Mariam Pny 44 Anak, Pernh Lahirkan Kembar Empat Hingga Tiga Kali, Kini Sendirian Asuh Anaknya
Judul berita ini "Mariam Pny 44 Anak, Pernh Lahirkan Kembar Empat Hingga Tiga Kali, Kini Sendirian Asuh Anaknya-#magdti" di April selengkap disini :

news.xcoid.com Berapa banyak seorang wanita bisa melahirkan anak?

Tiga, empat atau mungkin beberapa bisa mempunyai anak hingga lebih dari lima orang.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Sabtu , April 2019 )

Kesempatan terbaik adalah melakukan hal yang baik untuk orang lain.


Namun, Mariam Nabatanzi, perempuan asal Uganda, memegang rekor dalam hal melahirkan anak-anak. Saat dia baru usia 36 tahun dan hanya dari satu suami, cewek ini sudah memiliki 44 org anak. Kini, Mariam (39) mempunyai tiga kembar empat, empat kembar tiga, & enam pasang anak kembar. Celakanya, sang suami pergi meninggalkan Mariam tiga tahuh la_lu dan kini dia seorang diri mengurus keluarga besarnya itu.

Mariam menikah sesaat baru berusia 12 thn dan sesaat itu suaminya berusia 40 tahun.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Sabtu , April 2019 )

Semakin baik kamu menata perilaku, semakin banyak kebaikan yang kamu kemas ke dalam hidup.

Setahun kemudian, Mariam melahirkan anak kembar. Saat melahirkan anak kembarnya itu, Mariam pergi ke dokter & dia diberitahu memiliki kandungan yang amat besar.

Dokter mengatakan, pil KB bisa mengakibatkan gangguan kesehatan utk Mariam dan sejak sesaat itu dia terus melahirkan anak.

Keluarga besar amat lazim di Afrika. Di Uganda, cewek negeri itu rata-rata melahirkan 5,6 anak. Sehingga, kondisi ini mmbuat Uganda menjadi negara Afrika dengan angka kelahiran tertinggi menurut data World Bank. Meski demikian, Mariam dan 44 anaknya tetap saja membuat rakyat Uganda terperangah.


Saat baru berusia 23 tahun, Mariam sudah memiliki 25 anak dan sudah meminta dokter membantunya menghentikan dirinya terus melahirkan. Sekali lagi, dokter tak bisa berbuat apa-apa sebab kandungan Mariam memang amat besar. Namun, sesaat kehamilan terakhirnya sekitar 2,5 tahun lalu, Mariam mengalami komplikasi. Dia melahirkan anak kembarnya yang keenam, tetapi salah satunya meninggal dunia dalam proses persalinan.

Kondisi diperparah ketika sang suami pergi begitu saja meninggalkan Mariam dan puluhan anaknya.

"Saya tumbuh dengan air mata, suami saya membuat aku menderita," kata Mariam.

"Sepanjang hidup saya habiskan untuk mengurus anak-anak dan bekerja utk mencari uang," tambah dia. Dengan banyaknya mulut yang harus diberikan makan, Mariam bersedia mengerjakan apa pun demi mendapat uang. Dia pernh pekerja menjadi penata rambut sehingga pembuat dekorasi pertunjukan.


Mariam pula mengumpulkan dan menjual barang rongsokan, menyuling minuman keras, dan menjual obat-obatan herbal. Sebagian besar pengasilannya habis utk memberi makan anak-anaknya, biaya berobat, pakaian, & membayar uang sekolah. Di dinding slh satu ruangan kediamannya, tergantung photo beberapa anaknya yang terlihat bangga sudah lulus dari sekolah dengan kalungan medali di leher mereka. Di sisi lain, putra tertuanya Ivan Kibuka terpaksa tidak bisa melanjutkan sekolah dan mesti bekerja utk membantu keluarga.

"Ibu amat sibuk, pekerjaan mmbuat dia amat lelah."

"Kami membantu sebisa kami, seperti memasak, mencuci, namun sebagian besar beban keluarga msh ditanggunggnya," kata Ivan (23).

Hidup Mariam tidak bahagia sejak dia dilahirkan.

bu kandung Mariam meninggalkan dia bersama ayah & lima saudaranya tiga hari kemudian Mariam lahir. Setelah ayahnya menikah kembali, ibu tirinya meracuni lima saudaranya. Mereka smua meninggal dunia.


Mariam mengatakan, ia lolos dari maut krn saat itu ia tengah berkunjung ke kediaman kerabatnya.

"Saat itu aku berusia tujuh tahun, ter-lalu muda utk memahami apa itu kematian."

"Saya diberitahu saudara soal apa yang terjadi," kata dia. Tragedi itu memicu Mariam untuk memiliki keluarga besar, meski awalnya dia hanya berharap memiliki enam anak. Kini, tantangan yang harus dihadapi Mariam ialah menyediakan rumah bagi 38 anak-anak yang masih kecil itu.


Sebanyak 12 anak-anaknya tidur di atas ranjang besi dengan kasur tipis di dalam kamar yang sempit. Di kamar lain, anak-anak berdesakan berbagi alas tidur. Sementara yang lain tidur begitu saja di atas lantai. Anak yang lebih tua membantu adik-adiknya dan semuanya turut serta membantu pekerjaan rumah seperti memasak.

Lalu berapa lebih dari satu makanan yang harus disiapkan Mariam?

Dalam sehari ia harus menyediakan 25 kilogram tepung singkong. "Ikan atau daging ialah makanan mewah bagi kami," ungkap Mariam. Hidup susah sejak masa kanak-kanak, satu-satunya harapan Mariam hari ini adalah anak-anaknya bisa bahagia. "Saya sudah mengajarkan tanggung jawab orang dewasa kepada mereka sejak dini," kata Mariam.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Sabtu , April 2019 )

cermin akan memantulkan apa yang ada di hadapannya, demikian juga hasil perbuatan kita, baik atau buruk itulah yang akan kita terima.

"Saya tidak pernah mengalami kebahagiaan, mungkin sejak aku dilahirkan," tambah dia. ()

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dngn judul Wanita Ini Pny 44 Orang Anak dan Mengurus Mereka Sendirian

Sementara yang lain tidur begitu saja di atas lantai. Anak yang lebih tua membantu adik-adiknya & semuanya turut serta membantu pekerjaan rumah seper_ti memasak.


Lalu berapa banyak makanan yang harus disiapkan Mariam?

Dalam sehari dia harus menyediakan 25 kilogram tepung singkong. "Ikan atau daging adalah makanan mewah bagi kami," ungkap Mariam. Hidup susah sejak masa kanak-kanak, satu-satunya harapan Mariam hari ini adalah anak-anaknya bisa bahagia. "Saya usai mengajarkan tanggung jawab org dewasa ke-pada mereka sejak dini," kata Mariam.


"Saya ngga pernah mengalami kebahagiaan, mungkin sejak saya dilahirkan," tambah dia. ()

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dngn judul Cewek Ini Punya 44 Orang Anak & Mengurus Mereka Sendirian

( info meta data berita ini, mariam,pny,44,anak,,pernh,lahirkan,kembar,empat,hingga,tiga,kali,,kini,sendirian,asuh,anaknya )

Sumber: www*tribunnews*com/internasional/2019/04/26/mariam+punya+44+anak+pernah+lahirkan+kembar+empat+hingga+tiga+kali+kini+sendirian+asuh+anaknya
Share Berita