Didukung Modal Besar, Decacorn Berpeluang Memonopoli Pasar Di Bisnis Ride Hailing
Perkembangan teknologi online , menjadikan informasi didapat dengan akurat dan cepat, ayuk baca info lengkap mengenai "Didukung Modal Besar, Decacorn Berpeluang Memonopoli Pasar Di Bisnis Ride Hailing-#7uatrg ( hari Senin , April )" : news.xcoid.com, JAKARTA- Iindonesia kini menjadi incaran pebisnis global sebab potensi pasarnya yang besar. Satu diantaranya di bisnis ride hailing.

Sesaat ini usai beroperasi dua operator besar aplikasi transportasi daring, yakni Gojek dan Grab. Belakangan, aliran dana jumbo itupun kembali mengalir ke-pada Grab Inc. Bahkan, sebelum kembali memperoleh dana segar, Grab telah lebih dulu mengakuisisi Uber, yang telah jadi slh satu pemain transportasi daring di Indonesia. Penambahan modal Grab berasal dari putaran pendanaan seri H dengan target investasi mencapai USD6,5 miliar.

Manajemen Grab Inc telah memperoleh suntikan dana berkisar USD4,5 miliar atau sekitar Rp 63 triliun. Dari pendanaan senilai USD4,5 miliar tersebut, Softbank diketahui menanamkan investasi hingga USD1,4 miliar atau sekitar Rp19,6 triliun. Dana tsb telah diakui untuk memperluas cakupan pasar potensial, tergolong Indonesia.

Baca: Di Sydney, Masyarakat yang Bakal Mencoblos Antre Smpai berjam-jam, KPU Diminta Evaluasi

Pengamat ekonomic Yanuar Rizky mengungkapkan dngn sokongan modal besar, operator seperti Grab memang leluasa menerobos pasar.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , April 2019 )

Segala memiliki awal pasti memiliki akhir.


Krn itu, ia berpendapat pemerintah perlu mencermati adanya potensi monopoli.

Baca: Gangguan di Facebook, Instagram dan WhatsApp Jadi Trending di Twitter

Salah satu yang perlu dicermati menurut Yanuar merupakan perang tarif.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , April 2019 )

Jangan berjalan dimuka bumi dengan penuh kesombongan dan congkak karena sebentar lagi engkau akan masuk kedalam bumi juga.

Antara lain menerapkan tarif rendah yang bersifat predatory pricing ke konsumen yang bisa mematikan kompetitor.

"Itu arah konglomerasi bagaimana menguasai pasar dngn membakar duit mencapai harga serendah-rendahnya," ungkap Yanuar.

Baca: KPK: 63 Tahanan Bakal Naik Mobil Beriringan Sesaat Mencoblos

Mantan Wakil Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Nawir Messi menegaskan se_cara umum gelombang digitalisasi ekonomic kerapkali ngga dibarengi langkah antisipatif, tergolong kemungkinan persaingan ngga sehat di bisnis transportasi daring.


"Dengan dana besar disokong pemodal global, strategi semisal akuisisi atau lainnya bisa menimbulkan persaingan bisnis ngga sehat, bahkan monopoli. Selayaknya KPPU bisa mengawasi," ujar Nawir Messi.

Sumber: www*tribunnews*com/bisnis/2019/04/14/didukung+modal+besar+decacorn+berpeluang+memonopoli+pasar+di+bisnis+ride+hailing
Share Berita