Pengalaman Balap Bos YIMM Jadi Bekal Faerozi Ikuti Ajang Suzuka 8 Hours Endurance
Informasi tentang "Pengalaman Balap Bos YIMM Jadi Bekal Faerozi Ikuti Ajang Suzuka 8 Hours Endurance-#lhjpkt" berita di Juni , hari Minggu ini,selengkapnya :

Laporan Wartawan news.xcoid.com, Abdul Majid

news.xcoid.com, BOGOR President Director amp CEO PT Yamaha Iindonesia Motor Mfg, Minoru Morimoto ternyata juga mantan pembalap motor profesional yang pernah turun di ajang Suzuka 8 Hours Endurance pd_ Juli 1999.

Saat itu, ia bersama rekannya Toshihiro Wakayama turun dngn menggunakan motor YZF R1.

Dalam ajang tersebut ia bersaing dengan pembalap dunia Alex Baros yang berpasangan dengan Tadayuki Okada.

Selama 8 jam non stop, Marimoto/Toshihiro menyelesaikan 189 lap, walaupun sang juara Alex Baros/Tadayuki Okada selesai dngn catatan 213 lap.

Baca: Ketika Alumni UGM Bersidang Sengketa Pilpres 2019, Saksi Ahli Kubu Jokowi Sebut Ditelpon Mahfud MD

Terakhir, Marimoto sempat turun balapan di ajang Yamaha Suday Race 2015 di Sirkuit Sentu, Bogor pada November 2015 dngn menunggangi motor Yamaha YZF-R25.



Pembalap muda binaan Yamaha Racing Indonesia (YRI), Muhammad Faerozi Tareqotullah atau yang akrab disapa Faeroz dalam acara pengenalan dirinya untuk turn di Suzuka 4 Hours Endurance, Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (23/6/2019).

News/Abdul Majid (news.xcoid.com/Abdul Majid)Atas pengalamannya itu, Marimoto yang hadir dalam konferensi pers pengenalan pebalap muda Iindonesia M Faeroz di Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (23/6/2019), pula turut bercerita dan memberikan pengalamannya kepada Faeroz.

"Jadi di balap endurance ada macam-macam situasi, slh satunya cuaca, hujan kering, ada juga yang crash di berbagai tempat," kata Marimoto.

Baca: Fakta dan Kronologi 3 Oknum Guru Berhubungan dengan 3 Siswi SMP, Pernah Pesta Seks di Lab Komputer

"Ketika situasi (cuaca) mulai aneh, pembalap mesti cepat kembali ke pit. Jadi balapan ini bukan cuma soal kecepatan tapi harus pintar, mesti berpikir krn balapan ini juga dengan pembalap rekan setim.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Juni 2019 )

Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak akan menyelesaikan masalah dan mengalah bukan berarti kalah.


Jadi perlu cepat perlu juga pintar," pesan Morimoto ke-pada Faeroz.

Pembalap muda asal Yamaha Racing Iindonesia (YRI), Muhammad Faerozi saat memaparkan persiapannya jelang beralaga di Suzuka 4 Hours Endurance, Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (23/6/2019). News/Abdul Majid (news.xcoid.com/Abdul Majid)Marimoto menyakini Faeroz mampu berbuat banyak di kejuaraan nanti. Menurutnya Faeroz mempunyai mental kuat dan berani dalam mengambil keputusan khususnya saat berada di tikungan. "Saya lihat (Faeroz) di race terakhir dia di Thailand, ia sangat berani.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Minggu , Juni 2019 )

Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang!.

Dia lebih berani masuk ke dalam, jadi berdasarkan hal itu aku yakin Faeroz pny talenta seorang pebalap yang levelnya hampir sama dengan pebalap dunia," kata Marimoto. "Kami (Yamaha Racing Indonesia) pula membuka pintu utk pembalap-pembalap berbakat, seper_ti Galang Hendra di World Supersport 300. Jadi setiap ada yang bagus kita bukakan pintu, step by step," kata dia.

Demikiannlah berita hari Minggu mengenai ( Pengalaman Balap Bos YIMM Jadi Bekal Faerozi Ikuti Ajang Suzuka 8 Hours Endurance-#lhjpkt ), info pencarian terkait berita ini, pengalaman,balap,bos,yimm,jadi,bekal,faerozi,ikuti,ajang,suzuka,8,hours,endurance, pembalap, marimoto

Sumber: www*tribunnews*com/sport/2019/06/23/pengalaman+balap+bos+yimm+jadi+bekal+faerozi+ikuti+ajang+suzuka+8+hours+endurance
Share Berita