Kisah Kekuatan Gadis Cilik Andini Merawat Dua Bayi Di Dusun Telayap
Berita lengkap di hari Jumat , yuk ikuti info mengenai "Kisah Kekuatan Gadis Cilik Andini Merawat Dua Bayi Di Dusun Telayap-#j4313n", berikut selengkapnya :

Andini, 14 tahun, menyusui adik perempuannya berusia 4 bulan dengan susu formula

Pekanbaru Andini, gadis kecil 14 thn itu duduk di depan pintu rumah papan sederhana. Tubuh mungilnya menopang bayi berusia 4 bulan bernama Siaratul Jannah, sambil memberikan susu formula.

Di samping kirinya, bayi wanita berusia 1 thn 8 bulan bernama Purwanti, menangis meminta susu. Panas terik membuat suara bayi tsb semakin keras, seakan-akan mengundang tetangga untuk datang menghampirinya.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Januari 2019 )

Keberanian timbul dari bersikap benar.

Dengan sabar dan telaten, Andini menjaga dua adiknya.

Mereka bertiga tinggal di sebuah rumah papan sederhana yang hanya menyisakan dua pintu dan satu jendela.

Andini tidak tergoda ajakan ber-main teman seusianya. Ia tetap memilih menjaga kedua adiknya. Gadis berhijab itu menanggung beban berat, lebih berat dari usianya sesaat ini, 14 tahun.


Andini menjadi ibu, seketika itu juga bapak bagi kedua adiknya. Status itu dia sandang usai sepekan silam, tujuh hari lalu, dia dan kedua adiknya ditinggal pergi ibunya menghadap sang khalik. Ibunda tercinta, Ijaz tutup usia dalam usia 40 tahun, setelah mencoba melawan sakitnya Tubercolosis (TBC) akut. Sementara bapak anak-anak malang itu pergi, entah kemana.

Mereka tinggal di Dusun Telayap, Desa Pangkalan Tampoi, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Tanpa orangtua, tanpa pengawasan, & kasih sayang. Andini lah yang kini menjadi pembimbing & pemberi kasih sayang utk adik-adiknya nan malang. Ekonomi semakin terhimpit, ditambah waktu luang semakin sempit, gadis kecil itu terpaksa melepas seragam sekolah.

Saat ia duduk di kelas VII SMP setempat.

2 dari 2 halamanTetap Tersenyum

Di sinilah Andini hidup bersama dua adik perempuannya berusia 1 tahun 8 bulan dan 4 bulan.

Andini tetap tersenyum, meski di balik matanya _ada duka mendalam. Pancaran wajahnya tak lagi gembira, dan lebih lebih dari satu diam. Tapi kedua adiknya menjadi pelipur lara. Dedi Azwandi, pegiat sosial setempat tidak kuasa menahan lara ketika menceritakan kondisi Andini.


Dengan suara terbata-bata, dia mengaku telah berusaha mengajak ketiga anak cewek itu ke Kota Pangkalan Kerinci, ibu kota Pelalawan. Jarak rumah Andini & Pangkalan Kerinci ditempuh selama 4 jam perjalanan. "Andini bilang ter-lalu banyak kenangan di rumah itu utk ditinggalkan," kata Dedi ke-pada RIAUONLINE.CO.ID, Kamis, 10 Januari 2019. Dedi, juga Wakil Ketua Yayasan Mualaf Center Riau mengatakan, di Pangkalan Kerinci nantinya, Andini akan diasuh _oleh keluarga yang siap menjaga mereka. Saat ini, ungkap Dedi, sejumlah pihak telah menyalurkan bantuan ke-pada keluarga itu.

Andini pula dijamin skolah oleh Badan Amil Zakat Sedekah Nasional (Baznas) sehingga mencicipi pendidikan tinggi.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Januari 2019 )

Kehidupan akan membawa seseorang pada jalan yang dipilihnya. Pilihan yang tepat takkan pernah mendatangkan penyesalan.

Namun, Andini lagi-lagi belum bersedia meninggalkan rumah peninggalanya ibunya. "Dia semangat sekolahnya, tapi lebih memilih menjaga adiknya.

Kita sedang berusaha mencari solusi terbaik & membujuk Andini supaya bersedia pindah," lanjutnya. Selain itu, Dedi juga berharap _ada bantuan dari _para tangan dermawan untuk membantu Andini & adik-adiknya. Hanya bantuan itu yang dapat meringankan duka gadis Andini & kedua adiknya. Baca juga berita RIAUONLINE.CO.ID lainnya di sini.

Saksikan video pilihan berikut ini:


'
Gadis asal Amerika bernama Alexi Ryann Stafford tewas setelah memakan satu gigitan kukis. Diketahui Alexi memang mengalami alergi kacang, Alexi meninggal 90 menit sesudah memakan kukis yang mengandung kacang di rumah temannya. Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Jumat /Januari /2019 )

Sumber: s://www*liputan6*com/regional/read/3867974/kisah+kekuatan+gadis+cilik+andini+merawat+dua+bayi+di+dusun+telayap
Share Berita