Merdi Sihombing Bakal Bawakan Karya Sustainable Fashionnya Di London Atas Undangan ILFWDA
Hari Rabu bulan Maret ,ini mengenai "Merdi Sihombing Bakal Bawakan Karya Sustainable Fashionnya Di London Atas Undangan ILFWDA-#spndoz" silahkan lanjut baca beritanya : news.xcoid.com, JAKARTA Fashion yang ramah lingkungan (eco-fashion) dan fashion terbarukan (sustainable fashion) beberapa tahun belakangan menjdi perhatian dunia, termasuk Indonesia. Terlebih ketika Ellen MacArthur Foundation melansir data yang menyatakan polusi yang dihasilkan dari industri fashion sama dengan polusi yang dihasilkan oleh batubara, migas bahkan petrokimia.

Dalam data laporan yang dilansir pada 2017 lalu itu, MacArthur menyatakan setiap detik terdapat 1 truk limbah tekstil yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau dibakar. Kerugian setiap tahun diperkirakan mencapai USD 500 Milyar dari pakaian yang jarang dipakai atau ngga pernah didaur ulang.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Maret 2019 )

Anda akan menjadi orang yang tersisihkan jika tidak siap menghadapi perubahan.

Pada tahun 2050, industri fashion bahkan diperkirakan bakal menggunakan 25 dari bujet karbon dunia apabila tidak ada seorang pun yang melakukan aksi perubahan.

Data tsb juga memaparkan mengenai fakta pahit bahwa industri fashion telah melakukan pencemaran yang masif, yakni membuang satu juta ton mikrofiber per tahun ke laut, yang setara dengan 50 trilyun botol plastik. Fakta di lapangan menunjukkan mikrofiber hampir mustahil utk dibersihkan & suatu sesaat akan masuk ke dalam rantai makanan yang dikonsumsi manusia. Merdi Sihombing menyikapi isu ini dngn melakukan berbagai aksi nyata utk melakukan re-thinking fashion, sebuah gerakan yang sejak 2018 la_lu marak dilakukan pegiat fashion dunia. Sepanjang 2018, Merdi melakukan community development di Alor, Rote Ndao, Banyuwangi & Lombok utk mengajarkan berbagai teknik yang menerapkan konsep sustainable fashion, seperti penggunaan pewarna alam, benang organik, maupun pengelolaan limbah tekstil.



Salah satu karya Merdi Sihombing tengah di tampilkan

Merdi pula menggagas Eco-Fashion Week Iindonesia 2018 yang digelar di Gedung STOVIA, Jakarta, dan menjadi pembicara di berbagai event yang mengusung prinsip sustainable lifestyle.


Mengawali 2019, tepatnya di pertengahan Februari Merdi diundang utk membawakan karya sustainable fashionnya di London yang diprakarsai oleh Independent London Fashion Week Designers Association (ILFWDA). Limabelas koleksi AW 2019 terbarunya dipergelarkan bersama karya-karya Jeff Garner & tujuh desainer sustainable fashion independen dari mancanegara. Jeff Garner merupakan desainer dari Amerika Serikat yang memenangi penghargaan 2018 Eluxe Award. "Keikutsertaan saya di ILFWDA ini direkomendasikan _oleh Jeff Garner yang karya-karya sustainable fashionnya sudah dikenal dunia melalui brand Prophetik.

Koleksi saya kali ini pula mendapatkan dukungan dari Lenzing Indonesia PT South Pacific Viscose, produsen benang ramah lingkungan, yakni Lyocell A 100 yang kemudian diberikan pewarna alam sebelum ditenun menjdi kain-kain indah oleh perempuan-perempuan penenun di berbagai pelosok terpencil di Iindonesia " urai Merdi Sihombing seusai show-nya yang berlangsung di Beach Blanket Babylon, Notting Hill, pekan lalu.

Tema "Sirat" diangkat Merdi Sihombing sebagai sajian utamanya. Sirat adalah produk anyaman benang yang dikerjakan dngn teknik table weaving. Helai demi helai sirat yang berbentuk seperti pita itu dijahit menjdi satu, sehingga membentuk gaun panjang, jumpsuit maupun longcoat yang diberi aksentuasi manik metal spike. "Sirat biasanya digunakan sebagai hiasan kepala saat ritual adat.


Bentuknya menyerupai pita sepanjang 1 meter dngn lebar 5-7 cm.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Maret 2019 )

Aku tak berharap kesempurnaanmu.. Kerana aku ingin melengkapinya dengan kekuranganku...

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Maret 2019 )

Menyandari kekurangan diri lebih baik, daripada mengada-ngadakan apa yang tidak di miliki.

Sirat biasanya terdiri atas tiga warna yang melambangkan dunia dngn komposisi warna putih di atas, merah di tengah & hitam di bawah.

Motif ini disebut dngn istilah Sacred Geometry," jelas Merdi. Merdi juga menyuguhkan koleksi klasik tenun ikat Hitam Putih, & sejumlah koleksi dari kain yang diproduksi di Umapura Alor, sebuah atol kecil di Pulau Ternate. "Umapura Alor yang merupakan pulau terluar di Iindonesia bagian utara. Tahun lalu saya melakukan community development di pulau yang hanya punya satu sumber mata air bersih itu.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Maret 2019 )

Kenangan tetap ada tapi jangan terfokus disana. Hidup lo bukan untuk kenangan tapi buat masa depan. Tetap semangat!.

Hutan-hutan di sana masih dijaga ketat _oleh masyarakat, krn dari hutan itulah mereka mendapat perwarna alam. Tanaman kolam susu menghasilkan warna hijau, indigo untuk warna biru, atau akar mengkudu untuk warna merah. Saya juga menggunakan limbah limbah rebusan cumi-cumi & teripang sebagai alternatif perwarna alam dalam koleksi ini."

Asia untuk Gerakan Sustainable Fashion

Selang seminggu dari London, karya-karya Merdi kembali ditampilkan di TRESemmeacute Bangladesh Fashion Week.


Sekitar 300 penonton yang memadati venue, tidak hanya disuguhi 17 koleksi terbaru, tergolong 2 koleksi utk pria, tapi juga kebagian bonus mendengarkan lagu "Apa Slh dan Dosaku" yang langsung dilantunkan _oleh Merdi Sihombing utk mengiringi langkah para model di catwalk. Tembang lawas ciptaan Bartje van Houten itu melahirkan suasana enerjik melalui irama jazz disco & sentuhan musik Gondang khas Batak, tanah kelahiran Merdi Sihombing. "Maheen Khan, presiden dari Fashion Desain Council of Bangladesh mengundang saya mewakili Indonesia karena menilai Iindonesia dan Bangladesh mempunyai kesamaan dalam menanggapi isu sustainable fashion," kata Merdi sudah show yang diadakan di International Convention Centre, Basundhara, Dhaka. Sambutan hangat untuk karya Merdi Sihombing ini mendapat apresiasi yang tinggi dari Duta Besar Iindonesia untuk Bangladesh dan Nepal, Rina P.

Soemarno melalui keterangan resmi KBRI Dhaka. Masyarakat Bangladesh menurut Dubes Rina P. Soemarno sangat mengapresiasi kerajinan asli buatan tangan, sehingga tenun dan batik berpeluang besar untuk disukai masyarakat Bangladesh. Upaya Merdi Sihombing untuk mendorong fashion diplomacy yang mengedepankan sustainable fashion berlanjut di Jakarta melalui diskusi interaktif bertajuk "Saving Our Ocean: Re-thinking Our Lifestyle".

Diskusi berlangsung interaktif bersama dngn beberapa pelaku industri yang mengedepankan inisiatif dan produk ramah lingkungan seper_ti Hannah Nur Auliana dari Waste4Change & Finalis Next Top Model Valerie & Veronika.

"Diskusi saat ini adalah langkah awal bagi Iindonesia untuk lebih menunjukkan kepedulian & ikut serta dalam gerakan sustainable fashion yang kini sedang berlangsung di seluruh dunia. Kita harus lebih proaktif sebab pada dasarnya nenek moyang kita usai mewariskan teknik-teknik pembuatan kain yang sangat ramah lingkungan," kata Merdi dngn bersemangat. Merdi juga berharap diskusi & event serupa ini dpat menelurkan lebih banyak talenta-talenta muda di dunia fashion yang bersama-sama dpat melanjutkan pekerjaan besar yang telah digelutinya selama 15 tahun. Bersama tim, Merdi kini tengah menyiapkan sejumlah aktivitas yang akan terus mendorong dan menyuarakan prinsip sustainable fashion di Indonesia dan dunia.


"Sudah saatnya bagi siapapun dari lintas generasi utk merumuskan & menerapkan sistem kerja yang cerdas & tepat utk membenahi sistem fashion istilahnya fixing fashion system untuk meluruskan praktik-praktik yang salah dalam dunia fashion.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Maret 2019 )

Jangan pernah berputus ada jika menghadapi kesulitan, karena setiap tetes air hujan yang jernih berasal daripada awan yang gelap.

Saya optimis kita akan mampu melakukannya bersama-sama."

Tentang Merdi Sihombing
Midian Sefnat Sihombing Hutasoit yang lebih dikenal sebagai Merdi Sihombing identik dengan desainer yang mengolah kain tenun nusantara. Lewat karyanya, tenun nusantara memperoleh tempat terhormat di Indonesia.


Merdi pula dikenal tekun memperkenalkan Ulos, tergolong mengolah motif baru dan menggunakan pewarna alam dalam karya-karyanya. Selama 15 thn berkarya, Merdi telah aktif melakukan community development di berbagai lokasi di Iindonesia dalam mengembangkan tekstil nusantara. Merdi pernh mencatat rekor MURI atas penemuan teknik tenun dengan pewarna alam. Proyek pengembangan ulos bekerja sama dngn Austria mmbuat karyanya menjdi satu-satunya karya anak bangsa yang dipamerkan di Museum Swarovskl Austria.

( info meta data berita ini, merdi,sihombing,bakal,bawakan,karya,sustainable,fashionnya,di,london,atas,undangan,ilfwda, fashion, melakukan, koleksi )

Sumber: www*tribunnews*com/lifestyle/2019/03/12/merdi+sihombing+bakal+bawakan+rarya+sustainable+fashionnya+di+london+atas+undangan+ilfwda
Share Berita