Di Sydney, Warga Yang Bakal Mencoblos Antre Sampai Berjam-jam, KPU Diminta Evaluasi
Hari Senin ,2019 berita diinfokan mengenai "Di Sydney, Warga Yang Bakal Mencoblos Antre Sampai Berjam-jam, KPU Diminta Evaluasi-#f6pulq" : news.xcoid.com, SYDNEY Sejumlah masyarakat negara Indonesia (WNI) di Sydney, Australia mengaku kecewa terhadap penyelenggaraan Pemilu kali ini. Pasalnya pemilu yang dijadwalkan start pukul 08.00 sampai 18.00 waktu setempat ngga berjalan lancar sebab kurang siapnya panitia selama proses pemungutan suara berlangsung.

Sabtu semalam (13/4/2019) slh satu WNI yang sedang melaksanakan studi di Australia Dessy Rosalina baru bisa datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) Marickville Community Centre pd_ pukul 5 sore waktu setempat karena ada kesibukan saat hari pencoblosan pemilu. Sesampainya di TPS, terlihat antrian WNI mengular hingga tiga blok sebab jam itu juga digunakan bagi para WNI yang tidak terdaftar di DPT utk menggunakan hak pilihnya. Ia mulai kecewa sebab saat datang rupanya antrian bagi DPT dan DPK menjadi satu.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , April 2019 )

Semua yang kita capai adalah hasil dari apa yang kita pikir.


Walaupun namanya jelas-jelas usai terdaftar di Daftar Pemilih Tetap.

Baca: Gangguan di Facebook, Instagram & WhatsApp Jadi Trending di Twitter

"Waktu datang jam 5 saya malah mengantri dngn orang yang belum terdaftar atau DPK," kata Dessy sesaat dihubungi Kontan.co.id, Miinggu (14/4/2019).

Kekecewaannya smkin bertambah sebab pergerakan selama antrian pula sangat lamban.

Baca: KPK: 63 Tahanan Akan Naik Mobil Beriringan Saat Mencoblos

"Karena dalam 10 menit yang maju 2 orang, bagaimana bisa mengantisipasi lonjakan pemilih ketika 1 jam terakhir org itu sudah antusias di pemilu kali ini," ucap dia. Lebih lanjut Dia mengatakan, krn antusiasme yang tinggi, pemilih yang mengantri pun datang dari berbagai usia tidak terkecuali lansia seperti yang dilihatnya sesaat mengantri pemilu.


Namun, antusiasme itu ngga dibarengi dengan kesiapan dari panitia utk mengakomodir pemilih-pemilih seperti Lansia & penyandang disabilitas. Tidak hanya di situ saja, proses verifikasi data di TPS tempatnya memilih menggunakan verifikasi secara manual yang tentunya menambah waktu saat bakal menggunakan hak pilih.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , April 2019 )

Ke mana pikiran di arahkan, kesanalah kondisi hidup seseorang.

Desy berharap KPU dapat memperbaiki penyelenggaraan pemilu di luar negeri.

Sebab, proses penyelenggaraan pemilu yang kurang terselenggara dngn baik ini menyebabkan lebih dari satu WNI yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya di Pemilu.

Reporter: Vendi Yhulia Susanto

Artikel ini tayang di Kontan dengan judul Antri berjam-jam, KPU diminta evaluasi penyelenggaraan pemilu di luar negeri

Dibantu sharing beritanya ya teman-teman news.xcoid.com, Terima kasih semuanya..

Sumber: www*tribunnews*com/pilpres+2019/2019/04/14/di+sydney+warga+yang+akan+mencoblos+antre+sampai+berjam+jam+kpu+diminta+evaluasi
Share Berita