Menko Darmin Cari Tahu Perkembangan Pemakaian B20, Ini Hasilnya
Judul berita ini "Menko Darmin Cari Tahu Perkembangan Pemakaian B20, Ini Hasilnya-#jcf76t" di Sepember selengkap disini :

Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution (Dok Foto: Kemenko Bidang Perekonomian)news.xcoid.com, Jkrta Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait dngn perkembangan penggunaan biodiesel 20 persen atau (B20) di Kantornya, Jakarta. Dalam rakor tersebut, hadir sejumlah kementerian terkait, seperti Kementerian Perhubungan serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Salah satu jangkar kebijakan kita utk menekan defisit neraca perdagangan ialah B20 ini.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Sepember 2018 )

Tiap-tiap tempat ada kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.

Jadi kita akan lakukan update setiap minggunya di hari Kamis. Kita bakal buat template yang jelas la_lu kita bakal pelajari dengan tim," ujar Menko Darmin melalui keterangan resminya, di Kantornya, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Sepember 2018 )

Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.

Dia mengakui di dalam rakor tersebut telah memperoleh informasi perkembangan terkni dalam penerapan B20 dari bbrp perwakilan kementerian/lembaga. "Semuanya wajib mengirimkan laporan tertulis supaya lebih jelas untuk tim memantaunya. Ini soal pertaruhan negara.

Kita ngga mau main-main dngn ini," tegas Darmin. Dalam rakor tersebut, telah menghasilkan lima prinsip yang harus dilakukan _oleh seluruh pemangku kepentingan terkait dalam melakukan implementasi mandatori B20 ini. Pertama adalah tidak boleh ada B0 yang beredar, sesudah kedua apabila _ada yang melanggar bakal dikenakan sanksi administratif baik berupa denda maupun pencabutan izin usaha. Selanjutnya, ketiga adanya insentif dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS).

Selain itu, kualitas FAME dijamin _oleh pemerintah melalui standarisasi (SNI), & terakhir apabila _ada keluhan masyarakat maka disalurkan melalui costumer care.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

1 dari 2 halamanKementerian ESDM Ujar Kendala Penerapan B20

Peluncuran perluasan penerapan Biodiesel 20 persen (Foto:news.xcoid.com/Ilyas I)

Direktur Jenderal Minyak & Gas Bumi (Migas), Kementerian Energi & Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengaku masih ada beberapa kendala dalam penerapan perluasan penggunaan biodisel 20 persen (B20) untuk public service obligation (PSO) dan non-PSO. Slh satunya belum tersedianya B20 di bbrp Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU). "Iya perkembangan sampai 2 minggu ini pelaksanaan B20 kan usai berjalan dengan baik.


& kita lihat ada tidak kendala-kendala selama 2 minggu ini. Tentunya _ada kendalanya," kata Djoko sesaat ditemui di Kementerian Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/9/2018). Dia mengatakan, salah satu faktor yang menyebabkan ketidaktersediaan B20 di beberapa SPBU lantaran adanya keterlambatan pd_ pengiriman bahan bakar melalui kapal. Di mana pengiriman untuk B20 sendiri membutuhkan waktu.

"Salah satunya misalnya harus angkut ke depo tertentu di pulau tertentu kan mesti pakai kapal. Nah pengadaan kapalnya sendiri tidak bisa 1 smpai 2 hari. Ada yang 14 hari," tambah Djoko. Dia mencontohkan, sejauh ini _ada dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyuplai pasokan B20 ke perusahaan tambang batu bara.

Namun demikian, krn ketersediaan kapal yang terbatas perusahaan plat merah tsb hanya mampu mengirim dua kali dalam sebulan. "Ada dua badan usaha BBM yang suplai Kaltim Prima Coal, kan mereka pula menunggu fame ((Fatty Acid Methyl Ester) kan. Kebetulan suplainya ia tidak tiap hari, satu kapal untuk satu bulan," imbuhnya. Untuk itu, pihaknya akan memastikan dan mengontrol beberapa SPBU yang belum menyedaiakan B20.

"Minta laporannya kenapa dia tidak atau belum menjual, kita minta laporan alasannya apa. Jikalau alasannya bisa kita terima ya tidak kena sanksi. Kita lihat buktinya oh buktinya memang jadwal pengapalannya belum sekarang, nanti tanggal 19 ngga kena sanksi," kata Djoko

"Tapi bila yang tunggu setelah kita evaluasi laporannya itu terbukti memang ia tidak mematuhi kita beri sanksi," pungkasnya.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Sepember 2018 )

Kecantikan hakiki bukan dari wajah, melainkan terpancar dari hati.


Berdasarkan ketentuan, apabila Badan Usaha BBM tak melakukan pencampuran, & Badan Usaha BBN tak dapat memberikan suplai FAME (Fatty Acid Methyl Ester) ke BU BBM akan dikenakan denda yang cukup berat, yaitu Rp. 6.000 perliter. Sebelumnya, Pemerintah Jokowi-JK resmi meluncurkan perluasan penggunaan biodiesel 20 persen (B20) utk public service obligation (PSO) & non PSO pada 1 September 2018 lalu. Peluncuran ini diharapkan dpat menghilangkan defisit neraca perdagangan & mengurangi defisit transaksi berjalan.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Terus baca berita di hari Jumat ini banyak berita yang akan kami update lagi!! semoga menambah wawasan anda

Sumber: s://www*liputan6*com/bisnis/read/3643316/menko+darmin+cari+tahu+perkembangan+pemakaian+b20+ini+hasilnya
Share Berita