Indonesia Kaya Kawasan Karst
Berita pada hari Kamis ,Juni mengenai "Indonesia Kaya Kawasan Karst-#znwcsz",yuk ikuti beritanya : news.xcoid.com, JKRTA Indonesia punya banyak kawasan karst yang luasnya 154.000 km persegi dan membentang dari ujung timur sehingga barat. Keberadaan kawasan karst itu pula membuat Indonesia kaya jaringan gua.

"Hampir 90 persen gua yang ada di permukaan bumi terbentuk sebab faktor karst atau gamping atau limestone. Jumlah gua di Iindonesia jauh lebih banyak dibandingkan dngn gunung dan sungai. Di satu kawasan karst bisa dijumpai ratusan mulut gua," papar Ferry Saputra Usro dari Buniayu Adventure yang akan ikut berpartisipasi di ajang IIOutfest 1-4 Agustus di Lapangan Aldiron, Jakarta, Rabu (26/6/2019). Dengan kekayaan seper_ti itu, tidak megherankan bila belakangan ini wisata susur gua kian mengemuka.

Keindahan staglatit, staglamit, susur sungai gua, hingga pesona bias sinar matahari di dalam gua jadi magnet yang kian sulit diabaikan. Dari segi kelestarian lingkungan, tutur Ferry, meningkatnya minat wisata susur gua bisa membantu kelestarian kawasan karst dari eksploitasi alam, di antaranya untuk bahan baku semen. Dari wa_ktu ke waktu, fungsi gua pula terus berubah seiring dngn perkembangan dan kebutuhan manusia. Fungsi gua yang tadinya untuk tempat tinggal, lokasi menyimpanan makanan, tempat pemujaan, kuburan sehingga tempat berziarah start beralih fungsi, slh satunya sebagai wisata.

Ferry berkisah, wisata alam susur gua di Indonesia mulai dikenal sebelum tahun 90-an. Istilah itu merujuk pada aktivitas melihat keindahan sebuah mulut gua, ruang dalam goa beserta ornamennya. Di era sekarang, sudah ada beberapa wisata gua yang menggunakan Lumenasi (pencahayaan), bahkan _ada beberapa pengelolamenambah ornamen buatan seper_ti patung, gerbang & beberapa interaksi seper_ti tabuhan (menimbulkan suara).

Peralatan susur gua

Peralatan susur gua mulai dikenal di era thn 90-an.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juni 2019 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

Masyarakat kemudian start menggunakan istilah caving, seiring dngn menyeruaknya wisata alam laiin seperti Rafting, rock climbing, Mountainering. Faktor keselamatan menjadi lebih diperhatikan. Mulailah wisatawan menggunakan perlengkapan caving (Helm, wearpack, boots).

Pengelola pun mulai menyiapkan perlengkapan khusus seper_ti SRT set, tali , rescue set, khususnya utk wisata gua vertical. Kemampuan SDM yang selama ini hanya sebagai penunjuk jalan, juru kunci start beralih menjdi pemandu wisata bahkan _ada beberapa penyelenggara wisata menyediakan Interpreter. Kini, caving menjdi bagian dari slh satu wisata petualangan yang menantang, memacu adrenalin dan olah fisik. Muncul pula cave guide bersertifikat.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juni 2019 )

Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.

Tahun lalu, Kementerian Pariwisata bidang Wisata Petualangan sudah memasukan caving menjdi salah satu destinasi unggula.

"Kebijakan itu tentu menggembirakan, seketika itu juga menjadikan sebuah tantangan bagi smua pelaku usaha wisata gua di Indonesia," ujar Ferry.

Baca: Jelang Putusan MK, KH Maruf Amin Kenakan Kopiah Kepada Seluruh Tim Hukum 01

Sekian info yang kami sampaikan, update terus info menarik disini news.xcoid.com ( arsip berita Kamis /Juni )

Sumber: www*tribunnews*com/travel/2019/06/27/indonesia+kaya+kawasan+karst
Share Berita