Tunggak Utang Ke Pemerintah, Izin Produsen Modem Bolt Terancam Dicabut
Informasi tentang "Tunggak Utang Ke Pemerintah, Izin Produsen Modem Bolt Terancam Dicabut-#tiwhuj" berita di November , hari Kamis ini,selengkapnya : news.xcoid.com, JKRTA Produsen modem Bolt, PT Internux, anak usaha Lippo Grup rupanya sdng didera masalah keuangan yang luar biasa. Selain perusahaan sdng menghadapi proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan ratusan kreditur senilai Rp 5,65 triliun, ternyata Internux pula tengah menunggak pembayaran Biaya Hak Penggunaan (BHP) spektrum frekuensi radio ke pemerintah.

Seperti diketahui, Bolt menggunakan atau memperoleh lisensi frekuensi pita lebar 2.300 MHz sejak tahun 2009, namun pada tahun 2016 hingga 2018 Internux belum membayar biaya hak penggunaan spektrum.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , November 2018 )

Apa yang telah kita tabur, entah yang disengaja atau tidak, diingat atau dilupakan, sekarang atau suatu saat nanti, pasti akan kita petik hasilnya. maka, ketika kita menanamkan kebaikian, apapun bentuknya, suatu saat pasti kebaikan itu akan kembali kepada kita kita juga.

Adapun nilai pertahunnya sekitar Rp 136 miliar, ditambah bunga dan denda totalnya hampir Rp 500 miliar terhitung selama tiga thn tunggakan. Ismail, Direktur Jenderal Sumber Daya & Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebut hingga saat ini memang masih menunggu itikad baik dari Internux untuk membayar BHP tersebut.

"Hingga saat ini kami msh berpikiran positif & menunggu Internux utk membayar BHP tersebut mengingat tanggal jatuh temponya juga masih tanggal 17 November 2018," ujarnya, Kamis (8/11).

Baca: HTC Bolt Dibekali Snapdragon 821 dan RAM 3 GB

Namun menurutnya, bila hingga tenggat waktu perjanjian pembayaran belum pula dilakukan, oleh sebab itu sesuai prosedur oleh sebab itu tidak menutup kemungkinan bakal dilakukan pencabutan izin hak pengelolaan.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , November 2018 )

Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak akan menyelesaikan masalah dan mengalah bukan berarti kalah.

"Ini kan masuk tiga tahun terhitung dari 2016, jika misalnya telat lagi ya seharusnya memang pencabutan izin ya, tetapi kita msh mencoba realistis karena masih _ada waktu sebelum jatuh tempo," ungkapnya. Ditanya soal rencana pelelangan frekuensi pita lebar 2.300 MHz (2,3 GHz) tersebut, Ismail enggan buka-bukaan, ia hanya mengatakan saat ini pembicaraan kita belum smpai tahap tersebut.

"Masih ter-lalu dini utk mengangkat pembicaraan pelelangan, kita tunggu kabar baiknya saja," ujarnya.

Berita ini sudah tayang di kontan berjudul Usai utang Rp 5,65 triliun, anak Lippo Grup ini nunggak BHP Rp 500 miliar

Dibantu sharing beritanya ya teman-teman news.xcoid.com, Terima kasih semuanya..

Sumber: www*tribunnews*com/techno/2018/11/08/tunggak+utang+ke+pemerintah+izin+produsen+modem+bolt+terancam+dicabut
Share Berita