Premanisme Berkedok Sekuriti Resahkan Penghuni Ruko Permata Ancol
11 Januari 2019, sudah tahu informasi mengenai "Premanisme Berkedok Sekuriti Resahkan Penghuni Ruko Permata Ancol-#t7t8et", kalau belum ayuk baca selengkapnya :

Laporan Wartawan news.xcoid.com, Vincentius Jyestha

news.xcoid.com, JAKARTA Aksi premanisme berkedok sekuriti meresahkan _para pemilik & pengguna Ruko Permata Ancol, Kelurahan Pademangan Barat, Jkrta Utara.

Berdasarkan keterangan Susanto yang merupakan slh satu pengguna ruko, aksi premanisme smkin menjadi-jadi dalam tiga bulan terakhir ini.

Baca: Wali Kota Jakarta Barat Sebut Aksi Premanisme Bkn Urusannya, Ini Kata Sekda DKI

Puluhan preman berkedok sekuriti berkeliaran di area ruko, sehingga para pemilik maupun pengguna merasa resah dengan keberadaan mereka.


"Masalahnya itu soal lahan parkir. Setahu saya ini kan di bawah manajemen Ruko Permata Ancol ya, tetapi dengar-dengar ada oknum yang ingin menguasai lahan parkir di sini atau mungkin minta jatah sama manajemen. Terus terang mereka ini seper_ti jagoan, yang punya wilayah, nggak segan-segan interogasi org atau mengintimidasi," ungkap Susanto ke-pada wartawan, Kaamis (10/1/2019). Berdasarkan pengamatan di lokasi, mesin parkir di gerbang Ruko Permata Ancol terlihat ditutupi dngn terpal berwarna putih serta dipasangi garis polisi.

Beberapa org tampak berjaga-jaga di sekitar tempat untuk mengatur keluar-masuk kendaraan, padahal sebagian lainnya berpatroli memantau situasi.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Januari 2019 )

Kecantikan hakiki bukan dari wajah, melainkan terpancar dari hati.

"Sekarang parkirnya gratis namun tetap kami kasih karcis dan periksa STNK. Tapi kalau _ada yang ngasih uang parkir sih kami terima," ungkap Agus, petugas keamanan RW 16. Saat dikonfirmasi, Tubagus Panji Kusuma selaku Manajer Perhimpunan Penghuni Ruko Permata Ancol membenarkan konflik lahan parkir dengan oknum preman yang dimaksud.

Kejadian bermula sesaat oknum Ketua RW Kelurahan Pademangan Barat, Jakarta Utara, memberikan sebuah surat pada Rabu (26/12/2018).

Surat tersebut berisi permintaan untuk menghentikan kegiatan operasional tentang perparkiran di wilayah Ruko Permata Ancol. "Nah, beberapa hari setelah tepatnya hari Senin tanggal 31 Desember 2018, oknum preman ini dngn semena-mena melakukan penutupan perparkiran," kata Tubagus. Upaya penyelesaian yang dilakukan oleh UPT Perparkiran Suku Dinas Perhubungan Jkrta Utara dengan melibatkan Kapolsek, Lurah & Camat setempat pula menemui jalan buntu. "Setelah memandang izin yang kamu tunjukkan beliau-beliau ini menegaskan bahwa ini sah & tidak bisa diganggu gugat.


Tapi oknum preman ini bersikukuh untuk menutupnya selama Ruko Permata Ancol ngga memberikan jatah atau setoran ke-pada mereka," ucap Tubagus.

Baca: Memandang Gaya Preman dari Berbagai Negara, Seram Nggak?

Saat ini pihaknya telah membawa kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Utara & Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. "Mudah-mudahan Polres & PTUN dapat menegakkan hukum dengan seadil-adilnya.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Januari 2019 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

Premanisme ini tidak bisa dibiarkan, sangat meresahkan masyarakat," imbuhnya.

Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Jumat /Januari /2019 )

Sumber: www*tribunnews*com/metropolitan/2019/01/11/premanisme+berkedok+sekuriti+resahkan+penghuni+ruko+permata+ancol
Share Berita