Kesaksian Korban Selamat Teror Bom Di Sri Lanka, Potongan Atap Jatuh Menimpa Kepala
22 April 2019, sudah tahu informasi mengenai "Kesaksian Korban Selamat Teror Bom Di Sri Lanka, Potongan Atap Jatuh Menimpa Kepala-#07lvak", kalau belum ayuk baca selengkapnya :

Laporan Wartawan news, Fitri Wulandari

news.xcoid.com, KOLOMBO Pasca terjadinya serentetan serangan bom yang menewaskan setidaknya 207 orang dan melukai ratusan lainnya dalam momen Hari Raya Paskah di Sri Lanka, seorang Fotografer yang meliput lokasi kejadian menjelaskan apa yang ia lihat.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , April 2019 )

Kenangan tetap ada tapi jangan terfokus disana. Hidup lo bukan untuk kenangan tapi buat masa depan. Tetap semangat!.


Saat itu, ia bertugas untuk mengabadikan gambar dari peristiwa naas yang terjadi di Gereja St Anthony.

Dirinya pun menatap banyak mayat yang tergeletak di lantai, beberapa diantaranya masih mengenakan pakaian & syal.



Pasca Ledakan Bom Beruntun, Pemerintah Sri Lanka Tetapkan Jam Malam (Al Jazeera)

Sebagian besar atap gereja itu terlihat rusak akibat ledakan dahsyat tersebut.

Genteng, kaca dan serpihan kayu pun terlihat berserakan di lantai, tampak pula genangan darah.

Baca: Tawuran Ormas dan Warga di Magelang Berawal dari Masalah Pribadi

Baca: Di Hari Kartini, Bunga Citra Lestari Ingin Berbagi Inspirasi

Dikutip dari laman Asia Times, Senin (22/4/2019), Sumanapala, seorang saksi yang tengah menjaga tokonya di dekat gereja bersejarah tersebut, kaget mendengar ledakan yang tidak jauh dari tempatnya berada sesaat itu.

"(Setelah bunyi ledakan), aku berlari ke dalam utk membantu, orang yang memimpin kebaktian itu terlihat keluar dan berlumuran darah," kata dia.



Personel keamanan Sri Lanka berjalan diantara mayat-mayat yang terkena ledakan di gereja St Anthonys Shrine, sesudah ledakan menghancurkan bangunan yang terletak di Kochchikade, Kolombo, Sri Lanka, Miinggu (21/4/2019).

((Ishara S Kodikara/AFP))"Itu sangat mengerikan, seperti lautan darah,".
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , April 2019 )

Semakin baik kamu menata perilaku, semakin banyak kebaikan yang kamu kemas ke dalam hidup.

Rangkaian ledakan yang terjadi di negara tsb juga menghancurkan restoran yang ada di Hotel Shangri-La dan Cinnamon Grand, serta meluluhlantahkan Gereja St Sebastian di Negombo, bagian Utara Kolombo.

Sementara slh seorang keluarga korban, Gabriel menolak untuk menyebutkan nama keluarganya dan ia hanya mengatakan bahwa saudaranya tengah menghadiri Misa di gereja sesaat ledakan terjadi. "Potongan atap jatuh menimpa kepalanya, & ia mengalami pendarahan hebat dari telinganya itu," kata Gabriel.


"Kita smua shock, kami tak ingin negara ini kembali ke masa la_lu yang kelam, di mana kami mesti hidup dalam ketakutan terjadi ledakan bunuh diri yang bisa saja menimpa kami sepanjang waktu,". Sementara itu, Menteri Reformasi Ekonomi dan Distribusi Publik Sri Lanka, Harsha de Silva mengatakan bahwa dirinya telah mengunjungi dua hotel yang diserang & juga Gereja St Anthony, lokasi yang ia sebut memiliki dampak terburuk. "Saya memandang banyak korban mengenaskan," tulisnya dalam cuitan akun Twitternya.

Ia juga menulis, "banyak korban tergolong diantaranya orang asing,".



Sumber: www*tribunnews*com/internasional/2019/04/22/kesaksian+korban+selamat+teror+bom+di+sri+lanka+potongan+atap+jatuh+menimpa+kepala
Share Berita