, dapat saja ditempuh kebijakan bagi pemilih pemula, dngn cara pencetakan KTP elektronik bisa dilakukan lebih awal. Upaya itu dilakukan utk menyelamatkan hak pilih masyarakat negara. Dia menjelaskan, pencetakan KTP-el lebih awal sangat penting sebab basis penyusunan dan pemutakhiran data pemilih ialah KTP-el sebagaimana diatur dalam UU Nomor 7 Thn 2017 tentang Pemilu. Meskipun, pencetakan KTP-el lebih awal bagi pemilih pemula bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Namun, dia menegaskan, demi menyelamatkan hak konstitusional masyarakat negara, kebijakan ini bisa ditempuh. Selain itu, kata dia, surat keterangan atau suket juga bisa dijadikan sebagai basis penyusunan data pemilih sehingga akhir Desember 2018. Sementara kalau pemilih memenuhi syarat memilih, tetapi tidak terdapat dalam DPT, oleh sebab itu pada tanggal 17 April 2019, pemilih bersangkutan bisa mencoblos dengan menunjukkan KTP elektronik. "Ini utk kepentingan lebih besar. Bkn bertentangan.

Kita kembalikan ke-pada pemerintah. Sekarang, kalau menunggu itu, sejumlah masyarakat negara potensial kehilangan hak pilih," kata dia. Dia menambahkan, alternatif pencetakan KTP-el lebih awal adalah kewenangan atau domain pemerintah. Menurut dia, KPU hanya memberikan peringatan akan pentingnya hak pilih.

"Kita mesti menjamin hak pilih warga negara.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Sepember 2018 )

Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang atau belum dikerjakan oleh orang lain. tetapi perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh diri sendiri.

Ngga boleh, tak terjamin karena kendala administrasi," tambahnya. Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Jumat /Sepember /2018 )

Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2018/09/14/kpu+minta+pemerintah+jamin+hak+pilih+pemilih+pemula
Share Berita