DPR Bakal Panggil Pihak Terkait Jual Beli Blanko E-KTP
Info-info hari Kamis , seputar "DPR Bakal Panggil Pihak Terkait Jual Beli Blanko E-KTP-#rxclho", news.xcoid.com, JKRTA DPR RI melalui Komisi II DPR RI serius menyikapi kasus jual beli blanko KTP Elektronik ( e-KTP). Ini terkait investigasi Harian Kompas terhadap blangko e-KTP yang dijual di Pasar Pramuka Pojok, Jakarta Pusat hingga situs jual beli online Tokopedia.

Pemanggilan terhadap pihak terkait, menurut Wakil Ktua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera, bakal dilakukan utk mengungkap fakta sebenarnya di balik kasus jual beli blanko e-KTP.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Desember 2018 )

Keberanian timbul dari bersikap benar.

Sejauh ini menurut Ktua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Komisi II DPR RI sedang berkordinasi terkait pihak-pihak mana saja yang akan dipanggil. "Sedang kordinasi saat ini," tutur Mardani Ali Sera kepada news.xcoid.com, Kaamis (6/12/2018).

Karena bagi Komisi II DPR RI, persoalan jual beli blanko e-KTP merupakan kasus serius yang harus segera diungkap & diselesaikan. Apalagi menurut Mardani Ali Sera, itu terjadi menjelang Pemilu 2019. "Ini perkara serius. Warga perlu bersuara jikalau ada kondisi seper_ti ini. Harus ada audit," tegas Mardani Ali Sera.

Menurut Ktua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, kasus jual beli blanko e-KTP mesti ditangani & dilesaikan segera dan serius _oleh pemerintah.

Baca: Ombudsman RI Temukan Maladministrasi Pd_ Proses Penyidikan Kasus Novel Baswedan

Tak lain agar blangko yang diperjual-belikan tersebut tak disalah-gunakan. Penegak hukum dia mendorong, untuk dilibatkan dalam membongkar & menyelesaikan kasus jual beli blanko e-KTP ini. Sanksi tegas hukum pun harus diganjar ke-pada para pihak yang terlibat di dalamnya.

"Tidak bisa cuma menyelesaikan masalah ini dengan sederhana. Kita bisa masuk ke lobang yang sama bbrp kali.


Aparat penegak hukum perlu turut serta terlibat. Ini masalah serius," tutur Mardani Ali Sera. Di tempat berbeda, Ktua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo meminta Komisi II utk segera memanggil perusahaan pembuat blangko KTP Elektronik ( e-KTP). Ini terkait investigasi Harian Kompas terhadap blangko e-KTP yang dijual di Pasar Pramuka Pojok, Jkrta Pusat hingga situs jual beli online Tokopedia.

"Mendorong Komisi II DPR memanggil pimpinan tiga perusahaan pembuat blangko KTP-El tsb (PT. Pura Barutama, PERUSAHAAN Trisakti Mustika Graphika, dan PT.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Desember 2018 )

Jangan berjalan dimuka bumi dengan penuh kesombongan dan congkak karena sebentar lagi engkau akan masuk kedalam bumi juga.

Jasuindo Tiga Perkasa) dan Tokopedia sebagai penyedia sarana jual beli blangko KTP-El melalui online, untuk menjelaskan diperjualbelikannya blangko KTP-El," ujar Bambang melalui keterangan tertulis, Kaamis (6/12/2018).

Bambang mendorong Kepolisian bersama Kementerian Dalam Negeri untuk mengusut tuntas temuan ini. Semua pihak yang terlibat dalam jual beli blangko e-KTP ini harus diperiksa smpai tuntas. "Serta segera menarik seluruh blangko KTP-El yang masih beredar di pasaran," tutur Bambang. Bambang juga meminta Kementerian Komunikasi dan Informasi & Kemendagri menelusuri masalah peretasan sistem e-KTP ini.

Dia mengatakan proteksi terhadap chip di dalam e-KTP mesti ditingkatkan. "Kami pula mendorong Kepolisian memanggil Tokopedia & seluruh perusahaan yang memasarkan blangko KTP-El melalui online serta mempertanggungjawabkan penjualan blangko KTP-El sebagai dokumen Negara," kata dia. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membantah bahwa ditemukannya jual beli blanko KTP elektronik karena adanya sistem di Kemendagri yang jeblok. Menurutnya jual beli blanko KTP eekrtonik tersebut murni ialah kejahatan.

"Satu yah ini penipuan di kejahatan. Yang kedua tidak benar ada pemberitaan bahwa sistem jeblok itu tidak benar," ungkap Tjahjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (6/12/2018).

Tjahjo mengatakan blanko KTP elektronik yang ditemukan di jual di Tokopedia dan pasar Pramuka tersebut merupakan hasil curian. Sesudah diinvetigasi, blanko terebut merupakan hasil curian, dari Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Desember 2018 )

Dengan keyakinan kita dapat memindahkan gunung, akan tapi tanpa persiapan kita dapat tersandung oleh kerikil.


"Bahwa si anak yang menjual ini mencuri blanko e KTP punya ayahnya, ayahnya yang kebetulan kepala dinas Dukcapil di Lampung. Ia ngambil 10 setelah dia jual," katanya. Pihaknya menurut Tjahjo telah melapor ke Kepolisian terkait jual beli balnko E KTP tersebut. Anak yang mencuri blanko KTP elektrnik itu kini sudah diamankan.

"Dia ngambil 10 setelah dia jual. Krn udah terdata lengkap ayahnya udah ketangkap anaknya udah ketangkap yah pak Dirjen juga lapor ke Kepolisian. Jadi jika terkait dngn data sampai jebol ngga ada, tapi murni kejahatan," pungkasnya.


Sekilas berita yang kami sharing, jika suka bantu sharing ya...

Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2018/12/06/dpr+akan+panggil+pihak+terkait+jual+beli+blanko+e+ktp
Share Berita