Kisah Pilu Penyelamatan 17 Remaja Asal Banyumas Raya Yang Tertipu Perusahaan MLM Smpai Sragen
Berita hari Sabtu 2019 mengenai ( Kisah Pilu Penyelamatan 17 Remaja Asal Banyumas Raya Yang Tertipu Perusahaan MLM Smpai Sragen-#91e26d ),info selanjutnya :

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mahfira Putri Maulani

news.xcoid.com, SRAGEN Penyelamatan 17 masyarakat Banyumas Raya yang telantar di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, menyisakan cerita pilu. Mereka diselamatkan di sebuah rumah kontrakan di Dukuh Kategan, Desa Gemolong.


Menurut keterangan pemilik rumah kontrakan, Nyampenowati atau biasa dipanggil Bu Sartono, rumahnya disewa pd_ 1 Desember 2018. Yang menyewa ia sebut sebagai ketua atau bos dari 17 remaja itu. Ada dua rumah miliknya yang disewa. Satu utk perempuan, satu lagi untuk laki-laki. "Awalnya cowok-cowok yang menempati, rumah dekat saya ini," ungkap Nyampenowati kepada Tribunjateng.com, Juumat (11/1/2018).

Sartono pula dimintai izin oleh para korban itu bahwa akan teman-temannya bakal banyak datang lagi.

Dia pun ngga berkeberatan.

"Yang penting aman, hubungan dengan lingkungan pula baik," jawabnya. Seorang penghuni kontrakan juga menyampaikan bakal ada yasinan setiap Juumat malam. Kepada Bu Sartono, mereka mengakui bekerja sebagai sales di sebuah perusahaan.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Sabtu , Januari 2019 )

Jangan berjalan dimuka bumi dengan penuh kesombongan dan congkak karena sebentar lagi engkau akan masuk kedalam bumi juga.

Ketika ditanyai tentang produk yang dijual, _para remaja ini menyatakan ngga ada.

Produk-produk tersebut dibawa oleh bosnya. Sehari-sehari, mereka membeli lauk & memasak nasi.


"Ada dua magicom di rumah tersebut," tutur Nyampenowati menunjuk kontrakan yang berada persis di sebelah rumahnya. "Mereka seper_ti orang kelaparan. Singkong di belakang rumah aku saja dicabuti," tambahnya. Setiap hari _para remaja itu beraktivitas di kontrakan tersebut.

Nyampenowati menjelaskan, seorang wanita penghuni kontrakan berinisial Y yang berusia 16 tahun beberapa kali kesurupan.

Begitu pula seorang teman Y. Para tetangga Nyampenowati pun datang membantu menyembuhkan. Di rumah kontrakan tersebut masih terdapat sejumlah pakaian yang belum dibawa pulang oleh korban. "Polisi bilang nanti kalau mau ambil barang-barang mesti lapor dulu ke kepala desa atau Pak RT," terangnya.


Setelah polisi datang, barulah masyarakat sekitar tergolong Bu Sartono paham kalau para remaja itu pengikut dari sebuah MLM. Mereka datang dngn iming-iming bekerja mencari nasabah. Menurut Nyampenowati, rumah kontrakan miliknya sudah dua kali berkejadian yang serupa. "Dulu yang pertama penipu yang mengaku menjual furniture," papar dia.

Sekarang ia berjanji bakal berhati-hati jikalau ada orang yang akan mengontrak rumah tsb lagi. Nyampenowati memeriksa barang-barang milik warga Banyumas Raya yang masih tertinggal di rumah kontrakan miliknya, Juumat (11/1/2019). (TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI)

Terpisah, Kapolsek Gemolong AKP Ketut Putra menyampaikan 17 orang tersebut usai dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

"Harap digarisbawahi, ini bkn penggerebekan tapi penyelamatan," jelas AKP Ketut Putra. Ketut menyampaikan nenek dari seorang korban asal Wonosobo terus mencari cucunya.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Sabtu , Januari 2019 )

Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang!.

Si cucu tinggal di rumah kontrakan itu bersama teman-temannya sesama remaja asal Banyumas Raya. "Setiap ditanyai keberadaannya, cucu ini selalu tak menjawab dan mematikan telefon," ungkap AKP Ketut.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Sabtu , Januari 2019 )

Anda akan menjadi orang yang tersisihkan jika tidak siap menghadapi perubahan.


Cucu tsb sempat meminta uang Rp 8 juta untuk melancarkan pekerjaannya itu. Kemudian sang nenek meminta tolong kerabatnya seorang polisi untuk mendeteksi keberadaan si cucu. "Setelah ancer-ancer lokasi si cucu diketahui, nenek itu meminta tolong kepada kami di Polsek Gemolong utk mencarinya," papar AKP Ketut. Akhirnya si cucu & teman-temannya itu ditemukan di rumah kontrakan milik Nyampenowati.

Mereka pun diselamatkan petugas kepolisian dari Polsek Gemolong. ()

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dngn judul Pemilik Kontrakan di Sragen Tuturkan Kisah Pilu Remaja Banyumas Raya yang Telantar Cari Nasabah MLM

Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Sabtu /Januari /2019 )

Sumber: www*tribunnews*com/regional/2019/01/11/kisah+pilu+penyelamatan+17+remaja+asal+banyumas+raya+yang+tertipu+perusahaan+mlm+sampai+sragen
Share Berita