Terlibat Praktik Jual Beli Minyak Ilegal, Bripka Teguh Winarno Divonis 1,5 Tahun Penjara
Baca informasi mengenai "Terlibat Praktik Jual Beli Minyak Ilegal, Bripka Teguh Winarno Divonis 1,5 Tahun Penjara-#juwvoq", pada hari Jumat ini, diliput selengkapnya : news.xcoid.com, SEMARANG Majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang memvonis 1,5 thn penjara terhadap anggota Polda Jateng, Bripka Teguh Winarno, Kaamis (14/3/2019). Teguh dinyatakan bersalah atas praktik jual beli minyak ilegal.

Selain penjara 1,5 tahun, majelis hakim pula menjatuhkan denda sebesar Rp 10 juta subsidaer satu bulan penjara.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , Maret 2019 )

Akan tiba saatnya kita akan berhenti mencintai seseorang bukan karena seseorang itu berhenti mencintai kita melainkan kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Menanggapi vonis tersebut, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja mengatakan pihaknya sudah menyiapkan prosedur sidang kode etik terhadap anggota Polda Jateng yang dinyatakan bersalah di depan pengadilan. Namun prosedur internal Polri tsb baru bisa dijalankan apabila perkara hukum yang dijalani Teguh sudah dinyatakan inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

"Kalau usai inkrah proses pidananya oleh sebab itu Polda bakal melakukan proses sidang kode etik atau disiplin atas perbuatan anggota yang bersangkutan," kata Agus, Kaamis (14/3/2019) malam. Ditanya terkait sanksi yang menanti Bripka Teguh, Agus menyebut pihaknya bakal memberikan sanksi tegas. "Yang pasti akan ada sanksi apabila dinyatakan terbukti bersalah. _ada sanksi disiplin atau kode etik yang nanti bakal dilakukan," katanya.

Agus menuturkan, pihaknya tetap menanti status perkara Bripka Teguh inkrah sebelum melakukan sidang disiplin atau kode etik. "Tetap menunggu inkrah (sidang) pidananya," katanya. Sementara itu beberapa waktu lalu, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menegaskan apabila di dalam persidangan anggotanya dinyatakan terbukti bersalah oleh sebab itu dia tidak akan segan melakukan tindakan tegas. Tindakan tegas yang dimaksud adalah pemberhentian tak dengan hormat (PTDH) atau pemecatan.

Sanksi tegas ini, kata Condro, adalah komitmen Polri utk reformasi & bersih bersih internal. "Ini komitmen Polri. Upaya kami bersih bersih dari dalam," tutur Condro. Sekilas berita yang kami sharing, jika suka bantu sharing ya...

Sumber: www*tribunnews*com/regional/2019/03/15/terlibat+praktik+jual+beli+minyak+ilegal+bripka+teguh+winarno+divonis+15+tahun+penjara
Share Berita