Bertemu Di Swiss, Iindonesia Dan Malaysia Bahas Pemilu Hingga Isu Kemanusiaan
news.xcoid.com, sebagai media online informasi, terus berinovasi untuk mendukung kemajuan informasi indonesia. di hari [[senin]] ini menyampaikan berita "Bertemu Di Swiss, Iindonesia Dan Malaysia Bahas Pemilu Hingga Isu Kemanusiaan-#s92hq2" yuk ikuti selengkapnya :

Laporan Wartawan news.xcoid.com, Rina Ayu

news.xcoid.com, JENEWA Di awal lawatan di Jenewa, Swiss, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla melakukan pertemuan billateral dngn Wakil PM Malaysia Wan Azizah Wan Ismail di Hotel Beau Rivage Jenewa, Swiss, Rabu, 15 Mei 2019, pukul 10.15 Waktu Setempat. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut, kedua kepala negara membahas berbagai isu.


Mulai dari penyelenggaraan Pemilu serentak di Indonesia, perkembangan kerjasama bilateral bidang ekonomic dan perlindungan WNI/TKI, isu diskriminasi terhadap komoditas kelapa sawit di Uni Eropa, isu Rakhine State, & isu kerjasama kemanusiaan lainnya.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Mei 2019 )

Semua yang kita capai adalah hasil dari apa yang kita pikir.

Wapres menyampaikan terima kasih atas dukungan Malaysia dalam pelaksanaan Pemilu Thn 2019, khususnya proses pemungutan suara bagi WNI di Malaysia.

Baca: Usia 15 Tahun, Pemain Berdarah Malaysia Ini Diincar Manchester City

"Warga Iindonesia ada satu juta lebih di Malaysia," terang Wapres. Terkait komoditas kelapa sawit, Wapres mengajak Malaysia untuk bekerjasama dalam menghadapi tantangan, termasuk masifnya kampanye negatif di negara-negara Uni Eropa terhadap komoditas kelapa sawit, walaupun bagi kedua negara Kelapa sawit adalah komoditas unggulan dalam mencapai SDGs.


"(Untuk) Iindonesia dan Malaysia (sawit) juga salah satu produk yang penting. Malaysia pula sama, antara nomor 1 atau nomor 2 produsen (sawit) di dunia," terangnya. Selanjutnya, Wapres berharap, baik Iindonesia dan Malaysia segera merampungkan finalisasi MoU kerjasama pendidikan, dan peningkatan akses pendidikan melalui Community Learning Centres (CLC) di Malaysia, perihal pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia, serta menyepakati perjanjian bilateral di bidang penempatan & perlindungan pekerja migran domestik Indonesia sebagai landasan hukum bersama. Pada pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, JK didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia & Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Wakil Menteri Luar Negeri A.M.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Mei 2019 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

Fachir dan Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar. Diketahui, Malaysia ialah investor terbesar ke-5 pada tahun 2018, dngn nilai investasi Malaysia mencapai USD 1,77 milyar (1.276 proyek). Malaysia juga diketahui, menjdi mitra dagang terbesar ke-7 dengan nilai perdagangan bilateral USD 18,03 milyar pd_ tahun 2018. Wisatawan asal Malaysia juga menjadi yang terbesar ke-2 yang datang ke Indonesia.

Tercatat pada 2018 wisatawan Malaysia yang datang ke Iindonesia sebanyak 2,5 juta orang.

Kedua negara masih perlu meningkatkan potensi kerja sama di bidang ekonomi.

Dibantu sharing beritanya ya teman-teman news.xcoid.com, Terima kasih semuanya..

Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2019/05/15/bertemu+di+swiss+indonesia+dan+malaysia+bahas+pemilu+hingga+isu+kemanusiaan
Share Berita