Lontarkan Pernyataan Jangan Pakai Jalan Tol Jikalau Tak Dukung Jokowi, Mendagri Panggil Walkot Semarang
12 Februari 2019, sudah tahu informasi mengenai "Lontarkan Pernyataan Jangan Pakai Jalan Tol Jikalau Tak Dukung Jokowi, Mendagri Panggil Walkot Semarang-#yk7txv", kalau belum ayuk baca selengkapnya : news.xcoid.com, JAKARTA Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengakui sudah memanggil Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk mengklarifikasi pernyataannya terkait penggunaan jalan tol. Sebelumnya, Hendrar meminta warga untuk tak menggunakan jalan tol, jika tidak mendukung pasangan Joko Widodo-Maruf Amin.

Kemendagri, kata Tjahjo, mengkonfirmasi status kehadiran Hendrar sesaat ia mengeluarkan pernyataannya di sebuah acara. Menurut Tjahjo, Hendrar mengaku sudah cuti sesaat menghadiri acara tersebut. "Sudah aku panggil, saat itu aku tanya, ia (Hendrar) jawab, aku datang pula ada izin kepada panwas, cuti dia," kata Tjahjo saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019). "Jadi pada saat dia ngomong sebagai ketua partai (Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI-P Kot'a Semarang)," sambungnya.

Setelah itu, Kemendagri menyerahkan kasus tersebut kepada panwas utk meneliti lebih lanjut. Jikalau ditemukan indikasi pelanggaran terkait kampanye, kata Tjahjo, panwas yang akan memproses. "Nanti kami serahkan ke-pada panwas kalau memang ia dianggap salah, panwas akan memproses," tuturnya. Pernyataan Wali Kota Semarang

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta masyarakat untuk tidak menggunakan jalan tol bila tidak mendukung pasangan Joko Widodo-Maaruf Amin di Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Hadi sesaat menghadiri silaturahim Jokowi dngn paguyuban pengusaha di Jawa Tengah di Semarang Town Square, Semarang, Sa-btu (2/2/2019).


Hendrar hadir sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI-P Kot'a Semarang. Sebelum kehadiran Jokowi, dia naik ke atas panggung dan menyapa para pengusaha yang hadir. "Di sini ada yang pernah lewat tol?"
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Februari 2019 )

Ke mana pikiran di arahkan, kesanalah kondisi hidup seseorang.


Tanya dia. Dia lalu bertanya tentang berapa lama jarak tempuh dari Semarang ke Jakarta. Sebagian pengusaha yang hadir menjawab 5 jam. Lalu, ia juga bertanya tentang jarak tempuh Semarang ke Surabaya bila lewat tol.

Sejumlah pengusaha yang hadir menjawab 3 jam. Ia pun menegaskan bahwa keberadaan jalan tol sebagai sarana memudahkan transportasi ini disebabkan krn kerja keras Jokowi selama empat tahun terakhir.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Februari 2019 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

Karena itu, menurut dia, masyarakat yang tidak mendukung Jokowi tidak boleh memakai tol yang telah dibangun pemerintah.

"Disampaikan ke Saudaranya di luar sana. Kalau tidak mau dukung Jokowi, jgn pakai jalan tol," kata Hendrar.

Laporan: Devina Halim

Artikel ini tayang sebelumnya di Kompas.com dengan judul: Soal Larangan Pakai Jalan Tol bila Tak Dukung Jokowi, Mendagri Panggil Wali Kota Semarang

Demikiannlah berita hari Selasa mengenai ( Lontarkan Pernyataan Jangan Pakai Jalan Tol Jikalau Tak Dukung Jokowi, Mendagri Panggil Walkot Semarang-#yk7txv ), info pencarian terkait berita ini, lontarkan,pernyataan,jangan,pakai,jalan,tol,jikalau,tak,dukung,jokowi,,mendagri,panggil,walkot,semarang, hendrar

Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2019/02/12/lontarkan+pernyataan+jangan+pakai+jalan+tol+jika+tak+dukung+jokowi+mendagri+panggil+walkot+semarang
Share Berita