Indeks KICI Tunjukkan Investor Khawatirkan Ekonomi Global Ketimbang Risiko Politik Jelang Pilpres
Info mengenai "Indeks KICI Tunjukkan Investor Khawatirkan Ekonomi Global Ketimbang Risiko Politik Jelang Pilpres-#6hefpo", selengkapnya silahkan baca-baca beritanya : news.xcoid.com, JAKARTA Damhuri Nasution, Panel Ahli Katadata Insight Center (KIC) menjelaskan gambaran persepsi atau keyakinan investor jelang agenda Pemilihan Presiden 2019, di acara Press Talk "Peluang dan Risiko Investasi Jelang Pilpres di Jakarta, Rabu, (30/1/2019) lalu. Gambaran persepsi atau keyakinan investor tersebut disusun dalam Katadata Investor Confidence Index (KICI).

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Februari 2019 )

Semua yang kita capai adalah hasil dari apa yang kita pikir.

Dari indeks (KICI) ini bisa diketahui apakah investor cenderung pesimistis atau optimistis dalam menatap perkembangan ekonomic dan pasar keuangan. Dalam pemaparannya, dia menyebut kalangan investor institusi lebih mengkhawatirkan kondisi ekonomi global ketimbang faktor politic domestim menjelang pemilihan Presiden pd_ April 2019. Kekhawatiran tersebut terungkap dari hasil survei ke-pada 172 investor institusi yang mengelola dana lebih dari Rp 500 triliun.

"Sebanyak 40,1 persen investor institusi menjadikan ekonomi global sebagai faktor risiko yang paling dikhawatirkan," kata

Investor institusi yang mengkhawatirkan kondisi politic domestik sebanyak 25,6 persen dan kondisi keamanan sebanyak 20,3 persen.


Sedangkan, investor yang menjadikan kondisi ekonomic dalam negri sebagai faktor risiko hanya 4 persen. Damhuri menjelaskan berdasarkan hasil survei tersebut dapat diketahui keyakinan investor institusi terhadap kondisi ekonomi dan pasar keuangan pada saat survei dilakukan (Desember 2018) & 3 bulan ke depan (Januari Maret 2019).
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Februari 2019 )

Kesempatan terbaik adalah melakukan hal yang baik untuk orang lain.

Jika angka indeks berada di atas 101-200, oleh sebab itu persepsi investor terhadap ekonomic dan pasar keuangan sedang optimistis.

Angka indeks 100 dikategorikan netral. Investor yang dimaksud merupakan Manajer Investasi, Asuransi dan Dana Pensiun.

Menurut Damhuri, dari hasil survei triwulan I 2019 menunjukkan indek KICI berada pd_ level 139,1. Angka ini menandakan bahwa sebagian besar investor institusi optimistis memandang kondisi ekonomi dan pasar keuangan Indonesia pada hari ini (Desember 2018) & 3 bulan ke depan. "Bahkan, Dana Pensiun lebih optimistis dibandingkan Manajer Investasi & Asuransi melihat prospek tiga bulan ke depan," ujar pria yang juga menjabat sebagai Head of Danareksa Research Institue tersebut. Meski cenderung optimistis terhadap kondisi ekonomic dan pasar keuangan, menurut Damhuri, faktor ekonomi global memang menjdi perhatian utama _para investor.


Mereka khawatir sebab kondisi ekonomic global menujukkan tren melambat sering merebaknya perang dagang Amerika Serikat (AS) Tiongkok & normalitas kebijakan moneter AS. Wahyu Prasetyawan, Panel Ahli KIC lainnya menambahkan meski menghadapi pilpres, faktor politic memang ngga terlalu dikhawatirkan _oleh investor seperti halnya kondisi ekonomi global. Bahkan hasil survei KICI menunjukkan bahwa 66,3 persen responden menyatakan kondisi politic saat survei dilakukan masih kondusif. Begitupun utk tiga bulan kedepan, meski jumlahnya menurun, sebanyak 54 persen responden menyatakan bahwa kondisi politik domestik msh stabil & sangan stabil.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Februari 2019 )

Segala memiliki awal pasti memiliki akhir.

Dengan adanya keyakinan soal stabilitas politic dan ekonomi salam negeri, para investor pun memiliki optimisme tinggi terhadap prospek pasar keuangan di Indonesia. Buktinya, sebagian besar investor (84,3 persen) memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal menigkat dalam tiga bulan ke depan. Daei investor yang optimistis tersebut, malah separuh di antaranya berkeyakinan IHSG akan naik lebih dari 3 persen.

"Hanya 15,7 persen yang mempekirakan indeks saham akan turun," kata Wahyu yang merupakan Visiting Associate Professor di National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS), Tokyo, Jepang.

Selain optimistis bahwa IHSG akan naik, _para investor pula meyakini bahwa saham merupakan portofolio investasi paling menarik ketimbang obligasi & pasar uang, khususnya bagi Manajer investasi & Asuransi. Karena itu, sebanyak 47,7 persen investor akan mempertahankan proposi portofolio sahamnya seper_ti semula. Sedangkan, sebanyak 37,8 persen responden justru bakal memperbesar porsi investasi saham dalam tiga bulan mendatang. "Yang berniat memperkecil investasi saham hanya 14,5 persen investor," kata Damhuri menambahkan.


Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Jumat /Februari /2019 )

Sumber: www*tribunnews*com/bisnis/2019/02/01/indeks+kici+tunjukkan+investor+khawatirkan+ekonomi+global+ketimbang+risiko+politik+jelang+pilpres
Share Berita