Dirjen Perhubungan Udara Ngga Temukan Pelanggaran Tarif Di Bandara Soetta
Diinformasikan pada hari Senin Mei , tentang "Dirjen Perhubungan Udara Ngga Temukan Pelanggaran Tarif Di Bandara Soetta-#kgjt6u", silahkan baca selengkapnya :

Laporan Wartawan news.xcoid.com, Reynas Abdila

news.xcoid.com Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , Mei 2019 )

Ke mana pikiran di arahkan, kesanalah kondisi hidup seseorang.


Pramesti melakukan pemantauan terkait tarif batas atas dan tarif batas bawah tiket pesawat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Ia memastikan bahwa tarif jarak yang diterapkan oleh operator penerbangan harus sesuai dengan peraturan yang berlaku & apabila melanggar bakal diberikan sanksi administratif. "Pantauan hari kedua terkait tarif di Bandar Udara Soekarno Hatta, tak terdapat pelanggaran saat kami lakukan pengecekan dan kami tidak akan segan segan memberikan sanksi apabila ditemukan operator penerbangan yang menjual tarif tiket penumpang melampaui TBA," tegas Polana, Minggu (19/5/2019).

Penerapan tarif yang dilakukan oleh maskapai adalah tarif dasar yang berlaku sesuai peraturan yaitu tarif jarak yang belum ditambahkan komponen pajak, iuran wajib asuransi & biaya tuslah atau surcharge.


'
Baca: Demi Anak Tercinta, Najwa Shihab Mengaku Siap Berhenti dari Kariernya

Baca: Mantan Panglima TNI Buka Skenario yang Disiapkan Kelompok Tertentu pd_ 22 Mei

Baca: Mengenal Dora Sigar Ibunda Prabowo Subianto, Cinta Bersemi di Rumah Sakit

Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan operator penerbangan mematuhi aturan Keputusan Menteri (KM) 106 tahun 2019 mengenai Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomic Angkutan Udara Dalam Negeri.


Pengawasan dilakukan pd_ tujuh Badan Usaha Angkutan Udara (BUAU) yaitu Garuda Indonesia sebanyak 12 rute, Batik Air sebanyak 11 rute, Sriwijaya sebanyak 10 rute, Citilink sebanyak 10 rute, Lion Air sebanyak 18 rute, Indonesia AirAsia sebanyak 3 rute dan Trigana Air sebanyak 1 rute. Pada rute yang dipantau, BUAU telah menyesuaikan tarifnya sesuai KM 106 thn 2019 utk penjualan tanggal 18 Mei 2019 di antaranya, Maskapai Garuda Iindonesia yang adalah kelompok pelayanan full service menerapkan 100 persen dari Tarif Batas Atas (TBA) yang ditentukan dalam peraturan. Untuk rute di antaranya Jakarta Banda Aceh TBA maksimal adalah Rp 2,228,000 dengan penerapan tarif 100 persen dari TBA yaitu Rp 2,228,000, Jkrta Padang TBA maksimal Rp 1,476,000 dngn penerapan tarif 100 persen dari TBA yaitu 1,476,000. Untuk Batik Air yang merupakan kelompok pelayanan full service, penerapan TBA merupakan beragam dari 100 hingga 87,81 persen dari TBA yang ditentukan dalam peraturan.

Untuk rute di antaranya, Jakarta Padang TBA maksimal adalah Rp 1,476,000 dengan penerapan 100 persen dari TBA yaitu Rp 1,476,000. Utk rute Jakarta Denpasar TBA maksimal TBA Rp 1,431,000 dengan penerapan tarif 91,13 persen dari TBA Rp 1,304,000. Untuk Sriwijaya Air yang merupakan kelompok pelayanan medium service, penerapan TBA dimulai dari 99,92 persen hingga 100 persen. Untuk rute Jakarta Palembang TBA maksimal ialah Rp 759,600 dngn penerapan 99 persen dari TBA yaitu Rp 759,000.

Jkrta Makassar TBA maksimal Rp 1,647,000 dngn penerapan tarif 100 persen dari TBA yaitu 1,647,000.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , Mei 2019 )

Dengan keyakinan kita dapat memindahkan gunung, akan tapi tanpa persiapan kita dapat tersandung oleh kerikil.

Sedangkan Lion Air yang merupakan pelayanan standar minimum (no frills service) penerapan TBA ialah 70,44 persen sampai 99,94 persen dari TBA yang ditentukan. Utk rute Jkrta Malang TBA maksimal Rp 1,015,000 dengan penerapan tarif 70,44 persen dari TBA yaitu 715,000.

Utk Jakarta Kendari TBA maksimal Rp 1,815,000 dengan penerapan tarif 99,94 persen dari TBA yaitu Rp 1,814,000. Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Senin /Mei /2019 )

Sumber: www*tribunnews*com/bisnis/2019/05/20/dirjen+perhubungan+udara+tak+temukan+pelanggaran+tarif+di+bandara+soetta
Share Berita