Petani Terus Berproduksi, Bantu Dengan Stabilisasi Harga
Info mengenai "Petani Terus Berproduksi, Bantu Dengan Stabilisasi Harga-#zacv7m", selengkapnya silahkan baca-baca beritanya : news.xcoid.com, MAKASSAR Merupakan tugas Perum Bulog membuat harga gabah atau beras menjadi stabil. Demikian ditegaskan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyusul perkembangan harga gabah yang mengalami penurunan pd_ beberapa wilayah di tanah air.

"Jika harga beras atau gabah di tingkat petani turun, Bulog membeli dari petani sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Sebaliknya, ketika harga beras naik, Bulog melakukan operasi pasar. Caranya, menjual stok yang dimiliki Bulog kepada masyarakat sesuai dngn harga acuan, " ungkap JK yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Bulog, dalam silaturahmi kebangsaan di Kot'a Makassar, Minggu (31/3/2019) kemarin. JK menambahkan, menjaga stabilitas harga beras sangat penting, mengingat sebagian besar pengeluaran rutin masyarakat untuk belanja makanan.

"Sebanyak 60 persen (pengeluaran, Red) utk makan.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , April 2019 )

Kenangan tetap ada tapi jangan terfokus disana. Hidup lo bukan untuk kenangan tapi buat masa depan. Tetap semangat!.

Sebab itulah, ongkos hidupnya akan naik. Sebaliknya, harga beras atau gabah tidak bisa begitu saja diturunkan.

Sebab, jika harga beras atau gabah diturunkan, bakal timbul masalah di kalangan petani. Di situlah fungsi Bulog (Badan Urusan Logistik, Red)," tambah JK.

Baca: _para Petani Antusias Bulog Berkomitmen Beli Gabah Mereka

Perhatian terhadap kesejahteraan petani kembali mengemuka, menyusul laporan BPS terkini yang menyebut harga gabah kering panen pd_ periode Maret 2019 turun, dan menyebabkan harga beras di penggilingan mengalami penurunan harga. Imbasnya Nilai Tukar Petani turun, lantaran kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih rendah dibandingkan dengan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang di konsumsi rumah tangga. Ketua Umum Pengurus Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siraj mengamini apa yang disampaikan JK.


Menurutnya pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) usai melaksanakan fungsinya memompa angka produksi hasil pertanian. "Kalau usai jadi beras setelah diangkut ke pasar, sudah bukan ranahnya Kementerian Pertanian. Apalagi soal harga," ucap Said Aqil saat berbicara di Rakernas & Konsolidasi Tani Nelayan Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PBNU Se-Indonesia di Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Senin (1/4). Namun begitu kesejahteraan petani tetaplah bagian dari tanggung jawab Kementan.

Sehingga Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman ngga tinggal diam. Menyikapi anjloknya harga gabah, Amran menyerukan larangan transaksi gabah yang tidak sesuai dengan keputusan presiden (keppres).

"Pada regulasi tersebut, harga terendah gabah merupakan Rp 4.070 per kg," kata Amran.

Bulog Fokus Serap Gabah Petani

Sementara itu, Kepala Bagian Humas & Kelembagaan Bulog Firmansyah mengatakan, tahun ini Bulog menargetkan menyerap 1,8 juta ton gabah dan beras dari petani. Smpai kemarin (31/3), jumlah serapan baru mencapai 60 ribu ton.


Meski msh jauh dari target, pihaknya optimistis akan tercapai. "Nanti pas panen raya pasti akan meningkat. Tugas Bulog menyerap dngn maksimal hasil panen petani sesuai Inpres 5/2015," ungkapnya. Pada masa panen ini, Bulog menyerap gabah dan beras petani utk menjaga harga gabah di tingkat petani tak jatuh di bawah HPP.

Membaca Trend Angka NTP

Sementara itu, menanggapi rilis data NTP BPS per Maret 2019 Mentan Amran Sulaiman mengingatkan nilai tukar petani & nilai tukar usaha pertanian tak bisa dibaca dari perubahan setiap bulannya, melainkan per tahun. "Terkadang _ada orang membaca per bulan. Padahal pertanian terutama pangan bersifat musiman, hingga berfluktuasi antar bulan. Semestinya analisisnya dalam kurun waktu panjang sehingga bisa menggambarkan kondisi pertanian se_cara utuh," kata Amran di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Senin, 1 April 2019. Analisis dalam kurun wa_ktu pendek, tambah Amran, bisa menjdi keliru.


Krn bisa jadi bulan ini petani dianggap tidak sejahtera karena NTP dan NTUP turun, & bulan depan berubah drastis menjadi sejahtera krn NTP & NTUP naik. Sebaliknya, Amran menjelaskan hasil analisa dalam kurun wa_ktu yang panjang terlihat kesejahteraan petani smkin baik.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , April 2019 )

Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.



Hal ini terekam dalam data BPS, yakni NTUP tahun 2017 sebesar 111,77 poin naik 5,39 persen dari 2014 sebesar 106,05 poin & NTP 102,25 poin naik 0,97 persen dibandingkan 2014 sebesar 102,03 poin.

Masih menggunakan data BPS, Amran menjelaskan jumlah penduduk miskin di perdesaan yang mayoritas adalah petani pada Maret 2018 mencapai sebesar 15,81 juta jiwa.


Turun 10,88 persen kalau dibandingkan pd_ bulan Maret 2013 yang berjumlah 17,74 juta jiwa.
Bahan makanan pula dikenal telah memberi andil terbesar dalam menyumbang inflasi.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , April 2019 )

iri hati, selain membawa penderitaan, juga menjerumuskan manusia ke jurang permusuhan bahkan peperangan.

Amran melanjutkan, kenyataannya sektor pertanian juga mampu menjaga inflasi terkendali. Terbukti, data BPS menunjukkan inflasi bahan makanan tetap rendah, yaitu thn 2017 sebesar 1,26 persen.

Jauh lebih rendah dibandingkan thn 2014 sebesar 10,57 persen. "Ini kan menjdi prestasi spektakuler yang belum pernah terjadi selama ini. "Ini menunjukkan perubahan sangat signifikan di sektor pertanian," tutupnya.

( info meta data berita ini, petani,terus,berproduksi,,bantu,dengan,stabilisasi,harga, pertanian, sebesar, dibandingkan, menjaga, inflasi, makanan, sebaliknya, menyerap )

Sumber: www*tribunnews*com/bisnis/2019/04/01/petani+terus+berproduksi+bantu+dengan+stabilisasi+harga
Share Berita