Penyelesaian Hasil Perhitungan Pemilu Lewat Hukum Jadi Cara Cegah Provokasi Di Masyarakat
Tahun 2019, informasi tentang "Penyelesaian Hasil Perhitungan Pemilu Lewat Hukum Jadi Cara Cegah Provokasi Di Masyarakat-#wp5k1q (berita hari Rabu ,Mei ) ", kami sampaikan informasi lengkapnya : news.xcoid.com, JAKARTA Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menyarankan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi supaya melalui mekanisme hukum kalau menolak hasil perhitungan _oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebab, Titi khawatir jikalau narasi kubu BPN Prabowo-Sandi terus digaungkan pada hasil Pemilu yang curang, tanpa melalui mekanisme hukum, hal itu justru menimbulkan konflik di masyarakat.

"Perbedaan pandangan itu harusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum jgn sampai kemudian bergulir akhirnya terjadi provokasi spekulasi warga yang terbelah dan bisa pd_ benturan antar kelompok di masyarakat," ucap Titi Anggraini sesaat dihubungi news.xcoid.com, Rabu_ (15/5/2019). Titi pun mengatakan, penyelesaian hasil perhitungan Pemilu melalui mekanisme hukum bisa menghalau narasi-narasi yang diumbar tentang ketidakpercayaan ataupun spekulasi di masyarakat tentang Pemilu curang.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Kecantikan hakiki bukan dari wajah, melainkan terpancar dari hati.


"Publik yang mestinya bisa bersikap secara proposional lalu kemudian sebab mereka ngga mendapatkan pendidikan politic ataupun pembelajaran yang profoposional dan memadahi yang terjadi justru benturan di masyarakat," ucap Titi.

Untuk itu, Titi meminta kepada elit politik agar pny tanggung jawab memberikan pembelajaran & pendidikan politik kepada masyarakat negara soal bagaimana praktik demokrasi yang konstitusional.

Baca: Pengamat: Prabowo Tunjukkan Sikap Mendua Sesaat Bilang Tolak Hasil Penghitungan KPU

"Kerangka hukum yang ada memberi ruang bagi para pihak yang keberatan atau tidak menerima hasil pemilu untuk menempuh upaya hukum," jelas Titi. Diketahui, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyatakan menolak hasil penghitungan suara yang kini sdng berjalan di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Penolakan tersebut disampaikan Ktua BPN, Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso dalam acara pemaparan kecurangan Pemilu di Hotel Grand Sahid Jaya, Selasa, (14/5/2019).


"Kami Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi bersama-sama rakyat Indonesia yang sadar demokrasi menolak hasil perhitungan suara dari KPU RI yang sedang berjalan. Saya ulangi, kami Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi bersama rakyat indonesia yang sadar demokrasi menolak hasil perhitungan suara dari KPU RI yang sedang berjalan," katanya. Penolakan tsb menurut Djoko krn penyelenggaraan Pemilu 2019 keluar dari prinsip Luber. Penyelenggaraan Pemilu tak berlangsung jujur dan adil.

Sekian info yang kami sampaikan mengenai Penyelesaian Hasil Perhitungan Pemilu Lewat Hukum Jadi Cara Cegah Provokasi Di Masyarakat-#wp5k1q, berita diambil dari berbagai media online lain.. terimakasih

Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2019/05/15/penyelesaian+hasil+perhitungan+pemilu+lewat+hukum+jadi+cara+cegah+provokasi+di+masyarakat
Share Berita