Ini Kata Analis Soal Saham Perusahaan Group Bakrie Yang Melonjak
Berita pada hari Selasa ,Januari mengenai "Ini Kata Analis Soal Saham Perusahaan Group Bakrie Yang Melonjak-#zfmejs",yuk ikuti beritanya : news.xcoid.com, JKRTA Bbrp saham Bakrie Group tunjukkan penguatan fantastis di awal 2019. Bbrp saham tersebut diantaranya PT Bumi Resources Tbk (BUMI) & PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan, ada beberapa hal yang mempengaruhi saham saham emiten tsb menguat di sepanjang tahun.

Khusus utk saham BUMI, Hans menilai sentimen utamanya merupakan kenaikan harga batubara. "Saat harga batubara naik, saham BUMI juga naik. Ditambah lagi, saat batubara naik di thn lalu, saham BUMI pula belum banyak bergerak, jadi sekarang wakturnya," katanya kepada Kontan, Miinggu (20/1). Selain itu, Hans mengakui belum mengetahui sentimen khusus yang mendorong saham saham Bakrie Groups naik.

Khususnya, Hans menilai pasar tengah mengumpulkan beberapa saham Bakrie Group seperti BUMI, ENRG dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

Baca: IHSG Diprediksi Bisa Tembus 7.000 Hingga Akhir Tahun Ini

Saham BUMI menguat 68,93 & ditutup pd_ harga Rp 174 pada perdagangan Jumat (18/1). Selain itu, ada saham sebanyak 62 & kini berada di harga Rp 81, begitu pula saham BRM yang menguat 20 ytd ke harga Rp 60 per saham. Adapun faktor lain yang turut mendorong beberapa saham Bakrie Group menguat di awal tahun, yakni kondisi pasar modal yang cenderung positif. Utamanya didukung pernyataan Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell yang menyatakan belum akan agresif menaikkan suku bunga acuan.


"Selain itu, Bakrie Groups sedang restrukturisasi jadi kemungkinan potensi mereka naik msh terbuka," ujarnya. Melihat potensi kenaikan di awal, Hans merekomendasikan investor untuk membeli saham saham Bakrie Grup tersebut, terutama utk BUMI dan BRMS. Walaupun untuk bisnis media seper_ti PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) sebaiknya hindari dulu. "Untuk BUMI, target harga long term bisa mencapai Rp 500," tandasnya. Analis Kresna Sekuritas Robertus Yanuar Hardy mengatakan, kenaikan harga saham BUMI terbantu _oleh sentimen impor batubara oleh China.

"Ekspektasi akan kembali meningkatnya impor batubara dari China thn ini, membuat BUMI berpotensi menerima manfaat positif," kata Robertus ke-pada Kontan, Minggu (20/1)

Apalagi, Robertus mengungkapkan bahwa produksi batubara China hari ini tengah terganggu akibat adanya kecelakaan kerja yang baru terjadi. Ditambah lagi, sebagian ekspor batubara BUMI, banyak dikonsumsi _oleh pembeli dari China. "Mengingat, China Investment Corporation (CIC) & China Development Bank (CDB) saat ini tercatat sebagai investor BUMI, oleh sebab itu perseroan dianggap memiliki akses pasar yg besar di negeri tirai bambu tersebut," jelasnya. Dengan prospek tersebut, Robertus merekomendasikan investor utk bisa membeli saham BUMI dari sekarang, dngn target harga jangka panjang Rp 250.


Berita Ini Usai Dipublikasikan di KONTAN, dngn judul: Saham perusahaan Grup Bakrie melonjak, begini rekomendasi analis

Demikiannlah berita hari Selasa mengenai ( Ini Kata Analis Soal Saham Perusahaan Group Bakrie Yang Melonjak-#zfmejs ), info pencarian terkait berita ini, ini,kata,analis,soal,saham,perusahaan,group,bakrie,yang,melonjak, batubara, menguat, robertus, kenaikan, beberapa

Sumber: www*tribunnews*com/bisnis/2019/01/22/ini+kata+analis+soal+saham+perusahaan+grup+bakrie+yang+melonjak
Share Berita