Jangan Sembarangan Cium Anak, Kesehatan Mereka Jadi Taruhan
Baca informasi mengenai "Jangan Sembarangan Cium Anak, Kesehatan Mereka Jadi Taruhan-#x83q9t", pada hari Jumat ini, diliput selengkapnya : news.xcoid.com Orangtua mencium anaknya merupakan hal lumrah sebagai bentuk perasaan sayang dan gemas. Rasa lelah dan penat segera hilang sesaat bercanda dngn anak Anda.

& mungkin secara spontan Anda mendaratkan ciuman di pipi anak Anda. Namun, siapa sangka bila orangtua dalam kondisi & berperilaku tertentu ini malah berbahaya bagi si kecil. Yang pertama ialah sakit flu. Sakit flu bisa saja mengenai siapa saja.

Masalahnya, jikalau orangtua yang terkena flu, kadang dapat menjadi sumber penularan pd_ bayi/anak. Bagi sebagian besar orang dewasa, sakit flu ringan dengan gejala batuk pilek sering kali ngga memberikan dampak berarti bagi aktivitas sehari-hari.

Baca: Plus Minus Konsumsi Bawang Putih Bagi Ibu Menyusui

Di sisi lain, orangtua tentu ingin sekali selalu berdekatan dan menciumi anaknya yang lucu dan menggemaskan.

Nah, jikalau kebiasaan menciumi anak ini tak dibatasi ketika sedang flu, tak jarang menyebabkan anak yang masih kecil tertular.

Baca: Adi Saputra, Pemuda yang Mengamuk di Serpong Dijerat Pasal Penadahan

Jangan lupa, penularan penyakit flu adalah melalui percikan ludah/bersin yang terhirup oleh orang lain.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Februari 2019 )

Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak akan menyelesaikan masalah dan mengalah bukan berarti kalah.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Februari 2019 )

Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.

Satu di antr cara mengatasinya sebenarnya ngga sulit, yaitu selama sakit dan berdekatan dngn anak, selalu menggunakan masker utk menutup mulut & hidung, supaya tidak menjadi sumber penularan bagi si kecil. Jadi jika sakit flu, jgn mencium-ciumi anak ya.

Yang kedua ialah perilaku merokok. Tak sedikit papa yang merokok. Nah, masalahnya, biasanya para papa ini setelah pulang bekerja & masih bau rokok, ketika tiba di rumah ingin segera mencium sang buah hati yang lagi lucu-lucunya. Alhasil, udara napas yang dikeluarkan masih mengandung zat dari asap rokok.

Ngga jarang mereka berkelit, "Kan merokoknya di luar dan tidak di depan anak."

Masalahnya, meskipun tidak ada asap yang terlihat, jika masih tercium bau rokok dari napas atau dari pakaian, sudah cukup mmbuat bayi/anak mengalami reaksi hipersensitif terhadap bau tersebut. Buntutnya, tak jarang didapatkan kasus anak sering batuk-batuk ketika berdekatan dengan papanya yang perokok.

Kalau mau menggendong si kecil, pastikan mulut & pakaian Anda ngga bau rokok ya.()

Sekilas berita yang kami sharing, jika suka bantu sharing ya...

Sumber: www*tribunnews*com/lifestyle/2019/02/08/jangan+sembarangan+cium+anak+kesehatan+mereka+jadi+taruhan
Share Berita