Keluarga & Warga Sekitar Tidak Tahu Mengapa Polisi Menggeledah Rumah & Membawa AM
Berita lengkap di hari Minggu , yuk ikuti info mengenai "Keluarga & Warga Sekitar Tidak Tahu Mengapa Polisi Menggeledah Rumah & Membawa AM-#4xvgmg", berikut selengkapnya : news.xcoid.com, YOGYAKARTA Warga Prawirodirjan RT 43 RW 13, Gondomanan, Yogyakarta mendadak tegang. Banyak polisi mendadak memenuhi gang Masjid Taqarruba, Jalan Ireda 1A Prawirodirjan, Yogyakarta.

Warga pun ngga boleh masuk utk melihat kejadian, sementara warga yang usai telanjur di dalam tidak boleh keluar. Salah seorang warga Prawirodirjan, Mohammad Faisal (33) mengatakan sebelum puluhan polisi datang, sempat terjadi kegaduhan.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , April 2019 )

Akan tiba saatnya kita akan berhenti mencintai seseorang bukan karena seseorang itu berhenti mencintai kita melainkan kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Ia sempat mengira bahwa telah terjadi pencurian di sekitar masjid.

"Kejadian itu sekitar jam 09.15 ada suara gaduh, aku keluar. Saya lihat ada yang diamankan, dimasukkan ke mobil box. _ada dua orang. Ya saya tahunya itu _ada pencurian, soalnya di masjid beberapa kali terjadi pencurian," kata Faisal saat ditemui di Prawirodirjan, Sa-btu (13/4/2019).

"Lalu sekitar pukul 11.00 ada polisi puluhan yang masuk. Mungkin sekitar 50-an, semua penuh kok. Wajahnya ditutupi, la_lu pake helm khas densus, hp saya juga tadi sempat disita. Kemudian itu aku baru tahu kalau yang diamankan adalah AM (37) tetangga saya," sambungnya.

Baca: Apapun Hasil Pilpres 2019, Prabowo Diprediksi Lawan AHY pd_ Pilpres 2024

Rumah Faisal memang ngga jauh dari rumah AM (37), & kebetulan ia berada di rumah, hingga tahu kejadian tersebut.


Ia menjelaskan polisi juga masuk ke rumah AM. Dari rumahnya dia mendengar suara gaduh.

Ia menduga polisi melakukan penggeledahan di rumah tetangganya itu.

Sekitar pukul 13.00 istri AM, anak AM, dan adik AM dibawa polisi. "Saya cuma dengar ada suara, sepertinya rumahnya digeledah.


Tidak dengar instruksi apa-apa, polisinya diam. Cuma masyarakat tidak boleh masuk, dan warga yang sudah telanjur di dalam tidak boleh keluar," jelasnya.

Rumah AM (37) di Prawirodirjan RT 43 RW 13, Yogyakarta yang diringkus polisi sekitar pukul 09.15 di sekitar Prawirodirjan, Sabtu (13/4/2019). TRIBUN JOGJA/CHRISTI MAHATMA (Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani)Sementara itu, Ktua RT 43, Dwi Santoso (49) tak dilibatkan dalam penggeledahan. Ia hanya diminta untuk mematikan CCTV yang ada di sekitar masjid.

"Saya tak tahu juga, aku nganter anak ujian, smpai di rumah usai penuh polisi. Saya tidak ikut (penggeledahan), kan aku nganter anak. Cuma tadi saya suruh mematikan CCTV, terus saya minta tolong pengurus masjid," ujarnya. Ibu AM, Kotiyah (50) mengaku lemas dan kaget karena ada banyak polisi yang datang ke rumahnya.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , April 2019 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

Ia ngga tahu mengapa rumahnya digeledah polisi. "Sudah lemas saya, smua digeledah, lemari dibongkar, katanya sih tidak apa-apa. Handphone aku diambil, ada rekening, & jaket yang dibawa.

Tetapi itu jaket anak aku Aan. Sama polisi tetap dibawa, ucapnya untuk bukti jika survei ke rumah," ungkapnya. Ia pun tak tahu alasan anaknya dibawa polisi.

Selama ini ia tidak menatap gelagat aneh anaknya.

Anaknya bekerja di sebuah bengkel utk mengganti velg, terkadang anaknya pula membersihkan masjid.

Baca: Tidak Percaya Hasil Visum, Keluarga dan Kuasa Hukum Tunjukkan Bukti Foto Memar yang Dialami Audrey

Ia berharap anaknya bisa segera kembali ke rumah.


"Pengennya anak aku cepat pulang, karena saya tidak tahu kesalahannya apa. Anak saya itu biasa kok, setiap Jumat membersihkan masjid.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , April 2019 )

cermin akan memantulkan apa yang ada di hadapannya, demikian juga hasil perbuatan kita, baik atau buruk itulah yang akan kita terima.

Temennya ya cuma itu, yang mengajak membersihkan masjid," kata dia.

Sekitar pukul 16.34 WIB, istri AM, anak AM, dan adik AM terlihat pulang diantar mobil polisi. Saat ditanya mengenai keberadaan suaminya, dia menjawab tak tahu. "Ra ngerti saya (tidak tahu) wong kepisah (karena terpisah)," jawabnya sambil masuk ke dalam rumah. Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto mengatakan Polda DIY belum mendapatkan informasi terkait penangkapan tersebut.

Pihaknya pun telah menghubungi Polsek hingga Polresta Yogyakarta, tetapi belum ada informasi yang jelas. "Belum tahu (penangkapan masyarakat Prawirodirjan)," katanya singkat saat dihubungi saat dihubungi wartawan, Sabtu (13/4/2019). "Saya sudah tanya ke Polsek katanya tidak tahu, aku tanya ke Polresta, polresta pula tidak tahu. Aku tanya ke Polda, Polda pula belum _ada informasi," sambungnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dngn judul Teka-teki AM Warga Yogyakarta yang Dibawa Polisi Berhelm Khas Densus, Kesaksian Masyarakat Matikan CCTV

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Teka-teki AM Warga Yogyakarta yang Dibawa Polisi Berhelm Khas Densus, Kesaksian Warga Matikan CCTV

Terus baca berita di hari Minggu ini banyak berita yang akan kami update lagi!! semoga menambah wawasan anda

Sumber: www*tribunnews*com/regional/2019/04/14/keluarga+dan+warga+sekitar+tak+tahu+mengapa+polisi+menggeledah+rumah+dan+membawa+am
Share Berita