Anda Hobi Ngemil? Waspada Bila Terlalu Sering Dilakukan Ini Yang Terjadi Pada Kekebalan Tubuh
Perkembangan teknologi online , menjadikan informasi didapat dengan akurat dan cepat, ayuk baca info lengkap mengenai "Anda Hobi Ngemil? Waspada Bila Terlalu Sering Dilakukan Ini Yang Terjadi Pada Kekebalan Tubuh-#7zbohz ( hari Selasa , Januari )" : newsA.COM Di sela wa_ktu makan tiga kali sehari kita biasanya bakal mengisi perut dengan makanan kecil atau camilan. Kebiasaan ngemil sebenarnya bisa menyehatkan, tergantung jenis asupannya.

Pola makan tiga kali sehari menurut sejarah mulai muncul pd_ abad ke 18. Tetapi manusia modern kini makan lebih sering daripada sebelumnya dan seringkali melebihi wa_ktu makan. Manusia hari ini memiliki pola makan yang tidak menentu. Kebanyakan org bahkan lebih suka ngemil dari pada makan tiga kali pd_ waktu "yang umum". Tubuh kita memiliki dua jenis metabolisme: puasa (tanpa makanan) dan pasca-makan.

Kondisi tubuh pasca makan adalah fase penyerapan yang merupakan wa_ktu aktif se_cara metabolik untuk tubuh.

Baca: Kalender Puasa 2019, Puasa Wajib hingga Sunnah, Catat & Simpan

Pada periode ini pula aktifinya sistem kekebalan tubuh. Peradangan akibat makan Ketika kita makan, kita tak hanya menyerap nutrisi.

Tapi, kita pula memicu sistem kekebalan tubuh utk menghasilkan respon peradangan (inflamasi) transien.

Peradangan merupakan respon normal tubuh terhadap infeksi dan cedera, yang memberikan perlindungan terhadap stressor. Ini berarti setiap kali kita makan, apa yang kita konsumsi memberikan tingkat tekanan fisiologis pada sistem imun.


Bagi mereka yang ngemil sepanjang waktu, tubuh kemungkinan besar akan mengalami peradangan konstan. Selama sekitar empat jam setelah makan, mikroba usus & komponennya masuk ke dalam aliran darah dan diam-diam memicu peradangan _oleh sistem kekebalan tubuh. Peradangan yang seharusnya pelindung jangka pendek menjdi terus-menerus terjadi. Peradangan kemudian makan yang dikenal sebagai "peradangan postprandial" terjadi se_cara konstan dan diperburuk oleh gaya hidup modern kita.

Misalnya saja mengasup makanan padat kalori, makan berlebihan, tinggi gula dan makanan lemak jenuh. Sementara itu, peradangan postprandial persisten menimbulkan kerusakan kolateral berulang pd_ tubuh kita. Ini yang sangat merugikan kesehatan kita dari waktu ke waktu.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Januari 2019 )

Perbuatan buruk ini hanya dilakukan oleh dirimu, bukan oleh orang tua-mu, teman-mu atau saudara-mu. oleh karena itu dirimu sendirilah yang akan menuai hasil yang menyakitkan.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Januari 2019 )

Kehidupan akan membawa seseorang pada jalan yang dipilihnya. Pilihan yang tepat takkan pernah mendatangkan penyesalan.

Peradangan kronis tingkat rendah muncul sebagai akibat banyaknya penyakit yang berhubungan dngn penyakit non-infeksi, seper_ti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Mengurangi frekuensi makan melalui puasa intermiten atau mengatur waktu makan, akan berdampak positif pada kesehatan. Cara ini pula membantu menurunkan berat badan & risiko penyakit metabolik, seper_ti diabetes. Makan ter-lalu malam juga dikaitkan dngn peningkatan kolesterol dan glukosa, serta dapat membuat resistensi insulin yang dalam jangka panjang memicu diabetes.


Ini membuat kita merasa lebih lapar keesokan harinya. Jadi, sebaiknya kita hanya perlu mengurangi porsi makan, dengan makanan yang lebih memuaskan & memicu rasa kenyang.

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dngn judul "Hobi Ngemil Bisa Menurunkan Kekebalan Tubuh"

Demikiannlah berita hari Selasa mengenai ( Anda Hobi Ngemil? Waspada Bila Terlalu Sering Dilakukan Ini Yang Terjadi Pada Kekebalan Tubuh-#7zbohz ), info pencarian terkait berita ini, anda,hobi,ngemil?,waspada,bila,terlalu,sering,dilakukan,ini,yang,terjadi,pada,kekebalan,tubuh, peradangan

Sumber: www*tribunnews*com/kesehatan/2019/01/01/anda+hobi+ngemil+waspada+kalau+terlalu+sering+dilakukan+ini+yang+terjadi+pada+kekebalan+tubuh
Share Berita