Putra, Remaja 15 Thn Yang Berhasil Meretas Situs NASA
Info berita hari Senin , April mengenai "Putra, Remaja 15 Thn Yang Berhasil Meretas Situs NASA-#cxqp7q" : news.xcoid.com, TANGERANG Ketika teman-teman seusianya sibuk bermain game & menjelajahi media sosial, Putra Aji Adhari, seorang siswa kelas dua MTS Manbaul Khair Ciledug, Tangerang sudah menemukan ratusan celah keamanan sistem komputer dari berbagai instansi. Namun, bocah 15 tahun tersebut tidak menyalahgunakan keahliannya itu.

Ia merupakan "white hat hacker" yang mencari kelemahan sistem, la_lu memberitahukannya ke instansi terkait agar diperbaiki. Sejumlah penghargaan telah diterima Putra sesaat menemukan celah di server berbagai instansi, baik itu milik pemerintah maupun swasta. Dari pemerintah, ia mendapat penghargaan dari Badan Siber & Sandi Negara, tempat ia biasa melaporkan temuannya tersebut.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , April 2019 )

Kecantikan hakiki bukan dari wajah, melainkan terpancar dari hati.


Sementara itu, dari instansi swasta, dia mendapat penghargaan dari berbagai perusahaan seper_ti Tiki, Times Indonesia, Redtech, & Tokopedia. Sertifikat-sertifikat itu dibingkai dan dipajang Putra di atas komputer tempat ia biasa melakukan aktivitasnya sebagai bug hunter. Terinspirasi Mark Zuckerberg & Bill Gates Putra mengaku sudah tiga tahun menekuni keahliannya tersebut, tepatnya saat dia masih duduk di kelas enam skolah dasar. Ia belajar melakukan peretasan menggunakan komputer yang dibelikan oleh ayahnya saat ia bersunat.

"Dulu wa_ktu sunat pengennya motor mini, namun ayah bilang mending dibeliin komputer yang jauh lebih bermanfaat ke depannya," kata Putra sesaat ditemui Kompas.com di kediamannya, Miinggu (7/4/2019). Awalnya, dia hanya menggunakan komputer tsb untuk bermain game & berselancar di media sosial. Namun, sesaat menjelajahi dunia digital, dia menemukan sebuah artikel menarik yang dibagikan oleh temannya. Artikel itu berisi kisah sukses dari pendiri Facebook, Mark Zuckerberg & pendiri Microsoft, Bill Gates.

Kedua tokoh dunia tersebut kemudian menjdi inspirasi Putra untuk mendalami dunia komputer. Bukan berasal dari keluarga yang melek akan teknologi tak menghalangi Putra mengejar impiannya. Ia mengaku belajar se_cara otodidak dengan bantuan Google dan Youtube. Namun, ketika belajar sendiri tidak jarang ia menemui kebuntuan yang membuatnya frustasi.

Sampai akhirnya ia menemukan sebuah komunitas di Facebook yang berisi orang yang jauh lebih berpengalaman dari dirinya.

"Di komunitas itu kita saling sharing bila nemu masalah, ada yang enggak ngerti, isinya lebih dari satu orang hebat tapi tidak _ada yang jadi mentor, semua sama," ujar Putra. Setelah cukup ilmu, dia kemudian menggunakan keahliannya tsb untuk melakukan penetration testing. "Penetration testing itu web kita uji satu-satu, apakah _ada bug (celah sistem) yang bisa dimasuki," ucap Putra.


Dari celah itu, seseorang biasanya bisa melihat dan mengambil data-data yang tersimpat dalam server instansi tersebut.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , April 2019 )

Akan tiba saatnya kita akan berhenti mencintai seseorang bukan karena seseorang itu berhenti mencintai kita melainkan kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Berbagai situs web usai pernah di tes _oleh Putra, mulai dari perusahaan perbankan, e-commerce, dan situs pemerintah. Retas situs NASA Satu hal yang paling dibanggakan Putra adalah ketika dia berhasil meretas situs lembaga Antariksa Amerika Serikat atau yang biasa dikenal NASA.

"Awalnya dpat informasi dari teman, komunitas yang ngeshare program bug bounty yang diadakan oleh NASA, pas ngeliat ngerasa tertantang, terus coba," tutur Putra. Bukan perkara mudah utk menembus sistem keamanan dari organisasi yang bertanggung jawab atas penelitian luar angkasa tersebut. Putra mengatakan, butuh wa_ktu tiga hari hingga akhirnya ia bisa menemukan celah utk mengakses server NASA. Dengan celah temuannya itu, seseorang bisa melakukan apa saja terhadap sistem yang dimiliki NASA, start dari mengotak atik isi data, mengganti, sehingga mematikan server tersebut.

Namun, tidak mau terlibat dalam tindak kejahatan,

Baca: PENJELASAN LENGKAP Partai Demokrat Soal Surat Internal SBY mengenai Rapat Akbar yang Bocor

ia setelah melaporkan temuannya itu ke-pada admin dari NASA utk segera diperbaiki. Satu hal yang disayangkan Putra dari organisasi milik pemerintah Amerika Serikat tersebut, dia hanya mendapatkan ucapan terimakasih melalui email. Tak ada penghargaan berupa sertifikat, plakat, ataupun uang yang diberikan kepadanya. Meski begitu, Putra sama sekali ngga patah semangat, sebab ia sadar perbuatannya dpat menjadi amal yang menimbulkan banyak manfaat bagi orang lain.


Ia juga tak tergoda untuk beralih sebagai black hat hackers yang sejatinya bisa menghasilkan uang berkali-kali lipat.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , April 2019 )

Kehidupan akan membawa seseorang pada jalan yang dipilihnya. Pilihan yang tepat takkan pernah mendatangkan penyesalan.

"Kalau black hat memang uangnya lebih gede, tetapi kita bisa kenak pasal, terus haram juga. Jikalau white hat biar pun uangnya dikit, tetapi bermanfaat buat orang, menguntungkan & halal," ujar Putra.

Laporan: Jimmy Ramadhan Azhari
Artikel ini tayang di Kompas.com dngn judul Mengenal Putra, Remaja 15 Tahun yang Berhasil Meretas Situs NASA

"Kalau black hat memang uangnya lebih gede, namun kita bisa kenak pasal, terus haram juga. Jikalau white hat biar pun uangnya dikit, tapi bermanfaat buat orang, menguntungkan dan halal," ungkap Putra.

Laporan: Jimmy Ramadhan Azhari
Artikel ini tayang di Kompas.com dngn judul Mengenal Putra, Remaja 15 Tahun yang Berhasil Meretas Situs NASA

Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Senin /April /2019 )

Sumber: www*tribunnews*com/techno/2019/04/08/putra+remaja+15+tahun+yang+berhasil+meretas+situs+nasa
Share Berita