KPK Terima Pengembalian Uang Rp 1,7 M Terkait Dugaan Suap Proyek Air Minum
Berita pada hari Selasa ,Februari mengenai "KPK Terima Pengembalian Uang Rp 1,7 M Terkait Dugaan Suap Proyek Air Minum-#6wlg9c",yuk ikuti beritanya :

Penyidik KPK menunjukkan barang bukiti uang OTT Bupati Mesuji Khamami senilai Rp 1,2 M di gedung KPK, Jakarta, Kaamis (24/1). KPK menetapkan 5 tersangka terkait fee suap proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji.

(merdeka.com/Dwi Narwoko)news.xcoid.com, Jkrta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima pengembalian uang senilai Rp 1,7 miliar dari tiga pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), milik Kementerian PUPR. Uang tsb diduga terkait kasus suap dalam proyek itu. "Penyidik mendapat tambahan pengembalian uang dari 3 org PPK proyek SPAM di Kementerian PUPR sejumlah Rp 1,7 miliar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (11/2/2019). Dia mengiyakan belum menerima information terkait nama tiga org tersebut.

Saat ini tercatat, usai 16 orang yang mengembalikan uang suap kasus suap proyek penyediaan air minum, kepada KPK. Total dana dikembalikan mencapai Rp 4,7 milar. "Jumlah tsb dari total 16 orang PPK, selengkapnya di persidangan," tutur Febri. KPK telah menetapkan delapan org sebagai tersangka dalam kasus suap proyek air minum ini.

Empat di antaranya sebagai pihak pemberi yakni Direktur Utama PT Wijaya Kesuma Emindo (WKE), Budi Suharto Direktur PT WKE, Lily Sundarsih Direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP), Irene Irma Direktur PT TSP, Yuliana Enganita Dibyo. Kemudian sebagai pihak penerima, Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung, Anggiat Partunggul Nahot Simaremare PPK SPAM Katulampa, Meina Woro Kusrinah Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat, Teuku Moch Nazar & PPK SPAM Toba I, Donny Sofyan Arifin.

2 dari 3 halaman20 Proyek Air Minum Terindikasi Suap

Ilustrasi Photo Berkas atau Dokumen.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Februari 2019 )

Ke mana pikiran di arahkan, kesanalah kondisi hidup seseorang.


(iStockphoto)Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan suap proyek pembangunan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR. Pada proses penyidikannya, lembaga antirasuah mengidentifikasi, 20 proyek air minum diduga menjdi bancakan _para pejabat. "Sampai saat ini telah teridentifikasi setidaknya ada 20 proyek di Kementerian PUPR yang diduga juga ada praktik suap di sana," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Seniin (21/1/2019). Dia mengatakan, dari 20 proyek air minum di Kementerian PUPR yang terindikasi adanya praktik rasuah itu dikerjakan _oleh PT TSP dan PT WKE.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Februari 2019 )

Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.

Menurut dia, pihak lembaga antirasuah bakal menelisik 20 proyek tersebut. "Kami akan identifikasi lebih lanjut informasi-informasi tsb dalam proses penyidikan ini," kata Febri. Dalam menelisik dugaan tersebut, tim penyidik usai memeriksa lima org pada, Seniin 21 Januari 2018. Mereka merupakan mantan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danny Sutjiono, Direktur PSPAM Ditjen Cipta Karya Agus Ahyar, mantan Kasatker SPAM Tempang Bandaso, Direktur Operasional PDAM Donggala Rizal & seorang pihak swasta bernama Columbanus Priaardanto alias Danto.

"KPK mendalami pengetahuan saksi-saksi terkait proyek-proyek yang dilaksanakan _oleh PT WKE dan PT TSP di Kementerian PUPR dan dugaan aliran dana dari pihak swasta ke pejabat Kementerian PUPR," kata Febri.

3 dari 3 halamanSaksikan Video Pilihan di Bawah Ini:
'
Menurut KPK, operasi tangkap tangan tsb terkait adanya dugaan suap proyek penyediaan air minum di sejumlah daerah.

Terus baca berita di hari Selasa ini banyak berita yang akan kami update lagi!! semoga menambah wawasan anda

Sumber: s://www*liputan6*com/news/read/3892699/kpk+terima+pengembalian+uang+rp+17+m+terkait+dugaan+suap+proyek+air+minum
Share Berita