Dinkes Mimika Minta Bantuan Freeport Evakuasi Petugas Medis Di Perbatasan Nduga
Info berita hari Kamis , Desember mengenai "Dinkes Mimika Minta Bantuan Freeport Evakuasi Petugas Medis Di Perbatasan Nduga-#ill45y" :

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) telah mengembalikan senjata api milik yang dirampas dari anggota TNI yang sedang mengawal tim s...news.xcoid.com, Jkrta Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua menarik sejumlah orang yg bertugas kesehatan dari Puskesmas Hoeya & Puskesmas Tsinga, dua wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Nduga. Sekretaris Dinkes Mimika Reynold Ubra di Timika, mengatakan penarikan sementara _para petugas kesehatan itu ke Timika karena situasi keamanan di Kabupaten Nduga yang hari ini rawan gangguan keamanan.

"Kami sudah menghubungi Kepala Tata Usaha Puskesmas Tsinga, mereka melaporkan situasi keamanan di Tsinga & Hoeya tak terlalu kondusif. Jadi kami memutuskan untuk sementara waktu, orang yg bertugas kesehatan kita tarik ke Timika," jelas Reynold, di Kabupaten Mimika, Kaamis (6/12/2018).

Dinkes Mimika selanjutnya berkoordinasi dengan bagian Community Health Development (CHD) PT Freeport Indonesia, agar bersedia membantu menyediakan helikopter utk menjemput _para petugas kesehatan di dua wilayah tersebut.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Desember 2018 )

jangan pernah berpikir untuk menyerah,karena jika kamu mau berusaha, Tuhan pasti membantu melewatinya.


"Rencananya, _para petugas kesehatan di dua Puskesmas tersebut akan dijemput dngn helikopter di lokasi tugas mereka pd_ Kamis ini," kata Reynold seper_ti dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, di Puskesmas Tsinga, hari ini terdapat empat petugas kesehatan pemerintah, ditambah delapan orang petugas kesehatan yang ditempatkan Pelkesi (Pelkesi bekerja sama dengan Biro Kesehatan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme & Kamoro/LPMAK). "Sedangkan di Puskesmas Hoeya, terdapat lima orang petugas kesehatan. Wilayah lain yang juga berbatasan dngn Kabupaten Nduga, Papua seperti Alama, hari ini seluruh orang yg bertugas kesehatannya usai berada di Timika.


2 dari 2 halamanHanya Sementara

Reynold memastikan, penarikan para petugas kesehatan tersebut hanya bersifat sementara, bila situasi keamanan kembali kondusif oleh sebab itu para petugas tersebut bakal kembali ke tempat tugas mereka. "Memang _ada yang berkeinginan tetap bertahan di tempat tugas mereka, tetapi kami memandang situasi ini cukup berisiko sehingga tidak boleh ada yang tinggal di sana," kata Reynold. "Kami tentu mempertimbangkan pengalaman sebelumnya seper_ti yang terjadi di Aroanop bbrp waktu lalu.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Desember 2018 )

Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.


Sesaat itu kami menarik orang yg bertugas kesehatan di Puskesmas Aroanop setelah ada kejadian guru-guru disekap dan mengalami perlakuan kekerasan _oleh KKB," imbuh dia.

KKB pimpinan Egunius Kogoya dilaporkan membunuh puluhan pekerja PT Istaka yang mengerjakan Jembatan Kali Yigi Kabupaten Nduga. Pada Rabu petang, 5 Desember 2018, aparat gabungan TNI-Polri menemukan 15 jenazah pekerja PT Istaka di Puncak Kabo, Distrik Yal. Hingga kini aparat masih melakukan pencarian jenazah pekerja PT Istaka lainnya.


Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:


'
TNI mengirim 130 personel pasukan menuju lokasi pembunuhan 31 pekerja proyek Istaka Karya di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua

Sekian info yang kami sampaikan, update terus info menarik disini news.xcoid.com ( arsip berita Kamis /Desember )

Sumber: s://www*liputan6*com/news/read/3800374/dinkes+mimika+minta+bantuan+freeport+evakuasi+petugas+medis+di+perbatasan+nduga
Share Berita