Pembangunan Infrastruktur Dinilai Rusmin Belum Berdampak Signifikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Baca informasi mengenai "Pembangunan Infrastruktur Dinilai Rusmin Belum Berdampak Signifikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi-#ahqtza", pada hari Rabu ini, diliput selengkapnya : news.xcoid.com, JKRTA Walau disambut positif banyak pihak, pembangunan infrastruktur yang dicanangkan pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dinilai belum berdampak signifikan terhadap perkembangan ekonomic bangsa. Hal tsb disampaikan _oleh Ketua Presidium Barisan Pemeriksa Kondisi Proyek, Rusmin Effendy.

Pembangunan sejumlah infrastruktur selama empat tahun belakangan menurutnya belum berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama sektor industri manufaktur. Memang diakuinya, Iindonesia tertinggal dalam ketersediaan infrastruktur dengan negara lain. Alasan tersebut turut berimbas pada perkembangan ekonomic yang sulit tumbuh signifikan.

Baca: Makan Pedas Sebelum Tidur Rupanya Bisa Mengundang Dream(mimpi) Buruk

"Ada 245 proyek strategis nasional, start dari jalan tol, bandar udara, pelabuhan, bendungan, hingga proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Maret 2019 )

Tiap-tiap tempat ada kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.


Total dana yang dibutuhkan besar & sebagian diambil dari APBN," ungkapnya dalam Diskusi Publik Bertema Anomali Proyek Infrastruktur Pemerintah di Menteng, Jkrta Pusat pada Selasa (12/3/2019). Namun, lanjutnya, anomali muncul kemudian empat tahun festival proyek berjalan. Ekonomi disebutkannya ngga tumbuh signifikan, yakni sekitar lima persen. Industri manufaktur yang kerap menjdi kontributor terbesar perekonomian Indonesia katanya justru melesu.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Maret 2019 )

Aku tak berharap kesempurnaanmu.. Kerana aku ingin melengkapinya dengan kekuranganku...

Melesunya iklim investasi tersebut pun berimbas pd_ sumbangan industri manufaktur ke-pada PDB turun dari semula sebesar 20,25 persen pada Kuartal II thn 2016 menjdi sebesar 19,93 persen pd_ Kuartal III thn 2017. "Beberapa target Pemerintah meleset. Pembangunan bendungan yang digadang-gadang Pemerintah hanya selesai bbrp saja," katanya.

Mendorong ekonomi

Di tempat terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Naustion pun mengungkapkan alasan di balik mahalnya program pembangunan infrastruktur.


Menurut Darmin gencarnya pembangunan infrastruktur memang diperlukan untuk mendorong ekonomi. Sebab, dngn adanya infrastruktur oleh sebab itu akan _ada kegiatan ekonomic seperti pembangunan industri. "Membangun infrastruktur merupakan fondasi membangun industri dan kegaiatan ekonomi yang lain," kata Darmin dalam rakernas Kementerian Perdagangan di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Berita ini telah tayang di Warta Kota dengan judul: Anomali Proyek Infrastruktur Pemerintahan Presiden Joko Widodo Jadi Sorotan BPKP


Demikiannlah berita hari Rabu mengenai ( Pembangunan Infrastruktur Dinilai Rusmin Belum Berdampak Signifikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi-#ahqtza ), info pencarian terkait berita ini, pembangunan,infrastruktur,dinilai,rusmin,belum,berdampak,signifikan,terhadap,pertumbuhan,ekonomi, industri, manufaktur, anomali, ekonomic, pemerintah

Sumber: www*tribunnews*com/bisnis/2019/03/12/pembangunan+infrastruktur+dinilai+rusmin+belum+berdampak+signifikan+terhadap+pertumbuhan+ekonomi
Share Berita