Kementerian Pertanian Pastikan Produksi Jagung Nasional Mengalami Surplus
Info lengkap bulan November mengenai "Kementerian Pertanian Pastikan Produksi Jagung Nasional Mengalami Surplus-#p7hnie":

Laporan Wartawan news.xcoid.com, Chaerul Umam

news.xcoid.com, JKRTA Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan produksi jagung nasional 2018 surplus dan bahkan telah melakukan ekspor ke Filipina dan Malaysia.

Kelebihan produksi tsb diperoleh sesudah menghitung perkiraan produksi 2018 dikurangi dngn proyeksi kebutuhan jagung nasional.

Baca: Replanting Sawit & Jagung Jadi Fokus Kementan di Sulbar

Hal tersebut sekaligus menepis anggapan bahwa pakan ternak yang naik belakangan ini diakibatkan _oleh melesetnya data produksi.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Sabtu , November 2018 )

iri hati, selain membawa penderitaan, juga menjerumuskan manusia ke jurang permusuhan bahkan peperangan.

"Berdasarkan data Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan, produksi jagung dalam 5 tahun terakhir meningkat rata-rata 12,49 persen per tahun. Itu artinya, tahun 2018 produkai jagung diperkirakan mencapai 30 juta ton pipilan kering (PK)," ujar Sekjen Kementan Syukur Iwantoro di kantornya, Gedung A Kementan, Jl RM Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (3/11/2018). "Prakiraan ketersediaan produksi jagung bulan November sebesar 1,51 juta ton, dngn luas panen 282.381 hektare, Desember 1,53 juta ton dngn luas panen 285.993 hektare, tersebar di sentra produksi Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Lampung & provinsi lainnya," imbuhnya.

Semrntara dari sisi kebutuhan, berdasarkan data dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, kebutuhan jagung ini diperkirakan sebesar 15,5 juta ton PK. Terdiri dari pakan ternak sebesar 7,76 juta ton PK, peternak mandiri 2,52 juta ton PK, untuk benih 120 ribu ton PK, & industri pangan sebanyak 4,76 juta ton PK. "Artinya Indonesia masih surplus sebesar 12,98 juta ton PK, dan bahkan Indonesia telah ekspor jagung ke Filipina dan Malaysia sebanyak 372.990 ton," jelas Syukur. "Secara umum produksi jagung nasional hari ini sangat baik.

Di wilayah Iindonesia Barat panen terjadi pd_ Januari hingga Maret, mencakup 37 persen dari produksi nasional. Walaupun di Iindonesia Timur, panen cenderung mulai April hingga Mei," lanjutnya.

Baca: DPR RI Dukung Program Kementan Sejahterakan Petani

Sentra produksi jagung tersebar di 10 provinsi yakni Jatim, Jateng, Sulsel, Lampung, Sumut, NTB, Jabar, Gorontalo, Sulut, Sumbar total produksinya telah mencapai 24,24 juta ton PK.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Sabtu , November 2018 )

Perbuatan buruk ini hanya dilakukan oleh dirimu, bukan oleh orang tua-mu, teman-mu atau saudara-mu. oleh karena itu dirimu sendirilah yang akan menuai hasil yang menyakitkan.

"Itu artinya 83,8 persen produksi jagung berada yang berada di provinsi sentra tersebut berjalan dengan baik," pungkasnya.


Sekilas berita yang kami sharing, jika suka bantu sharing ya...

Sumber: www*tribunnews*com/bisnis/2018/11/03/kementerian+pertanian+pastikan+produksi+jagung+nasional+mengalami+surplus
Share Berita