Yunarto Wijaya Maafkan Kivlan Zen Yang Diduga Berniat Membunuhnya, Sebut Demokrasi Telah Tercemar
Berita nasional mengenai politik, kriminal, daerah diseluruh indonesia, dapat dibaca di kanal berita nasional news.xcoid.com, silahkan lanjut berita tentang "Yunarto Wijaya Maafkan Kivlan Zen Yang Diduga Berniat Membunuhnya, Sebut Demokrasi Telah Tercemar-#bszwkj" : news.xcoid.com Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya mengapresiasi pihak Polri dan TNI yang telah memberikan pengamanan sehingga situasi menjadi kondusif. Hal itu disampaikan Yunarto Wijaya menanggapi nama dirinya yang jadi sasaran target pembunuhan pada kerusuhan 21-22 Mei 2019. Ia pun mengatakan jikalau dirinya dan keluarga usai memaafkan perencana maupun eksekutor yang diperintahkan untuk membunuhnya.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juni 2019 )

Bukan karena harta yang melimpah/apa yang dimilik, orang dihormati. kehormatan adalah penghargaan bagi orang yang telah memberikan sesuatu yang berarti bagi orang yang membutuhkan.

"Saya pribadi dan keluarga sudah memaafkan dan tak mempunyai dendam apapun baik ke-pada perencana maupun eksekutor," kata Yunarto Wijaya ke-pada newsBogor.com, Selasa (11/6/2019) malam. Ia juga mengatakan, situasi ini membuat ia belajar kembali tentang apa itu kasih. "Memaafkan org yang memusuhi kita membuat saya merasa lebih bisa mensyukuri & menikmati kehidupan yang diberikan- Sang Empunya," katanya lagi.

Selain itu, ia juga mengapresiasi TNI dan Polri yang telah mmbuat situasi menjdi kondusif. "Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya buat langkah-langkah pengamanan yang dilakukan Polri dan TNI yang berhasil mmbuat situasi menjdi kondusif, mari kita percayakan proses hukum berjalan tanpa diiringi _oleh tekanan dan ujaran kebencian dari pihak manapun," jelasnya. Ia juga mengatakan, kejadian ini memperlihatkan bagaimana demokrasi kita sudah tercemar hanya karena perbedaan. "Kejadian ini mesti dilihat bukan dalam konteks keselamatan orang-orang yang ditarget.

Tapi bagaimana demokrasi kita yang telah tercemar. Tercemar ujaran kebencian yang tidak bisa membunuh perbedaan," katanya.

Halaman selanjutnya

Sekilas berita yang kami sharing, jika suka bantu sharing ya...

Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2019/06/12/yunarto+wijaya+maafkan+kivlan+zen+yang+diduga+berniat+membunuhnya+sebut+demokrasi+telah+tercemar
Share Berita