Kepala BPPT Sebut Usai Saatnya E-Voting Diterapkan Dalam Penyelenggaraan Pemilu
Berita nasional mengenai politik, kriminal, daerah diseluruh indonesia, dapat dibaca di kanal berita nasional news.xcoid.com, silahkan lanjut berita tentang "Kepala BPPT Sebut Usai Saatnya E-Voting Diterapkan Dalam Penyelenggaraan Pemilu-#45eyae" :

Laporan Wartawan news, Fitri Wulandari

news.xcoid.com, JKRTA Badan Pengkajian & Penerapan Teknologi (BPPT) menilai penerapan transformasi digital dalam penyelenggaraaan pemilihan umum (pemilu) sangat penting utk meminimalisir terjadinya sengketa dan kecurangan. Lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Riset Teknologi & Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti ini meyakini bahwa pemerintah bakal memperoleh banyak hal positif melalui teknologi berupa e-voting.


Seperti yang disampaikan Kepala BPPT, Hammam Riza di Jakarta, Seniin (13/5/2019), usai melihat panasnya tensi pasca pemilu serentak 2019.

"Untuk meminimalisir sengketa pemilu atau pilkada, usai saatnya e-voting diterapkan di Indonesia," ungkap Hammam.

Baca: BNPB Minta BPPT Pasang Buoy Tsunami di Ambon dan Sulawesi Tenggara

Menurutnya, BPPT telah mampu menciptakan teknologi yang siap meningkatkan kelancaran pemilu tanah air melalui pemilu elektronik berupa e-voting, e-verifikasi serta e-rekapitulasi. "Teknologi untuk mendukung Pemilu elektronik berupa e-voting, e-verifikasi dan e-rekapitulasi sudah mampu dibuat," kata Hammam. Ia sesudah menegaskan bahwa teknologi tersebut pun telah diuji coba, "bahkan usai diuji coba dngn baik oleh perekayasa Indonesia,". Perlu diketahui, dalam penerapannya, teknologi tsb akan memberikan kemudahan bagi para pemilih saat berada di Lokasi Pemungutan Suara (TPS).


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.

Hal itu sebab mereka tak perlu menuliskan identitas serta membubuhkan tanda tangan dalam daftar hadir.

Baca: Tempuh Jalur Konstitusi Jikalau Kecewa Hasil Pemilu

Para pemilih hanya perlu melakukan cara yang mudah yakni dua kali sentuh saat berada di dalam bilik suara. "Mereka hanya perlu melakukan dua kali sentuh dalam bilik, tidak perlu menulis daftar hadir dan tanda tangan," jelas Hammam. Hamman pun menyebutkan kemudahan lainnya yang diperoleh jika pemerintah menerapkan teknologi ini.


Mulai dari kemudahan pengurusan administrasi di TPS sehingga formulir C1 yang bisa dicetak sesuai dengan jumlah yang diperlukan. "Pemilu elektronik pula memudahkan administrasi di TPS, karena tidak perlu menandatangani surat suara, tak perlu menyalin formulir C1, krn dapat dicetak sejumlah yang dibutuhkan," tegas Hammam. Kemudian kalau dilihat dari segi keamanan, mantan Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA) BPPT itu menekankan bahwa sistem ini sangat aman.

Ia menjamin keamanannya lantaran sesaat berlangsungnya pemungutan suara, perangkat yang digunakan pd_ sistem tsb tidak terhubung ke jaringan intrnet apapun.

Baca: Ribuan Botol Miras dan 5 PMKS Diamankan di Penjaringan

"Dari sisi keamanan, e-voting tentu sangat aman krn perangkat tidak terhubung ke jaringan apapun selama proses pemungutan suara berlangsung," tutur Hammam.


Penggunaan intrnet pun dalam proses itu mendapatkan pengawasan dan hanya digunakan pada saat proses akhir, "Internet hanya dibutuhkan pada saat pengiriman hasil saja, itupun diawasi _oleh saksi, KPPS dan Panwaslu,".

Penting untuk diketahui, penerapan transformasi digital melalui e-voting diharapkan mampu memperbaiki kualitas penyelenggaraan Pemilu tanah air menjdi lebih baik.

Dalam penerapannya, Hammam menjelaskan bahwa teknologi e-voting & e-verifikasi telah digunakan pada 981 pilkades, 18 kabupaten serta 11 provinsi. Setelah penggunaan teknologi tersebut, manfaat yang didapatkan ialah pilkades menjdi cepat & akurat. Selain itu menghasilkan data penduduk yang akurat, melalui proses e-verifikasi.


Kemudian yang tidak kalah penting adalah masyarakat sebagai pemilih bisa memperoleh pemahaman tentang betapa pentingnya tertib administrasi kependudukan.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak akan menyelesaikan masalah dan mengalah bukan berarti kalah.

Dibantu sharing beritanya ya teman-teman news.xcoid.com, Terima kasih semuanya..

Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2019/05/14/kepala+bppt+sebut+sudah+saatnya+e+voting+diterapkan+dalam+penyelenggaraan+pemilu
Share Berita