Kolaborasi Dua Musisi Legend Ahmad Albar, Ian Antono Dengan Rapper Millenial Kemal Palevi
Arsip berita hari Jumat , mengenai "Kolaborasi Dua Musisi Legend Ahmad Albar, Ian Antono Dengan Rapper Millenial Kemal Palevi-#user1x" selengkapnya : news.xcoid.com, JKRTA Perkembangan industri musik tanah air semakin pesat saja pada saat ini. Jadi tak heran jika makin beragam saja genre baru memberi warna dan perpaduan unik pada musik yang beredar.

Hal tersebut tidak hanya mendominasi musisi dunia saja, terlebih lagi di tanah air. Hal ini disebabkan sebab kita memiliki akar budaya yang heterogen sehingga memunculkan karakter dan warna musik yang beragam. Berbagai karakter dari setiap musisi maupun penyanyi juga memiliki ciri khas & penggemarnya masing-masing. Namun tidak selamanya bagi para musisi untuk fokus hanya dengan karakternya sendiri, bahkan ngga jarang dari mereka berusaha meng-eksplore kemampuan bermusiknya utk berkolaborasi dngn musisi laiin walaupun berbeda genre.

Tidak jarang juga kolaborasi tersebut menghasilkan sebuah perpaduan musik yang unik & dikemas lebih berani.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , April 2019 )

Akan tiba saatnya kita akan berhenti mencintai seseorang bukan karena seseorang itu berhenti mencintai kita melainkan kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Sehingga muncullah sebuah komposisi musik yang berbeda. Perpaduan tersebut juga memacu beberapa musisi yang sudah bbrp dekade berada di blantika musik tanah air mencoba memperbaharui karya mereka terdahulu dengan keadaan kondisi music yang tengah tren pada saat ini.

Berangkat dari hal tersebut, dua ujung tombak group cadas God Bless berencana mmbuat sebuah kolaborasi yang berani. Merupakan Ian Antono dan Ahmad Albar, yang terbiasa dngn musik keras ini merencanakan sebuah kolaborasi unik utk salah satu lagunya.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , April 2019 )

Semua yang kita capai adalah hasil dari apa yang kita pikir.

Menggandeng rapper sekaligus YouTuber Kemal Palevi, kedua musisi gaek ini sangat bersemangat mempersiapkan lagu lawas mereka menjdi sesuatu yang lain dan dikemas se_cara kekinian.

"Kita sebetulnya usai membuat lagu yang sudah pernh hits di thn 70-an. Lagu itu disukai org banyak, cuma kita pingin bikin sesuatu yang cocok dinyanyikan utk saat ini. Tentunya disesuaikan dngn perkembangan zaman juga," kata Ian Antono. Sebuah lagu yang pernah hits dan pernah dirilis di thn 1979 ini memang memiliki komposisi musik yang berbeda dari yang pernah mereka mainkan di Gobless.

Msh dibungkus ruh power rock, lagu ini pun tentunya pula perlu sentuhan musik yang lebih modern sehingga dapat dinikmati _oleh generasi muda saat ini. Ian Antono sebagai arranger pun menuturkan pilihannya terhadap Kemal Palevi selain Kemal memang sangat berbakat, juga sudah memiliki penggemar tersendiri. Ian menganggap bahwa kolaborasi ini perlu sentuhan musisi milenial seperti Kemal , dan tentunya harus cocok dengan genre yang mereka usung. "Dalam sajian musik rock tidak sedikit pula yang kolaborasi dngn genre lain.

Tapi saya rasa jarang ada kolaborasi rock dengan rap. Kemal menurut saya sudah cocok mewakili rapper milenial yang ada saat ini," imbuh Ian Antono. Kolaborasi yang tidak biasa ini merupakan sebuah kehormatan bagi seorang Kemal Palevi. Kemal dikenal juga sebagai seorang stand up comedian, bahkan selain seorang rapper pria berusia 29 thn ini juga dikenal sebagai seorang penulis sekaligus aktor yang pernah bermain di bbrp layar lebar.

Kolaborasi ini bagi Kemal pula menjadi sebuah pembelajaran bagi perkembangan karirnya di dunia musik.

"Yang jelas bergabung dngn musisi yang kita kenal legend ini mengangkat derajat saya yang muda-muda. Anak-anak muda kolaborasi dengan milenial sudah banyak, cuma bila sama beliau-beliau ini ialah sebuah kehormatan. Jauh lebih baik jika kita ingat dan menghormati musisi yang hadir terlebih dahulu di industri musik," ucap Kemal Palevi. Perubahan selera musik saat ini jika dibandingkan dngn era lagu ini dirilis pastinya pula telah berbeda.


Begitupun dengan cara millenial dalam menikmati musik. Hingga dalam memunculkan sebuah lagu yang pernah membawa kedua legenda ini tidaklah mudah. Selain tak merubah part asli dari lagu ini, kolaborasi ini juga merubah bbrp aransemen dari lagu yang akan mereka bawakan nanti. "Kesulitan waktu mengaransemen lagu ini ada beberapa slot yang berisikan bar-bar tertentu yang digabungkan dan harus enak di dengar.

Jadi sebetulnya lagu itu ngga jauh berubah dengan cord yang baru & perlu pemikiran dari generasi saat ini," papar Ian Antono. Hasil dari kolaborasi ini msh dirahasiakan judulnya, namun lagu ini dipilih krn banyaknya permintaan utk dibawakan oleh Ahmad Albar dalam setiap perform baik di tanah air maupun di negara tetangga. Menurut penyanyi yang akrab dngn panggilan Iyek ini, aransemennya sekedar berubah dengan didominasi akustik lagu ini pula memiliki nuansa Timur Tengah. "Lagu ini terkenal di Malaysia dan sering dibawakan _oleh beberapa penyanyi disana.

Kita pula tidak merubah banyak aransemennya, kali ini warna akustiknya banyak, cuma tidak boleh dinyanyikan jika kita perform dngn God Bless," tutur Ahmad Albar memberikan sekedar gambaran tentang hasil kolaborasi mereka. "Pokoknya suara gitar dari Ian agak ke Timur Tengah, tetapi kiblatnya bkn India.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Jumat , April 2019 )

Jangan berjalan dimuka bumi dengan penuh kesombongan dan congkak karena sebentar lagi engkau akan masuk kedalam bumi juga.

Yang jelas lagu ini dibuat berbeda dari yang sudah ada," sambung Ahmad Albar.

Tentunya tidak mudah menggabungkan sebuah genre berbeda, apalagi lagu yang dihasilkan pernh menduduki tangga lagu di zaman itu. Kemal pun merasa bersyukur bisa dipilih dan mewakili generasi sesaat ini. "Kolaborasi bkn hanya sedikit merubah do re mi fa sol saja yang sudah diperebutkan _oleh beberapa genre. Sebagai anak muda kita pula harus memandang kebelakang dan melihat perkembangan era musik zaman dulu.

Kalau mau keren, kita harus bongkar karya zaman dulu dan buat sesuatu yang baru," tandas Kemal. Sebuah kolaborasi yang tentunya sudah ditunggu bagi penggemar ketiga musisi ini. Penasaran akan hasil kolaborasi mereka? Kita tunggu saja.

Pastinya kolaborasi ini siiap menggetarkan telinga pecinta musik tanah air. Sekilas berita yang kami sharing, jika suka bantu sharing ya...

Sumber: www*tribunnews*com/seleb/2019/04/19/kolaborasi+dua+musisi+legend+ahmad+albar+ian+antono+dengan+rapper+millenial+kemal+palevi
Share Berita