Tarif Ojol Sebaiknya Tak Turun Lagi
Diinformasikan pada hari Senin Mei , tentang "Tarif Ojol Sebaiknya Tak Turun Lagi-#zihdgg", silahkan baca selengkapnya : news.xcoid.com, JAKARTA Kementerian Perhubungan sejak tanggal 1 Mei 2019 memberlakukan tarif baru utk ojek Online (Ojol). Pemberlakuan tarif baru tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor 348/2019. Tarif baru yang ditetapkan _oleh Kepmenhub tersebut dinilai oleh Darmaningtyas, Pengamat Transportasi yang juga Ktua Bidang Advokasi Warga Indonesia (MTI) sudah ideal.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , Mei 2019 )

Bukan hanya banyak harta yang membuat orang merasa gembira, saat memberi dengan hati iklas dan rela juga sumber bahagia.

"Tarif yang diberlakukan sekarang sudah tengah-tengah, melindungi pengemudi dan juga melindungi penumpang," jelasnya. Menurutnya jikalau tarif terlalu murah yang senang hanya penumpang. Namun jika ter-lalu mahal penumpang tak senang serta hanya pengemudi dan pemilik aplikasi yang diutungkan.

Baca: Zodiak Hari ini- Ramalan Zodiak Senin, 13 Mei 2019: Taurus Lebih Kreatif, Libra Perbanyak Bersyukur

Baca: Ancam Penggal Kepala Jokowi, Diduga _ada Provokasi dan Hasutan Terhadap Pelaku

Baca: Ada Indikasi Kekerasan Seksual & Sidik Jari Prada DP di Lokasi Mutilasi Vera

Baca: Air Mata Haruka Eks JKT48 Ngga Berhenti Menetes, Sedih Sang Kakak Telah Meninggal

Lebih lanjut dikatakan Darma, tarif yang diberlakukan oleh Kemenhub hari ini terbilang lebih murah jika dibandingkan dengan tarif ojol ketika pertama kali layanan ini muncul.


"Saat pertama kali layanan ini _ada kan tarifnya Rp4.000/km, kemudian terlihat murah sebab pemilik aplikasi menurunkan tarif semurah-murahnya dengan berbagai macam promo & perang tarif, ungkapnya

Menyusul pemberlakuan tarif baru ini pemilik aplikasi ojek online seper_ti Gojek menyatakan mengalami penurunan order sebab tarif baru tersebut dianggap terlalu tinggi.

Gojek pun sempat berupaya mengembalikan ke tarif seperti semula (menurunkan tarif) atau tidak seperti yang ditetapkan pemerintah pada 1 Mei 2019 lalu.



Khusnul Chotimah, driver ojol dngn segudang prestasi. (IG grabid)

Langkah penurunan tarif kembali yang dilakukan oleh Gojek ini dinilai Darma adalah sikap yang tidak patuh pada aturan.

"Sayangnya Kemenhub ngga bisa memberikan sanksi sebab yang bisa memberikan sanksi ialah Komnfo mengingat ijin perusahaan aplikasi adanya di kominfo," imbuhnya. Sementara itu, Ktua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia, Igun Wicaksono menganggap melalui pemberlakuan tarif tersebut emerintah sudah memperhatikan kepentingan para pengemudi ojek online meskipun tarif tsb masih belum sesuai dengan harapan.


"Setidaknya pemerintah sudah memperahatikan nasib ojek online. Kemudian evaluasi selama tiga bulan kami harapkan _ada peningkatan lagi secara bertahap," ungkapnya. Alasan penurunan kembali tarif yang sempat dilakukan oleh Gojek bbrp waktu la_lu dinilai tak mempunyai alasan yang tepat.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , Mei 2019 )

Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.


"Mereka kan bilang _ada penurunan order, faktanya di lapangan tidak seperti itu & penumpang msh stabil. Berkurangnya order sejak diberlakukannya tarif baru tersebut lebih sebab masih liburnya anak skolah yang banyak menggunakan jasa ojek online," jelas Igun.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , Mei 2019 )

Semakin baik kamu menata perilaku, semakin banyak kebaikan yang kamu kemas ke dalam hidup.

Lebih lanjut disampaikan Igun, penilaian mengenai dampak terhadap kenaikan tarif ini dilakukan pd_ kondisi normal ngga ada sesaat seperti Ramadhan ini yang memang aktivitas banyak berkurang.

Baca: Penyesalan HS, Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi

Baca: Sederet Fakta Kasus Ancam Penggal Kepala Jokowi, Ditangkap di Bogor Hingga Dikenakan Pasal Makar

Baca: Pertamina: Isu Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Aceh Sengaja Disebarkan Pengecer

Menurut Igun bila ada pemlik aplikasi yang berusaha menurunkan kembali tarif ojek online pihaknya akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan baik yang bersifat demonstrasi apakah itu off bid sehingga saran penghentian penggunaan aplikasi perusahaan yang menurunkan tarif.


"Kami juga akan menemui regulator serta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk melaporkan bahwa ada aturan yang dilanggar _oleh aplikator dan akan berdampak pd_ terjadinya perang tarif kembali," tegasnya. Terkait promo tarif murah yang kerap dilakukan _oleh penyedia aplikasi menurut Igun hal tersebut tidak menjdi masalah selama tarif yang diberlakukan sesuai dengan aturan.

Igun pula berpendapat bahwa promo yang dilakukan tsb memiliki dampak yang positif bagi penumpang dan driver pun tak dikenakan potongan dngn adanya promo tersebut.


Sumber: www*tribunnews*com/bisnis/2019/05/13/tarif+ojol+sebaiknya+tak+turun+lagi
Share Berita