Jokowi Unggul Pada 7 Lembaga Survei Ternama, Apa Kata Politikus PDIP
Info berita hari Minggu , Februari mengenai "Jokowi Unggul Pada 7 Lembaga Survei Ternama, Apa Kata Politikus PDIP-#5d2aym" : news.xcoid.com, JAKARTA Mayoritas hasil menunjukkan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin msh unggul dari pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sejumlah lembaga merilis hasil survei elektabilitas capres dalam kontestasi Pilpres 2019. Dari tujuh lembaga survei yang telah mengeluarkan rilisnya, pasangan nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin lebih unggul, dari-pada pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hasil survei ini menurut Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira mencerminkan warga pemilih lebih menyukai & memilih Capres yang sudah terbukti dan punya rekam jejak yang baik.

"Hasil survei ini mencerminkan warga pemilih lebih menyukai, lebih memilih Capres yang mempunyai rekam jejak yang baik, kinerja yang sudah terbukti, kepribadian yang baik & lingkungan keluarga yang tidak KKN," ujar anggota DPR RI ini kepada news.xcoid.com, Miinggu (10/2/2019).

Baca: Survei LSI: Jokowi-Maruf Unggul di Pemilih Muslim, Raup 49,5 Persen Suara

Hasil survei ini pula kata Andreas Pareira, membuktikan bahwa masyarakat masih lebih percaya dengan fakta ketimbang hoaks yang beredar selama ini. "Hoaks yang menyerang Jokowi tak sepenuhnya berpengaruh di warga pemilih yang kritis," tegas Andreas Pareira. Generasi milenial pun yang merupakan bagian pemilih terbanyak imbuh dia, lebih berpihak pd_ pasangan Jokowi-Marsquoruf.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Februari 2019 )

Bukan hanya banyak harta yang membuat orang merasa gembira, saat memberi dengan hati iklas dan rela juga sumber bahagia.

"Kelompok ini kritis & menolak isu-isu negatif, pesimisme yang berkembang selama ini. Sebab mereka menatap fakta-fakta optimisme yang terjadi di bangsa ini," jelas Andreas Pareira.

Survei Populi Center menunjukkan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin masih unggul dari pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Survei menunjukkan, elektabilitas Jokowi-Maruf sebesar 54,1 persen, sementara Prabowo-Sandi 31,0 persen.


Adapun yang tidak menjawab sebesar 14,9 persen. "Hasil ini relatif sama dengan temuan survei pd_ bulan-bulan sebelumnya," kata peneliti Populi Center Dimas Ramadhan saat merilis hasil survei di Jakarta, Kaamis (7/2/2019). Survei sebelumnya yang digelar bulan Desember 2018 menunjukkan elektabilitas Jokowi-Maruf sebesar 52 persen & Prabowo-Sandi 30,7 persen.

Artinya, ngga ada perubahan signifikan elektabilitas kedua paslon pascadebat kandidat pertama pilpres 2019 yang digelar pd_ 17 Januari lalu.


Elektabilitas Jokowi-Maruf naik 2,1 persen, sementara Prabowo-Sandi 0,3 persen. Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan yang hadir sebagai penanggap menilai wajar kalau debat kandidat ngga berpengaruh signifikan pada elektabilitas kedua paslon. Sebab, mayoritas warga sudah lama terpolarisasi & memiliki pilihannya masing-masing. "Jadi mayoritas warga yang menonton debat hanya untuk menunjukkan dukungan ke-pada paslon yang didukungnya, & mencari kesalahan paslon lawan," kata Djayadi.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Februari 2019 )

cermin akan memantulkan apa yang ada di hadapannya, demikian juga hasil perbuatan kita, baik atau buruk itulah yang akan kita terima.

Menurut dia, debat kandidat hanya akan berpengaruh kepada masyarakat yang belum menentukan pilihan serta pemilih mengambang.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Februari 2019 )

Kesempatan terbaik adalah melakukan hal yang baik untuk orang lain.

Namun, biasanya jumlahnya tak banyak.

Berikut daftar hasil survei 7 lembaga, seperti LSI Denny JA, Populi Center, Charta Politika, Indikator Politi, Y-Publika, SMRC & Median yang news.xcoid.com rangkum, Jumat (8/2/2019):

1. LSI Denny JA

Dikutip dari news, Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin berada di angka 54,8 persen. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga hanya mendapat 31,0 persen suara. Selisih yang terbilang ckup tinggi itu dikarenakan masuh ada 14,2 persen responden yang belum memutuskan pilihannya, atau tak memberikan jawaban. Survei LSI Denny JA dilakukan pd_ 18-25 Januari 2019. Adapun responden yang digunakan ada 1.200 & tersebar di 34 provinsi di Indonesia.


Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,8 persen. Dari survei tersebut, Jokowi-Maruf lebih unggul dalam pemilih kalangan org kecil & emak-emak.

2. Populi Center

Dikutip dari news, survei Populi Center dilakukan pd_ 20-27 Januari 2019.

Adapun metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka di 34 provinsi. Hasilnya, Jokowi-Maruf unggul 54,1 persen dibandingkan Prabowo-Sandiaga, di mana pasangan 02 hanya mendapat angka 31,0 persen.


Dari 1.486 responden, 14,9 persen ngga memberikan jawaban. "Hasil ini relatif sama dengan temuan survei pd_ bulan-bulan sebelumnya," kata peneliti Populi Center Dimas Ramadhan saat merilis hasil survei di Jakarta, Kaamis (7/2/2019). Diketahui, pada survei sebelumnya, pada Desember 2018, elektabilitas Jokowi mencapai 52 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga 30,7 persen.

Dari survei terbaru Populi Center, terlihat kedua paslon mengalami peningkatan elektabilitas.

3. Charta Politika

Survei ini dilakukan pd_ 22 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019.

Berdasarkan survei, pasangan Jokowi-Maruf Amin unggul dngn perolehan 53,2 persen suara. Dikutip dari tayangan Kabar Pemilu tvOne, Selasaa (22/1/2019), Prabowo-Sandiaga mendapat 34,1 persen suara. 12,7 persen responden lainnya memilih tidak tahu mesti memilih siapa, atau tidak memberikan jawaban.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Februari 2019 )

cermin akan memantulkan apa yang ada di hadapannya, demikian juga hasil perbuatan kita, baik atau buruk itulah yang akan kita terima.

Berdasarkan rilis dari Charta Politika, survei ini menggunakan sebanyak 2.000 responden yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia, dengan cara wawancara tatap muka lngsg menggunakan kuesioner terstruktur. Survei menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dngn margin of error kurang lebih 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Februari 2019 )

cermin akan memantulkan apa yang ada di hadapannya, demikian juga hasil perbuatan kita, baik atau buruk itulah yang akan kita terima.


4. Indikator Politik

Survei ini dilakukan pada 16-26 Desember 2018.

Berdasarkan survei, elektabilitas Jokowi-Maruf mencapai 54,9 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga elektabilitasnya 34,8 persen. 9,2 persen responden memilih tak tahu atau tidak memberikan jawaban. Kemudian 1,1 persen sisanya memilih utk golput.


Mengutip dari Kompas.com, Direktur Eksekutif Indikator Politic Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres masih bisa berubah. Hal itu mengingat Pilpres 2019 yang masih tersisa tiga bulan lagi. "Kurang lebih pertarungan msh tiga bulan.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Februari 2019 )

Kesempatan terbaik adalah melakukan hal yang baik untuk orang lain.


Selisih 20 persen belum aman buat pasangan Jokowi-Marsquoruf," kata Burhanuddin, sesaat merilis hasil survei di Jakarta, Selasa (8/1/2019). Survei yang digelar pada 16-26 Desember 2018 itu melibatkan sebanyak 1.220 responden di seluruh provinsi. Metode yang digunakan merupakan Multistage Random Sampling dngn wawancara tatap muka oleh pewawancara yang sudah dilatih. Survei ini memiliki margin of error sebesar 2,9 persen, padahal tingkat kepercayaan 95 persen.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Februari 2019 )

Jangan berjalan dimuka bumi dengan penuh kesombongan dan congkak karena sebentar lagi engkau akan masuk kedalam bumi juga.

Dari empat lembaga survei tersebut, elektabilitas Jokowi-Maruf terlihat msh terpaut ckup jauh lantaran berada di atas 50 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya berada di bawah 35 persen.

5. Y-Publica

Survei ini dilakukan pd_ 26 Desember 2018 sehingga 8 Januari 2019.

Dari survei tersebut, Jokowi-Maruf Amin unggul dengan torehan 53,5 persen suara.


Sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapatkan 31,9 persen suara. 14,6 persen responden tercatat belum memutuskan pilihan atau tidak memberikan jawaban. Dikutip dari news, survei ini dilakukan dengan mewawancarai 1.200 responden, yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling (acak bertingkat). Sedangkan margin of error dalam survei ini merupakan 2,98 persen dngn tingkat kepercayaan 95 persen.

6. Survei Median

Survei ini dilakukan pada 6-15 Januari 2019

Hasilnya, Jokowi-Maruf Amin mendapatkan 47,9 persen suara. Sedangkan Prabowo-Sandiaga 38,7 persen suara. Dari keseluruhan responden, ada 13,4 persen yang belum menentukan pilihannya di Pilpres 2019. Survei ini dilakukan pd_ 1.500 responden dngn margin of error sebesar 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden dipilih se_cara random dengan teknik multistage random sampling.


7. Saiful Munjani Research amp Consulting (SMRC)

Survei SMRC paling akhir dilakukan pada 7-14 September 2018.

Dikutip dari laman SMRC, 8 Oktober 2018, survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling, dngn tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun total respondennya ialah 1.220. Diantara 1220 responden, hanya 1074 atau sekitar 88 persenyang memberikan respon se_cara valid. Margin of error survei tersebut sebanyak 3,05 persen.


Dari survei tersebut, pasangan Jokowi-Maruf unggul dngn perolehan 60,4 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga sebesar 29,8 persen.

Kemudian 9,8 persen responden tak memberikan jawaban.()

Dikutip dari tayangan Kabar Pemilu tvOne, Selasa (22/1/2019), Prabowo-Sandiaga mendapat 34,1 persen suara. 12,7 persen responden lainnya memilih tidak tahu harus memilih siapa, atau tidak memberikan jawaban.


Berdasarkan rilis dari Charta Politika, survei ini menggunakan sebanyak 2.000 responden yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia, dngn cara wawancara tatap muka lngsg menggunakan kuesioner terstruktur. Survei menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dngn margin of error kurang lebih 2,19 persen pd_ tingkat kepercayaan 95 persen.

4. Indikator Politik

Survei ini dilakukan pd_ 16-26 Desember 2018.

Berdasarkan survei, elektabilitas Jokowi-Maruf mencapai 54,9 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga elektabilitasnya 34,8 persen.


9,2 persen responden memilih tidak tahu atau ngga memberikan jawaban. Kemudian 1,1 persen sisanya memilih utk golput. Mengutip dari Kompas.com, Direktur Eksekutif Indikator Politic Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres masih bisa berubah. Hal itu mengingat Pilpres 2019 yang masih tersisa tiga bulan lagi.

"Kurang lebih pertarungan masih tiga bulan. Selisih 20 persen belum aman buat pasangan Jokowi-Marsquoruf," kata Burhanuddin, saat merilis hasil survei di Jakarta, Selasa (8/1/2019). Survei yang digelar pada 16-26 Desember 2018 itu melibatkan sebanyak 1.220 responden di seluruh provinsi. Metode yang digunakan ialah Multistage Random Sampling dngn wawancara tatap muka oleh pewawancara yang sudah dilatih.

Survei ini memiliki margin of error sebesar 2,9 persen, walaupun tingkat kepercayaan 95 persen. Dari empat lembaga survei tersebut, elektabilitas Jokowi-Maruf terlihat msh terpaut ckup jauh lantaran berada di atas 50 persen.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Februari 2019 )

Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang atau belum dikerjakan oleh orang lain. tetapi perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh diri sendiri.

Sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya berada di bawah 35 persen.

5. Y-Publica

Survei ini dilakukan pada 26 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019.

Dari survei tersebut, Jokowi-Maruf Amin unggul dngn torehan 53,5 persen suara.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Februari 2019 )

Kehidupan akan membawa seseorang pada jalan yang dipilihnya. Pilihan yang tepat takkan pernah mendatangkan penyesalan.

Sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat 31,9 persen suara. 14,6 persen responden tercatat belum memutuskan pilihan atau tak memberikan jawaban.

Dikutip dari news, survei ini dilakukan dngn mewawancarai 1.200 responden, yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling (acak bertingkat). Sedangkan margin of error dalam survei ini merupakan 2,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

6. Survei Median

Survei ini dilakukan pada 6-15 Januari 2019

Hasilnya, Jokowi-Maruf Amin memperoleh 47,9 persen suara. Sedangkan Prabowo-Sandiaga 38,7 persen suara.


Dari keseluruhan responden, _ada 13,4 persen yang belum menentukan pilihannya di Pilpres 2019. Survei ini dilakukan pd_ 1.500 responden dngn margin of error sebesar 2,5 persen & tingkat kepercayaan 95 persen. Responden dipilih se_cara random dngn teknik multistage random sampling.

7. Saiful Munjani Research amp Consulting (SMRC)

Survei SMRC paling akhir dilakukan pada 7-14 September 2018.

Dikutip dari laman SMRC, 8 Oktober 2018, survei tsb menggunakan metode multistage random sampling, dngn tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun total respondennya adalah 1.220.


Diantara 1220 responden, hanya 1074 atau sekitar 88 persenyang memberikan respon secara valid. Margin of error survei tersebut sebanyak 3,05 persen. Dari survei tersebut, pasangan Jokowi-Maruf unggul dngn perolehan 60,4 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga sebesar 29,8 persen.

Kemudian 9,8 persen responden tidak memberikan jawaban.()

Mengutip dari Kompas.com, Direktur Eksekutif Indikator Politic Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres msh bisa berubah. Hal itu mengingat Pilpres 2019 yang masih tersisa tiga bulan lagi. "Kurang lebih pertarungan masih tiga bulan. Selisih 20 persen belum aman buat pasangan Jokowi-Marsquoruf," kata Burhanuddin, sesaat merilis hasil survei di Jakarta, Selasa (8/1/2019).


Survei yang digelar pada 16-26 Desember 2018 itu melibatkan sebanyak 1.220 responden di seluruh provinsi.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Februari 2019 )

Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang atau belum dikerjakan oleh orang lain. tetapi perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh diri sendiri.

Metode yang digunakan adalah Multistage Random Sampling dngn wawancara tatap muka oleh pewawancara yang sudah dilatih. Survei ini memiliki margin of error sebesar 2,9 persen, padahal tingkat kepercayaan 95 persen.

Dari empat lembaga survei tersebut, elektabilitas Jokowi-Maruf terlihat msh terpaut ckup jauh lantaran berada di atas 50 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya berada di bawah 35 persen.

5. Y-Publica

Survei ini dilakukan pd_ 26 Desember 2018 sehingga 8 Januari 2019.

Dari survei tersebut, Jokowi-Maruf Amin unggul dngn torehan 53,5 persen suara. Sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat 31,9 persen suara.


14,6 persen responden tercatat belum memutuskan pilihan atau ngga memberikan jawaban. Dikutip dari news, survei ini dilakukan dengan mewawancarai 1.200 responden, yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling (acak bertingkat). Sedangkan margin of error dalam survei ini ialah 2,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

6. Survei Median

Survei ini dilakukan pada 6-15 Januari 2019

Hasilnya, Jokowi-Maruf Amin mendapat 47,9 persen suara.


Sedangkan Prabowo-Sandiaga 38,7 persen suara. Dari keseluruhan responden, _ada 13,4 persen yang belum menentukan pilihannya di Pilpres 2019. Survei ini dilakukan pd_ 1.500 responden dngn margin of error sebesar 2,5 persen & tingkat kepercayaan 95 persen. Responden dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling.

7. Saiful Munjani Research amp Consulting (SMRC)

Survei SMRC paling akhir dilakukan pada 7-14 September 2018.

Dikutip dari laman SMRC, 8 Oktober 2018, survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling, dngn tingkat kepercayaan 95 persen.


Adapun total respondennya ialah 1.220. Diantara 1220 responden, hanya 1074 atau sekitar 88 persenyang memberikan respon se_cara valid. Margin of error survei tersebut sebanyak 3,05 persen. Dari survei tersebut, pasangan Jokowi-Maruf unggul dngn perolehan 60,4 persen.

Sedangkan Prabowo-Sandiaga sebesar 29,8 persen.

Kemudian 9,8 persen responden tidak memberikan jawaban.()

Dari survei tersebut, Jokowi-Maruf Amin unggul dngn torehan 53,5 persen suara. Sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapatkan 31,9 persen suara. 14,6 persen responden tercatat belum memutuskan pilihan atau tak memberikan jawaban.


Dikutip dari news, survei ini dilakukan dengan mewawancarai 1.200 responden, yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling (acak bertingkat). Sedangkan margin of error dalam survei ini merupakan 2,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

6. Survei Median

Survei ini dilakukan pd_ 6-15 Januari 2019

Hasilnya, Jokowi-Maruf Amin memperoleh 47,9 persen suara. Sedangkan Prabowo-Sandiaga 38,7 persen suara.


Dari keseluruhan responden, _ada 13,4 persen yang belum menentukan pilihannya di Pilpres 2019. Survei ini dilakukan pd_ 1.500 responden dengan margin of error sebesar 2,5 persen & tingkat kepercayaan 95 persen. Responden dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling.

7. Saiful Munjani Research amp Consulting (SMRC)

Survei SMRC paling akhir dilakukan pd_ 7-14 September 2018.

Dikutip dari laman SMRC, 8 Oktober 2018, survei tsb menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun total respondennya adalah 1.220.


Diantara 1220 responden, hanya 1074 atau sekitar 88 persenyang memberikan respon se_cara valid. Margin of error survei tersebut sebanyak 3,05 persen. Dari survei tersebut, pasangan Jokowi-Maruf unggul dngn perolehan 60,4 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga sebesar 29,8 persen.

Kemudian 9,8 persen responden tidak memberikan jawaban.()

Survei ini dilakukan pada 1.500 responden dngn margin of error sebesar 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden dipilih se_cara random dngn teknik multistage random sampling.

7. Saiful Munjani Research amp Consulting (SMRC)

Survei SMRC paling akhir dilakukan pada 7-14 September 2018.

Dikutip dari laman SMRC, 8 Oktober 2018, survei tsb menggunakan metode multistage random sampling, dngn tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun total respondennya adalah 1.220.


Diantara 1220 responden, hanya 1074 atau sekitar 88 persenyang memberikan respon se_cara valid. Margin of error survei tersebut sebanyak 3,05 persen. Dari survei tersebut, pasangan Jokowi-Maruf unggul dngn perolehan 60,4 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga sebesar 29,8 persen.

Kemudian 9,8 persen responden tidak memberikan jawaban.()

Kemudian 9,8 persen responden tak memberikan jawaban.()

Demikian informasi mengenai "Jokowi Unggul Pada 7 Lembaga Survei Ternama, Apa Kata Politikus PDIP-#5d2aym", info kata kunci berita ini (Minggu /Februari ) : ( jokowi,unggul,pada,7,lembaga,survei,ternama,,apa,kata,politikus,pdip, responden, dilakukan, jokowi-maruf, sedangkan )

Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2019/02/10/jokowi+unggul+pada+7+lembaga+survei+ternama+apa+kata+politikus+pdip
Share Berita