Tarif Kencan Rp 400 Ribu, Pembunuh Wanita Di Apartemen Tangerang Ini Cuma Bawa Uang Rp 50 Ribu
Informasi tentang "Tarif Kencan Rp 400 Ribu, Pembunuh Wanita Di Apartemen Tangerang Ini Cuma Bawa Uang Rp 50 Ribu-#pxvko9" berita di Mei , hari Selasa ini,selengkapnya : news.xcoid.com, TANGERANG _ada fakta terbaru kasus pembunuhan wanita di Apartemen Habitat, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Yakni pelaku pembunuhan perempuan di Apartemen Habitat bernama Agus Susanto ini, hanya bawa uang Rp 50 ribu untuk bayar tarif kencan ke korban, Sulastri alias Tari.

Padahal, sebelumnya Agus Susanto ke Sulastri alias Tari ini sepakat, tarif kencan yang harus dibayar sebesar Rp 400 ribu.

Hasil peliputan WartaKotaLive, kasus pembunuhan cewek dengan posisi tangan, leher dan kaki terikat di Apartemen Habitat terungkap setelah Polres Tangerang Selatan meringkus tersangka.



Pengungkapan kasus pembunuhan seorang cewek di apartemen yang digelar di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Seniin (13/5/2019). ()Baca: Kronologi Penemuan Cewek Tewas Tanpa Busana di Sebuah Apartemen di Tangerang

Sebelumnya diberitakan, Sulastri alias Tari ditemukan tidak bernyawa pada Sabtu (11/5/2019). Pembunuhnya pun diketahui ialah Agus Susanto (37), teman kencan korban yang sudah sepakat utk berkencan satu malam di apartemen korban dngn harga Rp 400.000.


Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Effendi mengatakan, tersangka hanya membawa Rp 50.000 sesaat bertemu korban biarpun sudah sepakat dngn harga Rp 400.000. "Sudah deal Rp 400 ribu tapi di kantongnya hanya Rp 50 ribu," kata Effendi di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Seniin (13/5/2019). Usai berkencan, tersangka tergiur dengan harta benda korban yang berada di dalam apartemennya.

Agus yang gelap mata segera menghabisi nyawa Tari dngn cara mencekik lehernya menggunakan kain.

Baca: Intip Apartemen Baru Milik Lucinta Luna yang Seharga Rp 3,5 Miliar

Kakinya setelah diikat dengan kabel charger.


Uang tunai Rp 5 juta dan 2 handphone milik korban pun raib digasak tersangka. "Niatnya muncul utk mengambil sesudah di TKP dilihat lebih dari satu barang barang berharga. Keributan itu terjadi setelah kencan selesai, baru ada niat untuk mengambil barang barang berharga," jelas Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan. Pelaku dibekuk di kediaman saudaranya di Jalan Panglima Polim No 287 RT 02/05, Poris Plawad, Cipondoh, Kot'a Tangerang pada Minggu, 12 Mei 2019 sekira pukul 13.00 WIB.

Terekam CCTV

Sulastri alias Tari (21) ditemukan telanjang tidak bernyawa dengan posisi tangan dan leher terikat sarung bantal pula kaki terikat kabel chargeran. Menurut Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander, pembunuhan ini berhasil diungkap berkat kamera pengintai atau cctv yang berada di Apartemen Habitat. "Tersangka diidentifikasi melalui rekaman CCTV apartemen, dicocokan dngn identifikasi nomor polisi kendaraan yang dipadukan dengan analisa IT," ujar Alexander di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Seniin (13/5/2019). Pelaku dibekuk di kediaman saudaranya di Jalan Panglima Polim no.


287 RT 02/05, Poris Plawad, Cipondoh, Kot'a Tangerang pd_ Minggu, 12 Mei 2019 sekira pukul 13.00 WIB.

Dari keterangan saksi kepada polisi, Andra Anjaya yang merupakan kekasih korban mengatakan, korban sempat mengirim pesan kedatangan tamu sekitar pukul 17.00 WIB pd_ Sabtu, 11 Mei 2019.

Pukul 19.00 WIB, saksi menemukan korban usai dalam keadaan meninggal di kamar apartemennya. Menurut Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan, tersangka menghabisi nyawa korban krn tergiur harta benda yang dimiliki korban. "Motif pelaku melakukan hal ini karena ingin menguasi harta korban," kata Ferdy.


Pelaku tampak mengenakan seragam oranye tahanan Polres Tangerang Selatan, wajahnya terus menunduk. Ketika ditanya apakah pelaku menyesal, dia hanya menundukan kepalanya sambil berjalan ke atas sesudah rilis perkara. Tersangka dikenakan pasal 340 & atau pasal 338 dan atau Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup atau hukuman mati.

Sempat Chat WhatsApp ke Pacar

Pihak kepolisian Polres Tangerang Selatan sehingga kini msh menyelidiki tewasnya Sulastri (21), diduga perempuan panggilan, yang ditemukan tewas tanpa busana di kamar apartemennya pada Sabtu (11/5) malam lalu.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Mei 2019 )

Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.

Polisi, kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho, tengah menelusuri & mencari siapa tamu yang sempat datang menemui perempuan asal Pandeglang, Banten, pd_ Sabtu sore lalu itu.

"Jadi korban sempat mengirim chat melalui WhatsApp (WA) kepada pacarnya pd_ (Sabtu) sore hari dan memberitahu bahwa sedang ada tamu," kata Alexander, Miinggu (12/5/2019) ke-pada Wartakotalive.com.

Saat itu, pacar Sulastri bernama Andra Anjaya (29), membalas pesan WA kekasihnya itu. Tapi Sulastri ketika itu sudah tidak meresponnya lagi.


Pria yang bekerja sebagai seorang wiraswasta ini pun bergegas bertolak dari tempat dia memancing ikan di bilangan Cibodas, Tangerang, ke apartemen Sulastri di Apartemen Habitat Tower C Nomor 311 Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. "Dia (Andra) membuka pintu kamar dan melihat korban (Sulastri) dalam keadaan telanjang & badannya ditutupi dua bantal. Leher, kaki, & tangan korban pula dalam keadaan terikat," papar Alex. Andra tercengang menatap pujaan hatinya terbujur kaku.

Ia berupaya menolongnya dngn melepaskan ikatan sarung bantal yang membelit leher Sulastri. Namun sayangnya, ketika itu Sulastri sudah tewas.

Kuras harta

Dari hasil penyelidikan sementara polisi di kamar apartemen, pelaku tidak hanya menghilangkan nyawa Sulastri, namun merampas harta benda miliknya. "Barang-barang milik korban banyak yang hilang.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Mei 2019 )

Menyandari kekurangan diri lebih baik, daripada mengada-ngadakan apa yang tidak di miliki.

Ini kasus pembunuhan seketika itu juga pencurian," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho. Alex menyebut harta benda yang hilang berupa dua unit handphone merek Opoo dan Asus serta sebuah dompet berisi uang Rp. 5 juta.

"Pelaku juga membawa perhiasan berupa kalung, gelang, dan cincin emas milik korban," kata Alex. Saat ini, kawanan polisi msh memburu pelaku pembunuhan dan perampokan itu.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Mei 2019 )

Kesempatan terbaik adalah melakukan hal yang baik untuk orang lain.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Mei 2019 )

Akan tiba saatnya kita akan berhenti mencintai seseorang bukan karena seseorang itu berhenti mencintai kita melainkan kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.


"Pelaku belum diamankan. Kabar bila tersangka sudah diamankan itu tak benar. Kami msh melakukan pemeriksaan terhadap para saksi," kata Alexander.

Penulis: Zaki Ari Setiawan

Saat ini, kawanan polisi msh memburu pelaku pembunuhan dan perampokan itu.


"Pelaku belum diamankan. Kabar kalau tersangka usai diamankan itu tak benar. Kami msh melakukan pemeriksaan terhadap _para saksi," kata Alexander.

Penulis: Zaki Ari Setiawan


Demikian informasi mengenai "Tarif Kencan Rp 400 Ribu, Pembunuh Wanita Di Apartemen Tangerang Ini Cuma Bawa Uang Rp 50 Ribu-#pxvko9", info kata kunci berita ini (Selasa /Mei ) : ( tarif,kencan,rp,400,ribu,,pembunuh,wanita,di,apartemen,tangerang,ini,cuma,bawa,uang,rp,50,ribu )

Sumber: www*tribunnews*com/metropolitan/2019/05/14/tarif+kencan+rp+400+ribu+pembunuh+wanita+di+apartemen+tangerang+ini+cuma+bawa+uang+rp+50+ribu
Share Berita