Wadah Ini Bisa Jadi Solusi Pengusaha Urus Izin Ekspor Impor
Tahun 2018, informasi tentang "Wadah Ini Bisa Jadi Solusi Pengusaha Urus Izin Ekspor Impor-#plvwfs (berita hari Senin ,November ) ", kami sampaikan informasi lengkapnya :

Tumpukan peti barang ekspor impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/7). Ekspor & impor masing-masing anjlok 18,82 persen dan 27,26 persen pd_ momen puasa & Lebaran pd_ bulan keenam ini dibanding Mei 2017. (news.xcoid.com/Angga Yuniar)news.xcoid.com, Jkrta Aktivitas ekspor dan impor di Iindonesia terus meningkat.

Slh satu pendorong adalah perkembangan dunia usaha di bidang jual beli online membawa angin segar bagi para pelaku usaha, khususnya para importir. Ketua Umum Go Import Community (GIC), Afree mengatakan, tetapi di tengah geliat aktivitas ekspor & impor, ngga jarang _para pelaku usaha mesti dihadapkan pd_ kendala di lapangan. Salah satunya yaitu kendala dalam proses perizinan akibat ketidaktahuan _para pelaku usaha itu. "Karena ketidaktahuan dari para pelaku baru tentang perizinan apa saja yang harus dipenuhi," ujar dia Jakarta, Senin (5/11/2018).

Oleh sebab itu, pihaknya berinisiatif membentuk GIC sebagai wadah yang dapat menjembatani para pelaku usaha utk tahu lebih banyak dunia impor & ekspor. Komunitas yang dibentuk pd_ 6 Januari 2018 ini akan mendampingi _para pelaku usaha dalam mengurus izin ekspor maupun impor. "GIC sebagai wadah utk sukses bersama para pedagang, importir, dan eksportir di seluruh Indonesia. _para anggota ngga hanya memperoleh jaringan dropshipper utk distribusi.


Mereka juga didampingan dalam hal mengurus perizinan untuk impor & ekspor," ujar dia. Menurut Afree, GIC telah melakukan beragam aktivitas, start dari membangun jaringan, mentoring, membangun brand, hingga terbangun organisasi importir & eksportir yang solid serta memperkuat kemitraan, mencetak wirausahawan skala nasional dan internasional. "Komunitas ini pula bertujuan supaya anggota GIC melakukan Impor & ekspor dngn legalitas yang benar sesuai dengan ketetapan peraturan pemerintah," jelas dia. Ke depan, GIC berharap pemerintah utk terus memberikan kemudahan izin di dalam ekspor sehingga para pelaku bisnis bisa terus bersaing dalam perdagangan internasional.

Sebab, dibutuhkan pembinaan serta dukungan dari pemerinta bagi UKM untuk terus meningkatkan produktivitas skala internasional.

"Naiknya pajak impor, oleh sebab itu GIC berkewajiban membantu pemerintah utk meningkatkan ekspor dalam negeri, sehingga UKM di Iindonesia siap bersaing dalam perdagangan dunia," tandas dia.

2 dari 2 halamanPeringkat Kemudahan Berbisnis RI Turun ke Posisi 73

Aktivitas bongkar muat barang ekspor impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/7).
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , November 2018 )

Bukan hanya banyak harta yang membuat orang merasa gembira, saat memberi dengan hati iklas dan rela juga sumber bahagia.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , November 2018 )

Bukan karena harta yang melimpah/apa yang dimilik, orang dihormati. kehormatan adalah penghargaan bagi orang yang telah memberikan sesuatu yang berarti bagi orang yang membutuhkan.


Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja ekspor dan impor Iindonesia mengalami susut signifikan di Juni 2017. (news.xcoid.com/Angga Yuniar)Bank Dunia (World Bank) merilis laporan tentang kemudahan berbisnis atau ease of doing business (EoDB) 2019. Laporan ini merupakan peringkat kemudahan berbisnis dari 190 negara di dunia.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , November 2018 )

iri hati, selain membawa penderitaan, juga menjerumuskan manusia ke jurang permusuhan bahkan peperangan.

Dalam laporan tersebut, skor Iindonesia mengalami peningkatan skor kemudahan berbisnis. Tercatat, Indonesia mencatat skor EoDB di angka 67,96. Angka tersebut naik 1,42 persen bila dibanding dengan tahun la_lu yang tercatat 66,54. Namun meskipun skor Iindonesia naik, peringkat RI turun ke posisi 73 dari sebelumnya di posisi 72.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Rodrigo A.


Chaves menjelaskan, alasan peringkat Indonesia turun karena peningkatan skor kemudahan berbisnis Iindonesia tak sebesar beberapa negara lain.

Selain itu, jika dibandingkan dengan tahun la_lu peningkatan skor Iindonesia juga ckup rendah. Kalau tahun la_lu peningkatan skor mencapai 66 persen sedangkan di tahun ini hanya 1,42 persen saja.

Namun, Rodrigo melanjutkan, Indonesia sebenarnya terus meningkatkan iklim usaha dan tengah berupaya mengurangi kesenjangan terhadap praktik terbaik global terkait meregulasi usaha keci & menengah (UMKM) domestik.


"Negara ini mengambil manfaat dari peningkatan keterbukaan terhadap investor global, keterampilan, dan teknologi agar Iebih bersaing di pasar global," ujar dia Kamis (1/11/2018). Dalam laporan ini juga dinyatakan, indikator RI dalam memperoleh pinjaman kini smkin membaik. Perbaikan ini membantu mengurangi ketimpangan informasi, meningkatkan akses kredit bagi perusahaan kecil, menurunkan suku bunga, meningkatkan disiplin peminjam, serta mendukung pengawasan bank dan pemantauan risiko kredit. Kemudian pendaftaran properti menjadi Iebih mudah dngn mengurangi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sengketa tanah di pengadilan tingkat pertama.

Transparansi pencatatan tanah pula telah membaik di Jakarta dan Surabaya. "Nilai EoDB Iindonesia yaitu ukuran mutlak kemajuan suatu negara menuju praktik terbaik global, naik menjdi 67,96 dari 66,54 pd_ tahun lalu, yang merupakan kenaikan di atas rata-rata global. Indonesia kini berada di peringkat 73 dunia dalam hal kemudahan melakukan usaha," jelasnya.


Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Senin /November /2018 )

Sumber: s://www*liputan6*com/bisnis/read/3684757/wadah+ini+bisa+jadi+solusi+pengusaha+urus+izin+ekspor+impor
Share Berita