Edukasi, Faktor Penting Untuk Tingkatkan Konsumsi Sayuran Di Indonesia
news.xcoid.com, berita di Rabu , 26 Sepember 2016, mengenai "Edukasi, Faktor Penting Untuk Tingkatkan Konsumsi Sayuran Di Indonesia-#e0jqwt" ikuti beritanya : news.xcoid.com, JKRTA Direktur Southeast Asian Food amp Agricultural Science amp Technology SEAFAST Center, LPPM-IPB, Prof. Dr. Nuri Andarwulan mengatakan edukasi kepada masyarakat ialah kunci untuk meningkatkan konsumsi sayuran di Iindonesia yang kondisinya saat ini masih rendah.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Sepember 2018 )

Semua yang kita capai adalah hasil dari apa yang kita pikir.


"Padahal untuk bertanam sayuran itu bukanlah hal yang sulit bisa dilakukan di lahan sempit sekalipun dngn demikian persoalan pasokan seharusnya bukan lagi menjdi kendala," kata Nuri.

Baca: KPK Periksa 86 Saksi untuk Tersangka Syahri Mulyo

Baca: Billy Syahputra Ingin Nikahi Hilda setelah Masalah dengan Kriss Hatta Kelar

Dalam keterangan ang diterima disebutkan, data menunjukkan konsumsi sayuran & buah-buahan di Indonesia baru mencapai 180 gram per kapita per hari, msh jauh dari standar organisasi kesehatan dunia (WHO) sebesar 400 gram per kapita per hari.

Nuri mengatakan distribusi masih menjadi kendala mengapa konsumsi sayuran di Indonesia masih rendah, jikalau di sentra produksinya mungkin msh terjangkau tetapi kalau usai sampai di luar sentra produksi (kota-kota besar) terkadang harganya menjdi sangat mahal.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Sepember 2018 )

Semakin baik kamu menata perilaku, semakin banyak kebaikan yang kamu kemas ke dalam hidup.

"Kalau harganya mahal maka masyarakat akan lebih memprioritaskan kebutuhan karbohidrat terlebih duluan sebagai sumber energi dalam hal ini beras, padahal sayuran tersebut sangat penting sebagai sumber serat pangan, vitamin, & mineral yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan," ujar Nuri. Nuri menjelaskan untuk kawasan perkotaan sebab harga sewa lahan usai demikian mahal oleh sebab itu solusinya ialah bertanam sendiri di lahan terbatas untuk memenuhi kebutuhan sayuran, untuk mencapai hal itu membutuhkan edukasi agar masyarakat sadar pentingnya mengkonsumsi sayuran.

"Untuk mengedukasi masyarakat bukan tugas dari Kementerian Pertanian saja mengingat mereka hari ini sedang fokus ke-pada upaya-upaya mendorong swasembada pangan melalui program Pajale (Padi, Kacang, Kedelai), program konsumsi sayuran sebaiknya juga melibatkan Kementerian Kesehatan, sepertihalnya program makan ikan dari Kementerian Kelautan & Perikanan," tutur Nuri. Nuri mengatakan soal edukasi ini tidak perlu jauh-jauh pernh ada studi di salah satu desa di Bogor Barat kesadaran ibu hamil utk mengkonsumsi makanan tambahan yang akan memberikan manfaat kepada tubuhnya msh rendah karena mereka menganggap tak akan mempengaruhi kesehatan bayi yang dikandungnya.

Nuri mengusulkan untuk memanfaatkan dana desa untuk program pemenuhan kebutuhan sayuran & buah-buahan, selain untuk pembangunan infrastruktur.

Sekian info yang kami sampaikan, update terus info menarik disini news.xcoid.com ( arsip berita Rabu /Sepember )

Sumber: www*tribunnews*com/kesehatan/2018/09/26/edukasi+faktor+penting+untuk+tingkatkan+konsumsi+sayuran+di+indonesia
Share Berita