Terjebak Kemacetan Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung?
Info berita hari Sabtu , November mengenai "Terjebak Kemacetan Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung?-#krtol5" : news.xcoid.com Kemacetan adalah hal lumrah terjadi di kot'a besar. Terutama di Jakarta dan sekitarnya.

Dan yang terjebak kemacetan bisa saja mengalami masalah fisik & psikis. Bahkan bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Para peneliti pd_ Konferensi Tahunan ke-49 American Heart Association dalam simposium Cardiovascular Disease Epidemiology and Prevention, membuktikan bahwa kemacetan dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Penulis utama dalam penelitian ini, Annete Peters, yang berasal dari Institute of Epidemiology, Jerman, mengungkapkan bahwa risiko orang sehat untuk mengalami serangan jantung akibat terjebak macet mencapai 3,2 kali lebih tinggi dari pada orang-orang yang memang berisiko tinggi terhadap penyakit tersebut, baik sebab faktor usia, gaya hidup, maupun riwayat penyakit.


Hasil penelitian menunjukan bahwa sekitar delapan persen serangan jantung yang dialami oleh orang yang sehat dipengaruhi _oleh kemacetan la_lu lintas. Selain itu, dalam penelitian ini menunjukan bahwa wanita memiliki risiko serangan jantung lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki. Meski begitu, _para peneliti belum mengetahui apa yang menjadi penyebabnya. Perlu diketahui bahwa penelitian ini bukanlah menyatakan kemacetan menjadi penyebab tunggal serangan jantung.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Sabtu , November 2018 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

Kemacetan hanya menjdi salah satu dari banyaknya faktor laiin yang dapat meningkatkan risiko tersebut. Untuk mengetahui penyebab munculnya serangan jantung sesudah terjebak dalam kemacetan, Peters dan rekannya melakukan uji lanjutan yang bekerja sama dngn para peneliti dari University of Rochester, New York. Sekitar 120 peserta dalam kondisi yang sehat ikut dalam penelitian ini.

Mereka akan dilengkapi dengan elektrokardiogram dan alat lainnya yang mampu mengukur paparan polusi udara dan juga kebisingan di jalanan.

Baca: Warga yang Tinggal di Perkotaan Rawan Terserang Sakit Jantung

Para peserta diminta untuk melakukan rutinitas harian namun, hasil penelitian ini belum tersedia sehingga belum diketahui penyebabnya. Peters menduga bahwa stres, kebisingan suara jalanan, & polusi merupakan faktor-faktor yang berkontribusi besar dalam meningkatkan risiko serangan jantung akibat kemacetan. Ketika dihadapkan dngn kemacetan, paparan polusi akan semakin lebih dari satu terhirup _oleh tubuh. Selain itu, stres juga membawa dampak negatif pd_ tubuh secara keseluruhan.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Sabtu , November 2018 )

cermin akan memantulkan apa yang ada di hadapannya, demikian juga hasil perbuatan kita, baik atau buruk itulah yang akan kita terima.

Tidak hanya itu, polusi pula memiliki efek peradangan pd_ jantung yang dapat menyebabkan adanya masalah kardiovaskular kronis.

Hal itu yang membuat serangan jantung dpat muncul secara tiba-tiba.()

Artikel ini telah terbit di Nationalgeographic.grid.id dngn judul "Sering Terjebak Kemacetan? Waspada Peningkatan Risiko Serangan Jantung"



Sumber: www*tribunnews*com/kesehatan/2018/11/23/terjebak+kemacetan+bisa+tingkatkan+risiko+serangan+jantung
Share Berita