Inilah Sosok Mantan Danjen Kopassus Soenarko Yang Ditahan Dengan Sangkaan Penyelundupan Senjata
Perkembangan teknologi online , menjadikan informasi didapat dengan akurat dan cepat, ayuk baca info lengkap mengenai "Inilah Sosok Mantan Danjen Kopassus Soenarko Yang Ditahan Dengan Sangkaan Penyelundupan Senjata-#u69nhq ( hari Rabu , Mei )" : news.xcoid.com, JAKARTA Mayjen TNI (Purn) Soenarko ditangkap terkait dugaan penyelundupan senjata terkait unjuk rasa yang akan digelar pada Aksi 22 Mei 2019. Selain Soenarko, ditangkap pula Praka BP. Penangkapan tsb dikonfirmasi _oleh Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Sisriadi.

Dilansir Kompas.com dalam artikel berjudul Kasus Penyelundupan Senjata, Mayjen (Punr) S & Praka B Ditahan, Sisriadi mengatakan penyidikan dilakukan di markas Puspom TNI Cilangkap.

"Hal ini dilakukan krn salah satu oknum yang diduga pelaku berstatus sipil (Mayjen Purn S), sedangkan satu oknum laiin berstatus militer (Praka BP)," kata Sisriadi.



Pengurus Partai Gerindra Aceh, Soenarko memberi ucapan selamat ke-pada Ketua Umum Partai Aceh Periode 2013 2018, Muzakir Manaf (kanan) yang dilantik di Taman Sri Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu (24/3). SERAMBI/M ANSHAR (SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR)Baca: Gultor Kopassus dan Densus 88 Evakuasi KPU Jikalau Aksi 22 Mei Berlangsung Rusuh

Baca: Terkait Penyelundupan Senjata Terkait Massa 22 Mei 2019, Mayjen (Purn) S & Praka BP Ditahan

Saat ini, kata Sisriadi, Mayjen (Purn) S menjadi tahanan Mabes Polri & dititipkan di Rumah Tahanan Militer Guntur, sedangkan Praka BP menjadi tahanan TNI di Rumah Tahanan Militer Guntur.

Mayjen TNI (Purn) Soenarko Dilaporkan

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen (Purn) Soenarko dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Senin (20/5/2019).


Soenarko dilaporkan dengan sangkaan mengarahkan sejumlah orang untuk mengepung Istana Negara & gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada aksi unjuk rasa yang rencananya digelar Rabu (22/5/2019).

"Pernyataan yang membuat keresahan merupakan memerintahkan mengepung KPU & Istana serta sesudah menyatakan seakan-akan polisi bakal bertindak keras, tentara tidak, dan provokasi tentara pangkat tinggi sudah bisa dibeli," ungkap pelapor bernama Humisar Sahala di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.



Petugas Kepolisian terlihat menjaga ketat kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). (Fransiskus Adhiyuda/news.xcoid.com)

Seperti diketahui, arahan Soenarko terekam dalam video berdurasi sekitar 2,5 menit yang beredar di media sosial.

Di video tersebut, Sunarko yang mengenakan kemeja merah marun bergaris vertikal hitam tampak duduk di sebuah kursi dan berdialog dngn sejumlah orang. "Kalau tanggal 22 diumumkan Jokowi menang, kita lakukan tutup duluan KPU, mungkin ada yang tutup Istana dngn Senayan, tapi dalam jumlah besar.


Kalau jumlah besar, polisi pula bingung. Kalau tentara, yakin dia tidak akan bertindak keras," tutur Soenarko.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Menyandari kekurangan diri lebih baik, daripada mengada-ngadakan apa yang tidak di miliki.

Menurut Humisar, pernyataan Soenarko tsb membuat keresahan di masyarakat.

Selain itu, Sunarko juga diduga mengadu domba pemerintah dngn masyarakat.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

iri hati, selain membawa penderitaan, juga menjerumuskan manusia ke jurang permusuhan bahkan peperangan.

"Sebagai purnawirawan TNI ngga sepatutnya Soenarko memberikan arahan demikian," ucapnya. Soenarko diduga melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Pasal 110 jo 108 KUHP dan Undang-Undang Nomod 1 Thn 1946 Pasal 163 bis Jo 416 mengenai keamanan negara atau makar.

Laporan itu terdaftar dalam nomor polisi LP/B/0489/V/2019/Bareskrim tertanggal 20 Mei 2019.

Siapa Mayjen (Purn) Soenarko?

Siapa sih sebenarnya Sunarko? Kenapa seruannya dalam video tsb cukup membuat banyak pihak khawatir?

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

Nah, berikut ini profil lengkap mantan org nomor 1 di Kopassus, Mayjen Soenarko.

Lahir di Medan, Sumatera Utara, 1 Desember 1953, Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan) Soenarko merupakan Perwira Tinggi TNI Angakatan Darat yang memiliki segudang pengalaman dan tapak karir gemilang di militer.

Menko Polhukam Wiranto didampingi Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal dan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi sesaat konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/5/2019). Terkait penahanan mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko, Wiranto menjelaskan Soenarko ditangkap atas dugaan kasus kepemilikan senjata ilegal yang diduga diselundupkan dari luar Jakarta. News/HERUDIN (news/HERUDIN)Sebelum menduduki posisi tertingginya, Mayjen Soenarko usai terkenal di Aceh. Ia pernah menjabat asisten operasi Kasdam Iskandar Muda pada 2002, la_lu menjadi Danrem-11/SNJ, Danrem-22, Pamen Renhabesad, Pati Ahli Kasad Bidsosbud, dan Kasdif-1 Kostrad.

Akhirnya, Mayjen Soenarko mendapatkan posisi yang membuat namanya membumbung tinggi. Pada 12 September 2007 dia sah menjdi Komandan Jenderal Pasukan Khusus (Kopassus) ke 22. Soenarko menggantikan Danjen Kopassus sebelumnya yakni Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary. Ia menjabat sampai tanggal 1 Juli 2008, lalu digantikan _oleh Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo.

Setelah sudah tugasnya sebagai Danjen Kopassus, Soenarko dianugerahi jabatan tinggi lainnya.

Direktur Utama PT Sebuku Tanjung Coal (STC) Mayjen TNI (Purn) Soenarko MD (tengah) didampingi kuasa hukum Krisna Murti (kiri) berbincang usai melaporkan petinggi Polri terkait ketidakadilan dalam penanganan perkara di kantor Kompolnas, Jakarta, Senin (23/7/18).

PT STC menyampaikan perlindungan hukum dengan membawa bukti gambar atas tindakan diskriminasi dan penggunaan diskrisi kepolisian yang diduga keliru dan tindakan represif terhadap sengketa lahan antr PT STC dngn PT PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM). news/IRWAN RISMAWAN (news/IRWAN RISMAWAN)

Ia pd_ 2008 resmi ditunjuk sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda.

Mayjen Soenarko menggantikan Pangdam Iskandar Muda sebelumnya, yakni Mayjen TNI Supiadin AS. Pada 2009, tugas Soenarko sebagai Pangdam Iskandar Muda berakhir dan digantikan oleh Mayjen TNI Hambali Hanafia. Setelah menjabat Pangdam Iskandar Muda, Soenarko la_lu menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) pada 2009 menggantikan Mayjen TNI Nartono.


Posisi itu hanya bertahan setahun, pada 2010 dia digantikan oleh Mayjen TNI Siswondo. Setelah karir militernya usai, Mayjen Soenarko pula terjun ke dunia politik. Ia pernah menjdi anggota Partai Aceh (2012-2016), la_lu bergabung bersama Partai Gerindra (2012-2016) dan sejak 2017 bergabung dengan Partai Nangroe Aceh, sampai sekarang.

Riwayat Pendidikan:

Akabri (1978)
Sussarcab IF (1978)
Diklapa-I (1985)
Diklapa-II (1988)
Seskoad (1995)
Lemhanas (2005)

Riwayat Jabatan:

Danton Kopassanda (1979)
Danton-1/112/12/1 Kopassanda
Paops Denpur-13/1 Kopassanda
Paops Denpur-12/1 Kopassanda
Danyonif Linud 503/Mayangkara (1993 1994)
Dandim 1630/Viqueque
Dandim 1627/Dili
Dan Grup-1 Kopassus
Irdam VI/Tanjungpura
Asops Kasdam Iskandar Muda
Wakil Komandan Jenderal Kopassus
Kepala Staf Divisi Infanteri 1/Kostrad
Komandan Jenderal Kopassus (2007-2008)
Panglima Daerah Militer Iskandar Muda (2008-2009)
Danpussenif (2009-2010)

Tanda Jasa:

SL.


Seroja
SL. Dwidya Sistha
SL Kesetiaan 8 tahun
SL Kesetiaan 16 tahun

Anjurkan Masyarakat Tidak Datang

Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko sebelumnya menganjurkan agar masyarakat tak datang pada unjuk rasa di depan kantor KPU pd_ 22 Mei 2019.

Menurut Moeldoko, pemerintah lebih dari satu mendapatkan information mengenai potensi terjadinya gangguan keamanan pd_ tanggal tersebut. "Intelijen kita telah menangkap upaya penyelundupan senjata. Orangnya ini sedang diproses.


Tujuannya pasti untuk mengacaukan situasi," ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Seniin (20/5/2019). "Bisa saja mereka melakukan tembakan di kerumunan akhirnya seolah-olah itu ya dari aparat keamanan, TNI-Polri. Itulah yang akan menjadi trigger, mulanya situasi menjdi chaos," kata dia. Ktua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Moeldoko sesaat sukuran kemenangan Jokowi-Maruf di kantor DPP Projo, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019) malam. (Fransiskus Adhiyuda/news.xcoid.com)Penegakan hukum tsb sekaligus mengonfirmasi information yang didapatkan intelijen negara sebelumnya tentang potensi terjadinya kerusuhan pd_ 22 Mei 2019. "Keinginan awalnya begitu.

Meski jika dari analisis wa_ktu ke waktu, mudah-mudahan situasi ini usai mereda," ujar Moeldoko. Moeldoko menegaskan, pemerintah tidak membual atas informasi itu.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Tiap-tiap tempat ada kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.

Bkn pula untuk menakut-nakuti atau ingin "menggembosi" pengerahan massa yang akan dilakukan pd_ saat KPU menetapkan hasil Pemilu 2019. Justru, wajib bagi pemerintah utk memberitahukan info mengenai potensi gangguan keamanan yang akan terjadi pada tanggal tersebut.

"Kami memberikan info yang sesungguhnya ke-pada masyarakat supaya masyarakat bisa menilai, bisa menentukan mesti bagaimana. Jadi, kalau memang menuju ke suatu area tertentu itu membahayakan, jangan datang," kata mantan Panglima TNI tersebut. (Kompas.com/TribunMedan)

Anjurkan Warga Tidak Datang

Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko sebelumnya menganjurkan supaya masyarakat ngga datang pada unjuk rasa di depan kantor KPU pd_ 22 Mei 2019.

Menurut Moeldoko, pemerintah lebih dari satu mendapatkan info mengenai potensi terjadinya gangguan keamanan pd_ tanggal tersebut. "Intelijen kita telah menangkap upaya penyelundupan senjata.


Orangnya ini sedang diproses. Tujuannya pasti utk mengacaukan situasi," ungkap Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Seniin (20/5/2019). "Bisa saja mereka melakukan tembakan di kerumunan akhirnya seolah-olah itu ya dari aparat keamanan, TNI-Polri. Itulah yang akan menjdi trigger, awalnya situasi menjdi chaos," kata dia. Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Moeldoko sesaat sukuran kemenangan Jokowi-Maruf di kantor DPP Projo, Pancoran, Jakarta Selatan, Seniin (22/4/2019) malam.

(Fransiskus Adhiyuda/news.xcoid.com)Penegakan hukum tsb sekaligus mengonfirmasi informasi yang didapatkan intelijen negara sebelumnya mengenai potensi terjadinya kerusuhan pada 22 Mei 2019. "Keinginan awalnya begitu. Meski jikalau dari analisis waktu ke waktu, mudah-mudahan situasi ini sudah mereda," ungkap Moeldoko.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Kecantikan hakiki bukan dari wajah, melainkan terpancar dari hati.

Moeldoko menegaskan, pemerintah tak membual atas info itu.

Bukan pula utk menakut-nakuti atau ingin "menggembosi" pengerahan massa yang akan dilakukan pd_ saat KPU menetapkan hasil Pemilu 2019. Justru, wajib bagi pemerintah untuk memberitahukan informasi mengenai potensi gangguan keamanan yang akan terjadi pd_ tanggal tersebut. "Kami memberikan information yang sesungguhnya kepada masyarakat agar masyarakat bisa menilai, bisa menentukan harus bagaimana. Jadi, jikalau memang menuju ke suatu area tertentu itu membahayakan, jgn datang," kata mantan Panglima TNI tersebut.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Mei 2019 )

Akan tiba saatnya kita akan berhenti mencintai seseorang bukan karena seseorang itu berhenti mencintai kita melainkan kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.


(Kompas.com/TribunMedan) Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Rabu /Mei /2019 )

Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2019/05/21/inilah+sosok+mantan+danjen+kopassus+soenarko+yang+ditahan+dengan+sangkaan+penyelundupan+senjata
Share Berita