KPK Cecar Saksi Siesa Darubinta Soal Keberadaannya Di Apartemen Bowo Sidik
Info berita di bulan April , menginformasikan berita tentang "KPK Cecar Saksi Siesa Darubinta Soal Keberadaannya Di Apartemen Bowo Sidik-#7yywr8", selanjutanya :

Siesa Darubinta yang turut diamankan sesaat OTT KPK di apartemen kawasan Permata Hijau usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Seniin (15/4). Siesa diperiksa sebagai saksi terkait dugaan suap yang menjerat anggota DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

(merdeka.com/Dwi Narwoko)news.xcoid.com, Jakarta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar saksi Siesa Darubinta soal keberadaannya di apartemen anggota Komisi VI DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso. Pd_ saat operasi tangkap tangan (OTT) Siesa berada di apartemen Bowo sidik. "Saksi Siesa ini diperiksa terkait dengan pengetahuan dari saksi tentang keberadaan tersangka BSP (Bowo) di apartemen pd_ saat itu," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Seniin (15/4/2019). Pemeriksaan Siesa sendiri ialah penjadwalan ulang.

Siesa yang dikabarkan mempunyai kedekatan khusus dngn Bowo Sidik ini sempat mangkir pada pemeriksaan Juumat 12 April 2019. Selain ditelisik soal keberadaan Bowo Sidik sesaat operasi senyap, penyidik pula mencecar Siesa soal aliran uang yang diterima Bowo terkait suap jasa pengangkutan menggunakan kapal PT Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK).

"Penyidik pula bertanya atau mendalami lebih lanjut sejauh mana pengetahuan dari saksi terkait dengan informasi-informasi aliran dana," kata Febri.

2 dari 2 halamanSuap Pupuk

Tersangka kasus dugaan suap distribusi pupuk, Bowo Sidik Pangarso bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/4). Mantan anggota DPR dari Fraksi Golkar tsb menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kasus dugaan suap distribusi pupuk dngn kapal. (merdeka.com/Dwi Narwoko)Sebelumnya, KPK menetapkan anggota Komisi VI DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso sebagai tersangka kasus dugaan suap bidang pelayaran atau sewa kapal.

Selain Bowo, KPK juga menjerat dua org lainnya yakni Marketing Manager PERUSAHAAN Humpuss Transportasi Kimia (PT. HTK) Asty Winasti, dan pegawai PERUSAHAAN Inersia bernama Indung. KPK menduga ada pemberian & penerimaan hadiah atau janji terkait kerja sama pengangkutan bidang pelayaran untuk kebutuhan distribusi pupuk menggunakan kapal PT HTK. Dalam perkara ini, Bowo Sidik diduga meminta fee ke-pada PT Humpuss Transportasi Kimia atas biaya angkut yang diterima sejumlah USD 2 per metric ton.

Diduga, Bowo Sidik telah menerima suap sebanyak tujuh kali dari PT Humpuss. Total, uang suap & gratifikasi yang diterima Bowo Sidik dari PT Humpuss maupun pihak lainnya yakni sekira Rp 8 miliar. Uang tsb dikumpulkan Bowo untuk melakukan serangan fajar di Pemilu 2019.

Saksikan video pilihan di bawah ini:


'
KPK menetapkan Bowo Sidik sebagai tersangka dugaan suap yang dilakukan PT Humpuss. KPK mengungkap, uang suap bakal digunakan Bowo untuk melakukan serangan fajar pada Pileg 2019.

Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Selasa /April /2019 )

Sumber: s://www*liputan6*com/news/read/3942600/kpk+cecar+saksi+siesa+darubinta+soal+keberadaannya+di+apartemen+bowo+sidik
Share Berita