Misteri Dua Cewek Yang _ada Di Video Ancam Penggal Jokowi, Polisi Minta Mereka Serahkan Diri
Arsip berita hari Rabu , mengenai "Misteri Dua Cewek Yang _ada Di Video Ancam Penggal Jokowi, Polisi Minta Mereka Serahkan Diri-#0bcjqz" selengkapnya : news.xcoid.com, JKRTA Sosok dua cewek yang berada di dalam video yang mengacam ingin penggal Jokowi itu sampai saat ini masih menjadi misteri.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Tiap-tiap tempat ada kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.


Dua perempuan tersebut diduga terlibat, yaitu yang merekam ucapan HS. Sementara polisi telah menetapkan tersangka seorang pria berinisial HS (25) yang mengancam Presiden Joko Widodo atau Jokowi melalui tayangan video yang sempat viral di media sosial.

HS diketahui mengancam Jokowi saat mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, bbrp waktu lalu.

Baca: Ratna Sarumpaet Mengaku Syok Fotonya Viral sehingga Sempat Kaget saat Berkaca Usai Operasi Plastik

Polisi menghimbau keduanya untuk menyerahkan diri. Hal tersebut tampak pd_ akun Instagram Jatanras Polda Metro Jaya pada Senin (13/5/19).


Tampak akun Jatanras Polda Metro Jaya mngunggah photo dua wanita yang bersama pemuda HS di tempat kejadian. Dua Cewek tersebut tampak tersenyum. Akun Jatanras Polda Metro Jaya menuliskan agar dua wanita tersebut menyerahkan diri. "Diharapkan 2 org wanita yang ada di video viral pengancaman pembunuhan "penggal kepala presiden" agar menyerahkan diri...

Wujudkan warga yang taat hokum Selalu WASPADA, jadikan keselamatan sebagai REALITA bukan EKSPETASI," tulis akun Jatanras Polda Metro Jaya.


'

Tampak di video yang beredar di media sosial itu, seorang cewek merekam suasana di lokasi.

Kemudian tampak seorang pria mengacungkan telunjung mengatakan siap memenggal kepala Jokowi. "Siap menggal palanya Jokowi, InsyaAllah, Allahuakbar," ujarnya. Seruan itu sesudah diamini _oleh wanita yang merekam video & beberapa rekannya. "Woow InsyaAllah, Allahu Akbar," katanya.


Alih-alih belum puas dengan perkataannya, pria berbaju cokelat itu menyebutkan kalimatnya sekali lagi. "Siap penggal palanya Jokowi," ucapnya lagi.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak akan menyelesaikan masalah dan mengalah bukan berarti kalah.

Kemudian bbrp orang di sekitarnya mengamini kata-kata pria tersebut.

Baca: Data KPU : 22 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Dimenangi Prabowo, Jokowi Hanya Unggul di Muara Gembong

"Jokowi siap lehernya kita penggal, dari Poso, demi Allah," ujarnya lagi.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Dengan keyakinan kita dapat memindahkan gunung, akan tapi tanpa persiapan kita dapat tersandung oleh kerikil.

Kemudian video itu pula merekam suasana di lokasi yang tampak ramai oleh massa yang membawa bendera merah putih.

Polisi Buru Dua Wanita

Polisi masih melakukan perburuan terhadap cewek yang merekam & menyebarkan video ancaman pemenggalan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan polisi telah mengidentifikasi sosok perempuan tersebut.

Baca: Ngga Terima Dicakar, Oknum Pengemudi Ojol Diduga Bakar Anjing Peliharaan Hidup-hidup di Menteng



Ibu-ibu berbaju putih yang bersama HS (Twitter katakitatweet)

Perempuan itu diketahui berinisial A dan diduga berasal dari Sukabumi, Jawa Barat.


"Masih dilakukan penelusuran.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Dengan keyakinan kita dapat memindahkan gunung, akan tapi tanpa persiapan kita dapat tersandung oleh kerikil.

Ibu berinisial A diduga berasal dari Sukabumi, Jawa Barat," tutur Ade di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/5/2019). Saat ini, Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dngn Polres Sukabumi utk menciduk sosok A.

"Kita sudah berkoordinasi dengan tim di Sukabumi (mencari keberadaan ibu A)," tutur Ade.

Baca: Eggi Sudjana di Polda Metro Jaya, Bawa Al Quran Sehingga Penjelasannya Soal People Power

Seperti diketahui, polisi telah menangkap HS (25) yang mengancam bakal memenggal Jokowi di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, pada Minggu pukul 08.00. HS melakukan ancamannya sesaat demo di depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, pd_ Jumat (10/5/2019) siang.

HS Dipecat dari Pekerjaannya

ayasan Badan Wakaf Al-Quran (BWA) yang berlokasi di Tebet, Jkrta Selatan, mengambil langkah tegas terhadap HS (25), tersangka pengancam pemenggalan kepala Presiden RI Joko Widodo.

"Ketika dia positif (tersangka) seperti ini, start hari ini kita melakukan pemecatan sebab memang aturannya seperti itu kan," kata Penanggung Jawab HRD BWA, Eri, sesaat ditemui TribunJakarta.com, Seniin (13/5/2019).

Baca: Menelusuri Kediaman Tersangka Ancam Jokowi : Ada Stiker Prabowo-Sandi sehingga Pengakuan Tetangga



Rumah HS di RT 9 RW 7, Palmerah, Jakarta Barat (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

"Kita ini bukan untuk ikut-ikutan seper_ti itu. Kita badan kegiatan untuk mencari orang-orang yang mau berwakaf," tambahnya.


Menyoal mekanisme pemecatan, jelas Eri, BWA akan segera mengirim surat ke-pada HS. "Pasti kami akan pakai surat, dipastikan hari ini. Kami pula tidak sesuai dengan personalitinya, kan gak boleh berbuat seperti itu (ancaman)," terangnya. Seperti diketahui, HS sebelumnya berstatus sebagai karyawan kontrak WBA, yang bekerja selama bulan Ramadan.

"Sifatnya hanya volunteer di sini," ungkap Eri.

Baca: Pengancam Jokowi Lngsg Melarikan Diri dari Rumahnya Sesudah Tahu Videonya Viral

Selama di BWA, tugas HS merupakan mengajak orang-orang di perkantoran dan mall-mall untuk berwakaf. "Dia hanya menjaga gerai dan mengumpulkan donasi. Sebatas itu," pungkas Eri.

Reaksi Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh pihak utk menahan diri, terutama di bulan Ramadan agar tidak mudah mudah terpancing emosi oleh isu-isu provokatif.


Ajakan tsb disampaikan Presiden utk menanggapi adanya ancaman terhadap dirinya yang viral di media sosial belakangan ini.

Baca: Respons Sejumlah Pihak soal Ancaman Penggal Jokowi, Tasniem Rais Justru Bela Pelaku



Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan (Zulhas) komplek Widya Chandra, Jakarta, Jumat (10/5/2019). (news.xcoid.com/ Seno Tri Sulistiyono) "Ini kan bulan puasa. Kita smua puasa, yang sabar," ungkap Presiden selepas meresmikan tol Pandaan-Malang di Gerbang Tol Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (13/5/2019).

Kepala Negara lantas menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang sesuai dngn aturan hukum yang berlaku.


"Proses hukum serahkan ke-pada aparat kepolisian," ucapnya.

BPN Minta Jokowi Memaafkan

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, mengaku bahwa pernyataan HS, pria yang menyebut bakal memenggal kepala Jokowi, ialah kesalahan. Namun, ia meminta kepolisian untuk menelusuri pernyataan pria tersebut. "Kalau mendengar pernyatan saudara HS itu kan pasti pelanggaran hukum sebab beliau ingin memenggal kepala presiden.


Namun kan bisa ditelusuri apakah pernyataan yang bersangkutan itu memang serius atau sebatas bercanda," ujar Andre ketika dihubungi Kompas.com, Seniin (13/5/2019).

Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade (news.xcoid.com/Chaerul Umam)

Andre mengingatkan kasus remaja yang videonya viral sebab mengancam bakal menembak kepala Jokowi.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Tiap-tiap tempat ada kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.

Menurut dia, kasus tersebut tidak berbeda dngn kasus HS. Namun, kepolisian menyebut bahwa remaja pengancam Jokowi itu hanya "lucu-lucuan".

"Untuk itu kami dorong polisi supaya menyelidiki lebih dalam.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak akan menyelesaikan masalah dan mengalah bukan berarti kalah.

Jikalau konteksnya bercanda ya menurut saya sih Presiden sebagai kepala negara bisa memaafkan yang seperti itu sih seper_ti memaafkan anak yang kemarin itu," tutur Andre. (TribunJateng.com/news.xcoid.com/Kompas.com)

Ajakan tsb disampaikan Presiden untuk menanggapi adanya ancaman terhadap dirinya yang viral di media sosial belakangan ini.

Baca: Respons Sejumlah Pihak soal Ancaman Penggal Jokowi, Tasniem Rais Justru Bela Pelaku

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan (Zulhas) komplek Widya Chandra, Jakarta, Juumat (10/5/2019).

(news.xcoid.com/ Seno Tri Sulistiyono) "Ini kan bulan puasa. Kita semua puasa, yang sabar," tutur Presiden selepas meresmikan tol Pandaan-Malang di Gerbang Tol Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (13/5/2019).

Kepala Negara lantas menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. "Proses hukum serahkan ke-pada aparat kepolisian," ucapnya.


BPN Minta Jokowi Memaafkan

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, mengiyakan bahwa pernyataan HS, pria yang menyebut akan memenggal kepala Jokowi, ialah kesalahan. Namun, ia meminta kepolisian untuk menelusuri pernyataan pria tersebut. "Kalau mendengar pernyatan saudara HS itu kan pasti pelanggaran hukum karena beliau ingin memenggal kepala presiden. Namun kan bisa ditelusuri apakah pernyataan yang bersangkutan itu memang serius atau sebatas bercanda," ungkap Andre ketika dihubungi Kompas.com, Seniin (13/5/2019).

Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade (news.xcoid.com/Chaerul Umam)

Andre mengingatkan kasus remaja yang videonya viral karena mengancam akan menembak kepala Jokowi.


Menurut dia, kasus tersebut tidak berbeda dngn kasus HS. Namun, kepolisian menyebut bahwa remaja pengancam Jokowi itu hanya "lucu-lucuan". "Untuk itu kami dorong polisi supaya menyelidiki lebih dalam. Bila konteksnya bercanda ya menurut aku sih Presiden sebagai kepala negara bisa memaafkan yang seperti itu sih seperti memaafkan anak yang kemarin itu," ujar Andre.

(TribunJateng.com/news.xcoid.com/Kompas.com)

"Untuk itu kami dorong polisi supaya menyelidiki lebih dalam. Bila konteksnya bercanda ya menurut aku sih Presiden sebagai kepala negara bisa memaafkan yang seperti itu sih seper_ti memaafkan anak yang kemarin itu," tutur Andre. (TribunJateng.com/news.xcoid.com/Kompas.com) Banyak info dan berita menarik, terus kunjungi news.xcoid.com, update berita mengenai ( Misteri Dua Cewek Yang _ada Di Video Ancam Penggal Jokowi, Polisi Minta Mereka Serahkan Diri-#0bcjqz )( Rabu /Mei )


Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2019/05/14/misteri+dua+wanita+yang+ada+di+video+ancam+penggal+jokowi+polisi+minta+mereka+serahkan+diri
Share Berita